Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 58-70

oleh Asep Sofyan Nurdin

15 Januari 2026 | 11:34

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 58-70

القصص

AL-QA-SHASH

(CERITERA)

Surat ke 28: 88 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

JUZ 20

Ayat 43-70



﴿ وَكَمْ اَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ ۢ بَطِرَتْ مَعِيْشَتَهَا ۚفَتِلْكَ مَسٰكِنُهُمْ لَمْ تُسْكَنْ مِّنْۢ بَعْدِهِمْ اِلَّا قَلِيْلًاۗ وَكُنَّا نَحْنُ الْوٰرِثِيْنَ ٥٨ ﴾


58. Dan Kami telah binasakan beberapa negeri yang durhaka dalam penghidupannya; maka (lihatlah) itu dia tempat-tempat kediaman mereka, tidak didiami sesudah mereka, kecuali sedikit; dan Kamilah mewarisinya.


﴿ وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرٰى حَتّٰى يَبْعَثَ فِيْٓ اُمِّهَا رَسُوْلًا يَّتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِنَاۚ وَمَا كُنَّا مُهْلِكِى الْقُرٰىٓ اِلَّا وَاَهْلُهَا ظٰلِمُوْنَ ٥٩ ﴾


59. Dan tidaklah Tuhanmu membinasakan negeri-negeri hingga Ia utus di ibu kotanya seorang rasul yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Kami; dan tidaklah Kami membinasakan negeri-negeri, kecuali (apabila) penduduknya orang-orang yang zhalim.


﴿ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَزِيْنَتُهَا ۚوَمَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ ࣖ ٦٠ ﴾


60. Dan apa-apa benda yang telah diberikan kepada kamu, maka (adalah ia) benda penghidupan dunia dan perhiasannya, sedang apa yang di sisi Allah itu lebih baik dan lebih kekal, maka tidakkah kamu (mau) mengerti?


﴿ اَفَمَنْ وَّعَدْنٰهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لَاقِيْهِ كَمَنْ مَّتَّعْنٰهُ مَتَاعَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ مِنَ الْمُحْضَرِيْنَ ٦١ ﴾


61. Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya satu janjian yang baik, lalu ia menemuinya itu, (sama) seperti orang yang Kami bekalkan untuknya benda penghidupan dunia, kemudian di hari Kiamat (kelak), ia dari orang-orang yang dihadirkan (din neraka).?


﴿ وَيَوْمَ يُنَادِيْهِمْ فَيَقُوْلُ اَيْنَ شُرَكَاۤءِيَ الَّذِيْنَ كُنْتُمْ تَزْعُمُوْنَ ٦٢ ﴾


62. Dan (ingatlah) hari yang Ia akan seru mereka, yaitu Ia bertanya: “Dimanakah sekutu-sekutuKu yang dahulu kamu anggap?”2866)

2866) Sebagai Tuhan.


﴿ قَالَ الَّذِيْنَ حَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ رَبَّنَا هٰٓؤُلَاۤءِ الَّذِيْنَ اَغْوَيْنَاۚ اَغْوَيْنٰهُمْ كَمَا غَوَيْنَاۚ تَبَرَّأْنَآ اِلَيْكَ مَا كَانُوْٓا اِيَّانَا يَعْبُدُوْنَ ٦٣ ﴾


63. Berkata orang-orang yang telah pantas jatuh hukuman atas mereka: “Hai Tuhan kami! Mereka itu ialah orang-orang yang kami telah sesatkan; kami telah sesatkan mereka sebagaimana kesesatan kami. Kami berlepas diri (dari mereka) kepada-Mu. Mereka tidak sekali-kali menyembah kami.2867)


2867) maksudnya, ketua-ketua yang telah sesatkan pengikutnya di dunia akan berkata di Akhirat: “Hai Tuhan kami! Kami telah sesatkan pengikut-pengikut kami dengan menyuruh mereka bertaqlid buta tuli kepada kami, sebagaimana kami juga telah sesat dengan betaklid buta kepada ketua-ketua kami. “sebenarnya mereka tidak sekali-kali menyembah kami, tetapi menyembah hawa nafsu mereka; mereka tidak mau turut keterangan.


