PP PERSIS Apresiasi Pemerintah Usai Sukses Bebaskan Aktivis Kemanusiaan dari Israel

oleh Henri Lukmanul Hakim

26 Mei 2026 | 17:37

Ketua Umum PP PERSIS, Dr. KH Jeje Zaenudin

Jakarta, persis.or.id - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) menyampaikan rasa syukur dan penghargaan mendalam atas keberhasilan pembebasan serta pemulangan aktivis kemanusiaan Indonesia. Para relawan ini sebelumnya ditahan oleh otoritas Israel saat menjalankan misi kemanusiaan global.


Hal ini disampaikan Ketua Umum PP PERSIS, Dr. KH Jeje Zaenudin ketika dimintai keterangannya, Selasa (26/5/2026)


Ia menegaskan, kepulangan aktivis ini adalah momentum penting yang mencerminkan sinergi internasional dalam memperjuangkan hak asasi manusia.


“Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama diplomatik, solidaritas kemanusiaan, dan komitmen banyak pihak dalam membela nilai-nilai kemanusiaan universal,” ujarnya.


KH Jeje memberikan penghormatan tinggi kepada Pemerintah Republik Indonesia, terutama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan perwakilan RI di luar negeri.


"Pemerintah telah bergerak cepat dan efektif dalam langkah diplomasi untuk memastikan perlindungan dan repatriasi para aktivis ke Tanah Air," tambahnya.


Tidak hanya kepada pemerintah domestik, apresiasi mendalam juga dialamatkan kepada Pemerintah Turkiye. KH Jeje menyebut bantuan, fasilitasi, dan dukungan kemanusiaan dari Turkiye menjadi faktor kunci sehingga proses pembebasan dapat berjalan dengan aman dan lancar.


Apresiasi juga ditujukan kepada Pemerintah Turkiye, yang dianggap sebagai faktor kunci dalam proses pembebasan.


“Bantuan dan dukungan kemanusiaan dari Turkiye sangat membantu kelancaran proses ini,” ungkap KH Jeje.


PP PERSIS juga menghargai koalisi kemanusiaan internasional dan jaringan advokasi global yang terus berjuang di garis depan.


“Kami bangga atas dedikasi para aktivis Indonesia yang berani membela hak-hak rakyat Palestina,” imbuhnya.


Menyikapi situasi ini, Ketum PP PERSIS kembali menegaskan komitmen Jamiyyah untuk terus berdiri teguh di sisi kemanusiaan.


KH Jeje menyebutkan, ada tiga poin utama yang ditekankan, yaitu mendukung penuh upaya kemanusiaan yang menjunjung keadilan, memperkuat posisi diplomasi perdamaian Indonesia di kancah global, serta konsisten dalam mengawal edukasi, advokasi, dan penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina.


Di akhir pernyataannya, PP PERSIS melayangkan seruan keras kepada komunitas internasional agar tidak tinggal diam terhadap tindakan sewenang-wenang oleh otoritas pendudukan.


“Kami mendesak dunia internasional untuk menekan Israel agar menghentikan segala bentuk kekerasan dan penahanan tidak beralasan terhadap relawan kemanusiaan. Keselamatan pekerja kemanusiaan wajib dijamin sesuai dengan hukum internasional,” pungkas KH Jeje.

BACA JUGA:

Puncak Ibadah Haji 2026 Dimulai, Ketua Umum PP PERSIS Doakan Jamaah Sehat, Lancar dan Raih Kemabruran