Tafsir Al-Furqan Surat Yasin Ayat 59-70

oleh Asep Sofyan Nurdin

07 Mei 2026 | 11:27

Tafsir Al-Furqan Surat Yasin Ayat 59-70

يٰسۤ

YÂSĪN

(HAI MANUSIA!)

Surah ke 36: 83 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

Juz 23

Ayat 59-70


﴿ وَامْتَازُوا الْيَوْمَ اَيُّهَا الْمُجْرِمُوْنَ ٥٩ ﴾


59.Dan (dikata): “Berpisahlah kamu, di hari ini, hai orang-orang yang berdosa!”3242)

3242) Di hari itu akan diperintah kaum kafir dan yang sebangsanya supaya berpisah dan tidak bercampur lagi dengan kaum Muslimin.


﴿ ۞ اَلَمْ اَعْهَدْ اِلَيْكُمْ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ اَنْ لَّا تَعْبُدُوا الشَّيْطٰنَۚ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ ٦٠ ﴾


60.“Tidakkah Aku telah beri peringatan kepada kamu, hai anak-anak Adam! Supaya kamu tidak menyembah setan, (karena) sesungguhnya ia itu musuh yang nyata bagi kamu?”


﴿ وَاَنِ اعْبُدُوْنِيْ ۗهٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيْمٌ ٦١ ﴾


61.“Dan supaya kamu menyembah akan daku, (karena) ini satu jalan yang lurus?”


﴿ وَلَقَدْ اَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيْرًا ۗاَفَلَمْ تَكُوْنُوْا تَعْقِلُوْنَ ٦٢ ﴾


62.“Dan sesungguhnya ia telah sesatkan makhluk yang banyak dari kamu. Maka apakah tidak mau kamu mengerti?”


﴿ هٰذِهٖ جَهَنَّمُ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ ٦٣ ﴾


63.“Inilah Jahanam yang kamu diancam (dengannya)”


﴿ اِصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ ٦٤ ﴾


64.Masuklah kepadanya, ini hari, dengan sebab kamu telah kufur”.


﴿ اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ ٦٥ ﴾


65.Di hari ini, Kami meterai atas mulut-mulut mereka, tetapi tangan-tangan mereka beromong dengan Kami dan kaki-kaki mereka menyaksikan apa yang mereka usahakan.


﴿ وَلَوْ نَشَاۤءُ لَطَمَسْنَا عَلٰٓى اَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَاَنّٰى يُبْصِرُوْنَ ٦٦ ﴾


66.Dan jika Kami menghendaki, niscaya Kami pupus atas mata mereka, lalu mereka berlomba-lomba ke jalan itu, tetapi bagaimana bisa mereka melihat?3243)


3243) Ayat ini hendak menunjukkan kekuasaan Tuhan, yaitu jika Tuhan kehendaki, walaupun dibuatkan mata mereka, bisa mereka berlomba-lomba ke jalan yang lurus itu, tetapi bagaimana bisa mereka melihat kebenaran apabila telah buta mata hati mereka dengan kemauan mereka sendiri?


﴿ وَلَوْ نَشَاۤءُ لَمَسَخْنٰهُمْ عَلٰى مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوْا مُضِيًّا وَّلَا يَرْجِعُوْنَ ࣖ ٦٧ ﴾


67.Dan jika Kami kehendaki, niscaya Kami bekukan mereka di mana-mana mereka berada, hingga tidak bisa mereka terus dan tidak bisa mereka kembali.3244)

3244) Ayat ini pun hendak menunjukkan Tuhan, yaitu jika Ia kehendaki, niscaya Ia jadikan mereka barang beku yang tak bisa maju dan tak bisa mundur.


﴿ وَمَنْ نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى الْخَلْقِۗ اَفَلَا يَعْقِلُوْنَ ٦٨ ﴾


68.Dan siapa-siapa yang Kami panjangkan umurnya, niscaya Kami balikkan dia dalam kejadian; maka tidakkah mereka (mau) mengeri?3245)

3245) Orang yang sudah tua sering berbalik perangai dan kelakuannya sebagai anak-anak. Tidakkah mereka mau pikirkan kekuasaan Tuhan itu, lalu beriman kepada hari Kiamat?


﴿ وَمَا عَلَّمْنٰهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنْۢبَغِيْ لَهٗ ۗاِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ وَّقُرْاٰنٌ مُّبِيْنٌ ۙ ٦٩ ﴾


69.Dan Kami ajarkan Syi’ir kepadanya; dan tidak seyogianya (syi’ir) itu baginya; ia itu tidak lain melainkan peringatan dan bacaan yang nyata.3246)


3246) Melihat ayat-ayat Qur’an tersusun seolah-olah syi’ir, padahal bukan, maka mereka katakan Muhammad sya’ir. ayat ini menerangkan bahwa Kami (Allah) tidak mengajar Muhammad ilmu syi’ir (pantun) dan tidak seyogianya ia bersyi’ir; wahyu yang ia bacakan itu tidak lain melainkan peringatan dan bacaan biasa yang terang dan nyata, bukan syi’ir.


﴿ لِّيُنْذِرَ مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكٰفِرِيْنَ ٧٠ ﴾


70.Supaya ia ancam orang yang hidup (hatinya), dan supaya pantas putusan (‘adzab) atas orang-orang kafir.3247)

3247) Maksudnya, bahwa Tuhan beri wahyu kepada Muhammad yang dinamakan Al-Qur’an (bacaan biasa, bukan syi’ir) supaya Muhammad atau Al-Qur’an itu mendapat hasil dengan mangancam orang-orang kafir yang hidup hatinya, yang berakal, yang suka terima kebenaran dan supaya pantas dijatuhkan putusan hukum ‘adzab atas kafir-kafir yang tidak mau memperhatikannya.

BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Yasin Ayat 45-58