Menurutnya, organisasi mahasiswa perlu terus bertransformasi agar tidak hanya menjadi ruang kaderisasi internal, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, membangun kapasitas intelektual, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Jakarta sebagai kota global harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan memiliki daya saing. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran melalui gerakan intelektual, partisipasi pembangunan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan," tambahnya.
Lebih lanjut, Ibadurahman berharap pertemuan dengan Wakil Ketua MPR RI tersebut dapat membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan wawasan kebangsaan, pendidikan kepemimpinan, serta penguatan kapasitas generasi muda.
"Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti pada silaturahmi semata, tetapi dapat berlanjut menjadi ruang kolaborasi yang konkret. Kami juga berharap arahan dan pengalaman dari Bapak Hidayat Nur Wahid dapat menjadi bekal bagi HIMA PERSIS dalam membangun gerakan mahasiswa yang tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan," tuturnya.
Sebagai penutup rangkaian audiensi, PW HIMA PERSIS DKI Jakarta menyerahkan buku karya kader berjudul "Membaca Jakarta" kepada Hidayat Nur Wahid.
Buku tersebut menjadi representasi gagasan dan kontribusi intelektual kader HIMA PERSIS dalam membaca berbagai dinamika, persoalan, serta proyeksi pembangunan Jakarta.
Penyerahan buku ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi pemikiran kader terhadap perkembangan Jakarta, khususnya dalam melihat tantangan dan peluang pembangunan ibu kota ke depan.
Melalui audiensi ini, PW HIMA PERSIS DKI Jakarta berharap terbangun hubungan kelembagaan yang lebih erat serta terbuka peluang kolaborasi dalam mendorong lahirnya generasi muda Islam yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, memiliki kapasitas intelektual, dan mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan Jakarta sebagai kota global.
Bagi PW HIMA PERSIS DKI Jakarta, momentum ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan organisasi mahasiswa yang tidak hanya kuat dalam kaderisasi, tetapi juga mandiri, progresif, dan berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan daerah.
[]
BACA JUGA:PW HIMA PERSIS DIY Gelar Kaderisasi di Bantul: Tegaskan Peran Mahasiswa sebagai Organisatoris Akademis Berbasis Nilai Ulul Albab