Ogan Ilir, persis.or.id — Tasykil Pimpinan Wilayah (PW) PERSIS Sumatera Selatan resmi dikukuhkan untuk masa jihad 2025–2030. Kegiatan pembaiatan dilaksanakan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Selatan pada Ahad, 15 Februari 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri secara lengkap, tidak hanya dari unsur pemerintahan provinsi, tetapi juga dari organisasi kemasyarakatan sejenis. Tampak hadir ketua beserta delegasi dari PW Nahdlatul Ulama dan PW Muhammadiyah Sumatera Selatan.
Dalam sesi Taujih Kejamiyyahan, Ketua Bidang Jamiyyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir, terutama ormas-ormas sejenis.
Penghargaan dan penghormatan juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Kesbangpol, Pangdam, serta perwakilan Polres Ogan Ilir.
KH. Salam menyampaikan bahwa menjadi sebuah ironi apabila masyarakat Palembang tidak mengenal PERSIS, mengingat pendirinya berasal dari Palembang.
“Aneh jika PERSIS tidak dikenal di Sumatera Selatan,” tutur Salam.
“Tokoh pendiri PERSIS bukan A. Hasan, tetapi H. Muh. Zamzam. Beliau orang Palembang,” sambungnya.
Pada akhir taujihnya, Ketua Bidang Jamiyyah menginstruksikan langsung kepada Ketua PW PERSIS Sumatera Selatan agar PERSIS di wilayah tersebut dapat berkembang besar sebagaimana di Jawa Barat.
Sementara itu, Ustaz Muhidin selaku Ketua PW PERSIS Sumatera Selatan masa jihad 2025–2030 dalam khutbah iftitahnya berkomitmen untuk membesarkan jamiyyah di Sumatera Selatan.
“Tema kegiatan ini adalah ‘Ikhlaskan Niat, Bulatkan Tekad’,” tutur Ustaz Muhidin.
“Kita pacok jugo,” lanjutnya di hadapan delegasi PW NU dan Muhammadiyah, yang disambut meriah oleh seluruh hadirin. []
BACA JUGA:Bidang Jamiyyah PP PERSIS Gelar Tautsiqul Jam’iyyah di PW PERSIS Lampung