Tafsir Al-Furqan Surat Yasin Ayat 71-83

oleh Asep Sofyan Nurdin

08 Mei 2026 | 06:57

Tafsir Al-Furqan Surat Yasin Ayat 71-83

يٰسۤ

YÂSĪN

(HAI MANUSIA!)

Surah ke 36: 83 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

Juz 23

Ayat 71-83



﴿ اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّا خَلَقْنَا لَهُمْ مِّمَّا عَمِلَتْ اَيْدِيْنَآ اَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مٰلِكُوْنَ ٧١ ﴾


71.Dan tidakkah mereka pikirkan, bahwa Kami telah adakan untuk mereka sebahagian dari yang dibikin oleh tangan-tangan Kami (yaitu) binatang-binatang ternak, lalu mereka memilikinya?3248)

3248) Di sebahagian besar dari tanah Arab, memelihara binatang ternak itu jadi penghidupan yang penting. Di ayat ini Tuhan bertanya; “Tidaklah mereka mau berpikir kemurahan Tuhan kepada mereka dengan karunia-Nya?” jika tidak, alangkah susah penghidupan mereka!


﴿ وَذَلَّلْنٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوْبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُوْنَ ٧٢ ﴾


72.Dan kami jinakkan dia untuk mereka. Maka setengah dari padanya (jadi) tunggangan mereka, dan setengah dari padanya dimakan oleh mereka?


﴿ وَلَهُمْ فِيْهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُۗ اَفَلَا يَشْكُرُوْنَ ٧٣ ﴾


73.Dan adalah bagi mereka padanya beberapa manfaat dan (jadi) sumber-sumber minuman. Maka tidakkah (mau) mereka berterima kasih?


﴿ وَاتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اٰلِهَةً لَّعَلَّهُمْ يُنْصَرُوْنَ ۗ ٧٤ ﴾


74.Dan mereka adakan, selain dari Allah, beberapa Tuhan supaya mereka ditolong.


﴿ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ نَصْرَهُمْۙ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُّحْضَرُوْنَ ٧٥ ﴾


75.Mereka itu tidak berdaya menolong mereka, sedang mereka jadi tentara yang dihadirkan untuk mereka itu.3249)

3249) Maksudnya, bahwa berhala-berhala yang dianggap sebagai Tuhan itu tidak bisa menolong apa-apa bagi penyembahnya, sedang penyembah-penyembah itu sudah nyata jadi tentara membujang dan mengabdi kepada berhala-berhala itu.


﴿ فَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘاِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّوْنَ وَمَا يُعْلِنُوْنَ ٧٦ ﴾


76.Oleh itu, janganlah perkataan menduka citakanmu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa-apa yang mereka rahasiakan dan apa-apa yang mereka nyatakan.3250)

3250) Tuhan menasihat supaya nabi Muhammad tidak berduka cita atas celaan dan makian mereka, lantaran Allah tahu bahwa dari antara mereka ada banyak yang hatinya membenarkan, mulutnya tidak, karena Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan.


﴿ اَوَلَمْ يَرَ الْاِنْسَانُ اَنَّا خَلَقْنٰهُ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ ٧٧ ﴾


77.Dan tidakkah manusia pikirkan bahwa Kami jadikan dia dari setitik kama, tetapi tiba-tiba ia (jadi) pembantah yang nyata?3251)

3251) Maksudnya, hendaklah manusia berpikir, patutkah ia membantah Tuhan yang menjadikan dia dari setitik kama (mani)?


﴿ وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَّنَسِيَ خَلْقَهٗۗ قَالَ مَنْ يُّحْيِ الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيْمٌ ٧٨ ﴾


78.Dan ia adakan perumpamaan buat Kami, dan ia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah (bisa) menghidupkan tulang-tulang padahal ia sudah reput?3252)


3252) Menurut riwayat, bahwa Ubai bin Khalaf membantah nabi Muhammad Saw. tentang bangkitan Kiamat., lalu ia bandingkan Allah dengan manusia, yaitu ia unjukkan kepada Nabi sepotong tulang yang sudah reput (tua: rusak) dan berkata: “Siapakah bisa menghidupkan tulang yang begini?” tetapi ia lupa bahwa Allah jadikan dia dari setitik mani.


﴿ قُلْ يُحْيِيْهَا الَّذِيْٓ اَنْشَاَهَآ اَوَّلَ مَرَّةٍ ۗوَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيْمٌ ۙ ٧٩ ﴾


79.“Katakanlah: “Akan menghidupkan dia, (Tuhan) Yang telah jadikan dia pertama kali; dan Ia mengetahui tiap-tiap bikinan-(Nya).


﴿ ۨالَّذِيْ جَعَلَ لَكُمْ مِّنَ الشَّجَرِ الْاَخْضَرِ نَارًاۙ فَاِذَآ اَنْتُمْ مِّنْهُ تُوْقِدُوْنَ ٨٠ ﴾


80.“yang telah jadikan bagi kamu dari pohon yang hijau itu api, maka tiba-tiba dari padanya kamu menyalakan”


﴿ اَوَلَيْسَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يَّخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۗبَلٰى وَهُوَ الْخَلّٰقُ الْعَلِيْمُ ٨١ ﴾


81.Dan bukankah (Tuhan) Yang telah jadikan langit dan bumi, berkuasa membikin seperti mereka? Ya! Karena Ia sangat bisa membikin, sangat banyak mengetahui.


﴿ اِنَّمَآ اَمْرُهٗٓ اِذَآ اَرَادَ شَيْـًٔاۖ اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ ٨٢ ﴾


82.Perintah-Nya, apabila Ia kehendaki sesuatu, tidak lain melainkan Ia berkata kepadanya: “Jadilah”, lantas jadi ia.


﴿ فَسُبْحٰنَ الَّذِيْ بِيَدِهٖ مَلَكُوْتُ كُلِّ شَيْءٍ وَّاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ࣖ ٨٣ ﴾


83.Maka mahasuci (Tuhan) Yang di tangan-Nyalah milik tiap-tiap suatu, dan kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan!.




BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Yasin Ayat 59-70