Tafsir Al-Furqan Surat Shad Ayat 27-40

oleh Asep Sofyan Nurdin

06 Agustus 2026 | 13:07

Tafsir Al-Furqan Surat Shad Ayat 27-40

صۤ

SHAD

Surah ke 38: 88 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

Juz 23

Ayat 27-40



﴿ وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاۤءَ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۗذٰلِكَ ظَنُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنَ النَّارِۗ ٢٧ ﴾


27.Dan tidak Kami jadikan langit dan bumi dan barang yang di antara keduanya itu sia-sia. Demikianlah sangkaan orang-orang yang kafir; maka kecelakaan dari api (neraka, adalah) bagi orang-orang yang kafir.


﴿ اَمْ نَجْعَلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَالْمُفْسِدِيْنَ فِى الْاَرْضِۖ اَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِيْنَ كَالْفُجَّارِ ٢٨ ﴾


28.Ataukah (mereka sangka) Kami anggap orang-orang yang beriman dan beramal Saleh itu seperti mereka yang membuat rusuh di bumi, ataukah Kami anggap orang-orang yang berbakti itu seperti mereka yang durhaka?


﴿ كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْٓا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ ٢٩ ﴾


29.(Ini) sebuah kitab yang Kami turunkan dia kepadamu yang diberkati supaya mereka perhatikan Ayat-ayatnya dan supaya ingat orang-orang yang mempunyai pikiran.


﴿ وَوَهَبْنَا لِدَاوٗدَ سُلَيْمٰنَۗ نِعْمَ الْعَبْدُ ۗاِنَّهٗٓ اَوَّابٌۗ ٣٠ ﴾


30.Dan Kami kurniakan bagi Daud itu Sulaiman, sebaik-baik hamba, (karena) sesungguhnya ia sangat banyak kembali (kepada Tuhan).


﴿ اِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصّٰفِنٰتُ الْجِيَادُۙ ٣١ ﴾


31.(Ingatlah) tatkala dipertunjukkan kepadanya, pada waktu petang, kuda-kuda yang berdiri atas tiga kaki3357) yang cepat larinya.

3357) Orang-orang Arab puji kuda yang berdiri dengan tiga kaki, dan satu kaki lagi dilipatnya seolah-olah tergantung, karena ini menunjukkan jinak dan sabar.


﴿ فَقَالَ اِنِّيْٓ اَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَنْ ذِكْرِ رَبِّيْۚ حَتّٰى تَوَارَتْ بِالْحِجَابِۗ ٣٢ ﴾


32.Maka ia berkata: “Sesungguhnya aku cinta (sifat) gemar kebaikan3358) (yang tersebab) dari mengingat Tuhanku,” 3359) hingga ia terlindung di (belakang) tirai.”3360)

3358) Kebaikan di sini maksudnya kuda-kuda yang dipertunjukkan kepadanya.

3359) Kesenanganku kepada kuda-kuda yang baik-baik itu terbit dari mengingat Tuhan yang memerintah supaya aku bersedia kuda-kuda dan lain-lain alat untuk melawan musuh-musuhku.

3360) Kesenangan nabi Sulaiman, tetap hingga kuda-kuda yang dilarikan sebagai percobaan itu jauh dari mata.

﴿ رُدُّوْهَا عَلَيَّ ۚفَطَفِقَ مَسْحًا ۢبِالسُّوْقِ وَالْاَعْنَاقِ ٣٣ ﴾


33.(Ia berkata): “Kembalikanlah (kuda-kuda) itu kepadaku.” Lalu mulai ia usap kaki-kakinya dan tengkok-tengkoknya.3361)

3361) Kuda-kuda yang dilarikan hingga jauh dari pemandangan itu, nabi Sulaiman perintah supaya dibawa kembali. Setelah datang, maka dengan girang hati ia usap kaki-kaki dan leher-leher kuda-kuda yang menyenangkan hatinya itu.


﴿ وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمٰنَ وَاَلْقَيْنَا عَلٰى كُرْسِيِّهٖ جَسَدًا ثُمَّ اَنَابَ ٣٤ ﴾


34.Dan sesungguhnya Kami telah uji3362) Sulaiman dan Kami telah letakkan di atas kursinya satu badan3363) kemudian ia kembali.3364)

3362) Yakni Kami uji Sulaiman bukan buat Kami mengetahui, tetapi buat keteguhan imannya.

3363) Tentang badan yang Tuhan letakkan di atas kursinya itu berselisihan ahli tafsir.

a. Tuhan menyebabkan anak laki-lakinya mati di atas kursinya yang membikin nabi Sulaiman terlalu duka cita.

b. Tuhan menyebabkan orang taroh satu berhala di atas kursinya, berhala mana disembah oleh seorang atau beberapa orang dari keratonnya atau keluarganya.

c. Tuhan sebabkan nabi Sulaiman kalah perang, lalu kursinya diduduki oleh yang menang, beberapa masa.

3364) Sesudah dukacita, nabi Sulaiman sabar atas percobaan dari Tuhan itu, dan ia kembali kepada Tuhan dengan menyerahkan diri kepada-Nya.


﴿ قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ ٣٥ ﴾


35.Ia berkata: “Hai Tuhanku! Berilah perlindungan kepadaku, dan kurniakanlah bagiku kerajaan yang tidak layak bagi seseorang sesudahku, karena sesungguhnya Engkaulah yang sangat mengarunia.”


﴿ فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيْحَ تَجْرِيْ بِاَمْرِهٖ رُخَاۤءً حَيْثُ اَصَابَۙ ٣٦ ﴾


36.Maka Kami mudahkan baginya angin yang bertiup dengan gampang menurut perintahnya ke mana saja ia kehendaki.


﴿ وَالشَّيٰطِيْنَ كُلَّ بَنَّاۤءٍ وَّغَوَّاصٍۙ ٣٧ ﴾


37.Dan setan-setan: tiap-tiap pembina dan penyelam.3365)

3365) Tuhan perintah sebahagian dari setan-setan (jin-jin) ta’at kepada nabi Sulaiman sebagai tukang-tukang pembangun dan tukang-tukang penyelam mutiara.


﴿ وَّاٰخَرِيْنَ مُقَرَّنِيْنَ فِى الْاَصْفَادِ ٣٨ ﴾


38.Dan beberapa (jin) yang lain di belenggu dengan ranta-rantai.3366)

3366) Sebahagian lain dari jin-jin itu terbelenggu dalam kekuasaan nabi Sulaiman. Ini menunjukkan bahwa manusia bisa menaklukkan jin, hantu dan sebagainya.


﴿ هٰذَا عَطَاۤؤُنَا فَامْنُنْ اَوْ اَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ٣٩ ﴾


39.Inilah pemberian Kami, maka berbudilah atau tahanlah dengan tidak perhitungan;3367)

3367) Yakni boleh engkau berbudi dengan memerdekakan jin-jin dalam kekuasaanmu dan boleh engkau tahan mereka seberapa lama yang engkau perlu, dengan tidak pakai batas perhitungan yang mesti engkau unjukkan kepada Kami.


﴿ وَاِنَّ لَهٗ عِنْدَنَا لَزُلْفٰى وَحُسْنَ مَاٰبٍ ࣖ ٤٠ ﴾


40. Dan sesungguhnya (adalah) baginya di sisi Kami (derajat) yang hampir dan tempat kembali yang baik.

BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Shad Ayat 1-26