BUMJ Dorong Jajaran PW dan PD Perkuat Kemandirian Ekonomi PERSIS: Siap Kolaborasi Nasional

oleh Henri Lukmanul Hakim

29 November 2025 | 21:47

Ketua Badan Usaha Milik Jamiyah (BUMJ) H. Fajar Sulaeman - Agus Nur Putra PERSIS Photoghraphy


Yogyakarta, persis.or.id - Jelang pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) IV Pimpinan Pusat Persatuan Islam, Badan Usaha Milik Jamiyyah (BUMJ) Persatuan Islam (PERSIS) mendorong seluruh jajaran wilayah dan daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan kemandirian ekonomi jamiyyah.


Pesan ini disampaikan Ketua BUMJ PERSIS, H. Fajar Sulaiman, pada sesi silaturahmi bersama Ketua Umum, pengurus pusat, HIPPI, serta peserta dari unsur PW PERSIS se-Indonesia di Gedung BBPMPV Seni Budaya, Yogyakarta, Sabtu 29 November 2025 malam.


Dalam pemaparannya, Fajar menekankan pentingnya sinergi antara pusat, wilayah, dan daerah untuk memperkuat program-program ekonomi yang telah dirancang. Ia menegaskan bahwa sejumlah agenda strategis siap dikolaborasikan agar potensi ekonomi lokal dapat terangkat dan berdampak luas bagi jamiyyah.


“BUMJ mengusulkan agar setelah Muskernas IV, kami akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ekonomi 2026 yang secara khusus membahas potensi ekonomi daerah,” ucapnya.


Ia memberikan contoh potensi sawit di Sumatera, beras di Jawa Tengah, hingga sektor pangan di Sumatera bagian utara potensi besar yang selama ini kurang terkomunikasikan secara optimal.


“Rakornas ekonomi diharapkan menjadi forum pertama yang fokus membahas pengembangan ekonomi berbasis wilayah dan daerah,” ujar Fajar.


Selain itu, BUMJ juga menyoroti keberlanjutan program Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk pengembangan Dapur SPPG yang telah berjalan selama setahun. Fazar membuka peluang bagi wilayah dan daerah untuk melaporkan potensi lahan, investor, atau pesantren yang siap bekerja sama dengan program ini.


“Kami menargetkan sekitar 50 titik pesantren. Kami berharap, wilayah dan daerah segera melaporkan jika memiliki lokasi atau potensi yang bisa dikembangkan,” tegasnya.


Di sisi lain, lanjut Fajar, BUMJ mendorong agar Koperasi Nasional PERSIS di tingkat pusat dapat memiliki cabang di wilayah dan daerah. Dengan demikian, akses permodalan dan pengembangan usaha dapat dijahit dalam satu sistem yang saling mendukung.


“Sering terjadi, satu daerah punya lahan tapi tidak punya modal, atau sebaliknya. Pusat hadir untuk menyambungkan potensi itu,” tambah Fajar.


Dalam kesempatan baik ini, BUMJ juga mengajak para pengusaha di daerah untuk bergabung dengan HIPPI, sehingga jaringan pengusaha PERSIS semakin luas dan terkoordinasi.


“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat jejaring usaha serta memperluas peluang kemitraan di berbagai sektor,” tutupnya.

BACA JUGA:

PP PERSIS Dukung Program MGB untuk Tingkatkan Gizi dan Ekonomi Daerah

Ketua Badan Usaha Milik Jamiyah (BUMJ) H. Fajar Sulaeman - Agus Nur Putra PERSIS Photoghraphy