﴿ وَقِيْلَ ادْعُوْا شُرَكَاۤءَكُمْ فَدَعَوْهُمْ فَلَمْ يَسْتَجِيْبُوْا لَهُمْ ۗوَرَاَوُا الْعَذَابَۚ لَوْ اَنَّهُمْ كَانُوْا يَهْتَدُوْنَ ٦٤ ﴾


64. Dan dikatakan: “Panggillah sekutu-sekutu kamu”. Lalu mereka panggil mereka itu, tetapi mereka itu, tidak menjawab akan mereka dan mereka melihat ‘adzab. Alangkah baiknya kalau mereka dahulunya terpimpin!2868)


2868) Di Akhirat kelak, akan disuruh orang-orang kafir itu meminta tolong kepada apa-apa yang mereka pernah jadikan sekutu Tuhan, tetapi yang dimintai tolong, tidak bisa menolong, sedang adzab mereka sudah menakuti. Di waktu itu datang penyesalan mereka: “Alangkah baiknya kalau kita sudah beriman kepada utusan Tuhan yang sebenar-benarnya!”


﴿ وَيَوْمَ يُنَادِيْهِمْ فَيَقُوْلُ مَاذَآ اَجَبْتُمُ الْمُرْسَلِيْنَ ٦٥ ﴾


65. Dan (ingatlah) hari yang Ia akan seru mereka, yaitu Ia bertanya: “Apakah jawaban kamu kepada rasul-rasul?”2869)

2869) Pikirkanlah bagaimana dahsyatnya hari Kiamat yang di hari itu Tuhan (atau suruhan-Nya) akan memanggil orang-orang kafir itu, lalu bertanya; “Bagaimana jawaban kamu terhadap panggilan rasul-rasul yang mengajak kamu ke jalan Allah?”


﴿ فَعَمِيَتْ عَلَيْهِمُ الْاَنْۢبَاۤءُ يَوْمَىِٕذٍ فَهُمْ لَا يَتَسَاۤءَلُوْنَ ٦٦ ﴾


66. Maka di hari itu, gelap atas mereka khabar-khabar (yang lewat); dari itu mereka tidak bertanya-tanyaan.2870)

2870) Lantaran sudah memang merasa salah, maka jadi gelap kepada mereka hal-hal yang terjadi antara mereka nabi-nabi yang diutus oleh Allah kepada mereka.

Sebenarnya mesti mereka bertanya-tanya di antara mereka supaya dapat menjawab, tetapi kedahsyatan hari itu menghalangi mereka.


﴿ فَاَمَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَعَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنَ مِنَ الْمُفْلِحِيْنَ ٦٧ ﴾


67. Tetapi adapun orang yang bertaubat dan beriman dan beramal salih, maka mudah-mudahan adalah ia dari orang-orang yang dapat kejayaan.


﴿ وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُ وَيَخْتَارُ ۗمَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ ۗسُبْحٰنَ اللّٰهِ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ ٦٨ ﴾


68. Dan Tuhanmu menjadikan yang Ia kehendaki, dan Ia memilih. Tidak ada bagi mereka (hak) memilih.2871) Maha Suci Allah dan Maha tinggi dari apa yang mereka sekutukan!

2871) Ada segolongan dari orang-orang Arab bertanya: “kalau betul Tuhan mengutus, mengapakah Ia tidak jadikan nabi si anu dan si anu, lantaran mereka orang besar-besar yang terkenal?” maka turun firman Allah ini sebagai jawaban buat mereka.

﴿ وَرَبُّكَ يَعْلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُوْرُهُمْ وَمَا يُعْلِنُوْنَ ٦٩ ﴾


69. Dan Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan oleh dada-dada mereka dan apa yang mereka nampakkan.


﴿ وَهُوَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ لَهُ الْحَمْدُ فِى الْاُوْلٰى وَالْاٰخِرَةِ ۖوَلَهُ الْحُكْمُ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ٧٠ ﴾


70. Dan Ia-lah Allah; tidak ada Tuhan (yang sebenarnya) melainkan Dia. Kepunyaan-Nyalah sekalian pujian di dunia dan Akhirat; dan kepunyaan-Nyalah sekalian hukum; dan kepada-Nyalah kamu akan di kembalikan.*)

*) Kamu akan dikembalikan: Manusia akan dikembalikan.




BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 43-57