Badan Perumus Muktamar XIV Pemuda Persis Susun Format Daftar Inventarisasi Masalah

oleh Panitia Muktamar PP Pemuda Persis

18 Januari 2026 | 08:11

Badan Perumus (BP) Muktamar XIV Pemuda PERSIS menyusun format Daftar Inventarisasi Masalah (DIM)

Bandung, persis.or.id - Badan Perumus (BP) Muktamar XIV Pemuda PERSIS menyusun format Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) sebagai bagian dari tahapan strategis penyusunan Qanun Asasi (QA) dan Qanun Dakhili (QD) Pemuda PERSIS periode 2021–2026. Format ini disiapkan untuk menjadi instrumen baku dalam menghimpun, memetakan, dan menganalisis berbagai persoalan organisasi secara sistematis dan terukur.


Penyusunan format DIM ini dimaksudkan agar proses pengajuan masalah dalam rangkaian Muktamar dapat dilakukan secara tertib, argumentatif, dan berbasis data. Dengan format yang seragam, setiap masukan dari kader dan pimpinan di berbagai level diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik serta mudah ditindaklanjuti dalam proses perumusan QA dan QD.


Format pengajuan masalah QA–QD disusun dalam dua bagian utama. Bagian A memuat identitas pengaju, meliputi nama pengaju, asal cabang atau struktur, serta kontak yang dapat dihubungi. Sementara itu, Bagian B memuat tabel masalah, yang terdiri atas rumusan masalah, dampak faktual maupun potensial, penjelasan dampak, serta pasal terkait dalam QA atau QD yang menjadi rujukan.


Melalui format ini, BP Muktamar mendorong agar setiap masalah yang diajukan tidak hanya bersifat normatif, tetapi dilengkapi dengan analisis dampak dan rujukan pasal yang jelas. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas rekomendasi perubahan atau penyempurnaan QA dan QD dalam Muktamar XIV.


Ketua Badan Perumus Muktamar XIV Pemuda PERSIS, Ahmad Taufiq Nurdin, sebelumnya menegaskan bahwa DIM menjadi fondasi penting dalam proses perumusan QA dan QD. Dengan inventarisasi masalah yang tertata, Muktamar diharapkan mampu melahirkan keputusan yang relevan dengan kondisi faktual organisasi serta tantangan dakwah yang dihadapi.


Penyusunan format DIM ini juga menjadi bagian dari komitmen BP Muktamar XIV untuk menjadikan Muktamar sebagai proses yang partisipatif, transparan, dan berorientasi solusi. QA dan QD yang dihasilkan diharapkan tidak hanya kuat secara normatif, tetapi juga responsif terhadap dinamika organisasi Pemuda PERSIS di semua tingkatan.

BACA JUGA:

Ta’awun sebagai Fondasi Penyuksesan Muktamar XIV Pemuda PERSIS