Tafsir Al-Furqan Surat As-Saffat Ayat 63-82

oleh Asep Sofyan Nurdin

26 Mei 2026 | 05:46

Tafsir Al-Furqan Surat As-Saffat Ayat 63-82

الصّٰۤفّٰت

ASH-SAFFAT

(YANG BERBARIS)

Surah ke 37: 182 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

Juz 23

Ayat 63-82

﴿ اِنَّا جَعَلْنٰهَا فِتْنَةً لِّلظّٰلِمِيْنَ ٦٣ ﴾


63.Sesungguhnya Kami jadikan dia satu adzab bagi orang-orang yang zhalim itu.


﴿ اِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِيْٓ اَصْلِ الْجَحِيْمِۙ ٦٤ ﴾


64.Sesungguhnya ia itu (adalah) satu pohon yang tumbuh di dasar neraka.3284)

3284) Tuhan katakan begitu, lantaran sebahagian dari kaum kafir pernah mengejek: “Bagaimana bisa ada pohon di neraka yang begitu panas?”


﴿ طَلْعُهَا كَاَنَّهٗ رُءُوْسُ الشَّيٰطِيْنِ ٦٥ ﴾


65.Buahnya seolah-olah kepala-kepala setan.3285)

3285) Kepala setan kita tidak lihat. Dalam Al-Qur’an apa-apa yang disamakan dengan setan itu, dimaksudkan kejahatan, kejelekan dan sebagainya.


﴿ فَاِنَّهُمْ لَاٰكِلُوْنَ مِنْهَا فَمَالِـُٔوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۗ ٦٦ ﴾


66.Maka sesungguhnya mereka akan makan dari (buah)nya hingga mereka penuhkan perut-perut (mereka) dengannya.


﴿ ثُمَّ اِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيْمٍۚ ٦٧ ﴾


67.Kemudian, sesungguhnya (adalah) bagi mereka, (buat diminum) sesudahnya,3286) satu campuran dari, air yang sangat panas.

3286) Sesudah makan buah-buah zaqqum itu.


﴿ ثُمَّ اِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَاِلَى الْجَحِيْمِ ٦٨ ﴾


68.Kemudian,3287) sesungguhnya tempat kembali mereka (adalah) ke neraka.

3287) Sesudah mereka tidak mau beriman dan sesudah mereka ejek-ejek rasul-rasul; maka tempat kembali mereka tidak lain melainkan neraka.


﴿ اِنَّهُمْ اَلْفَوْا اٰبَاۤءَهُمْ ضَاۤلِّيْنَۙ ٦٩ ﴾


69.(karena) sesungguhnya mereka dapati bapak-bapak mereka sesat.


﴿ فَهُمْ عَلٰٓى اٰثٰرِهِمْ يُهْرَعُوْنَ ٧٠ ﴾


70.Maka mereka bersegera atas bekas-bekas mereka itu,3288)

3288) Dengan cepat mereka mengikuti jejak datuk nenek mereka dan beragama secara mereka itu.


﴿ وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ اَكْثَرُ الْاَوَّلِيْنَۙ ٧١ ﴾


71.Padahal sesungguhnya telah sesat sebelum mereka, kebanyakan orang-orang dahulu.3289)

3289) Orang banyak tidak boleh dijadikan alasan buat kebenaran, karena yang sesat memang lebih banyak dari pada yang tidak.


﴿ وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا فِيْهِمْ مُّنْذِرِيْنَ ٧٢ ﴾


72.Dan sesungguhnya Kami telah utus pada mereka3290) beberapa pengancam.

3290) Yakni di umat-umat dahulu.


﴿ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنْذَرِيْنَۙ ٧٣ ﴾


73.Maka lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diancam itu?


﴿ اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ࣖ ٧٤ ﴾


74.Kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan.


﴿ وَلَقَدْ نَادٰىنَا نُوْحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيْبُوْنَۖ ٧٥ ﴾


75.Dan sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami, maka (Kami-lah) sebaik-baik yang memperkenankan;


﴿ وَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۖ ٧٦ ﴾


76.Dan Kami telah selamatkan dia dan golongannya, dari kesusahan yang besar;


﴿ وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهٗ هُمُ الْبَاقِيْنَ ٧٧ ﴾


77.Dan Kami jadikan anak cucunyalah yang tinggal;


﴿ وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۖ ٧٨ ﴾


78.Dan kami tinggalkan (do’a) untuknya (di lidah) orang-orang yang di belakang.


﴿ سَلٰمٌ عَلٰى نُوْحٍ فِى الْعٰلَمِيْنَ ٧٩ ﴾


79.(Yaitu) sejahtera (adalah) atas Nuh di antara makhluk yang berakal.3291)

3291) Pujian atau do’a: “Mudah-mudahan sejahtera, bercucuran atas Nuh” itu Kami kekalkan di lidah-lidah mereka yang di belakang nabi Nuh, yaitu di lidah-lidah makhluk yang berakal: malaikat, jin dan manusia, sampai hari Kiamat.


﴿ اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ٨٠ ﴾


80.(Karena) demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat kebaikan.


﴿ اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ ٨١ ﴾


81.Sesungguhnya ia3292) itu dari hamba-hamba Kami yang Mukminin.

3292) Ia: Nabi Nuh.


﴿ ثُمَّ اَغْرَقْنَا الْاٰخَرِيْنَ ٨٢ ﴾


82.Kemudian, Kami karamkan orang-orang yang lain.3293)

3293) Sesudah nabi Nuh dan lain-lain yang dikehendaki oleh Allah memenuhi bahtera, maka yang lain semua, tenggelam dalam topan.

BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat As-Saffat Ayat 35-62