PW IPP Banten Soroti Pendidikan: Bukan Sekadar Akses, Tapi Kualitas

oleh Henri Lukmanul Hakim

02 Mei 2026 | 11:17

PW IPP Banten Soroti Pendidikan: Bukan Sekadar Akses, Tapi Kualitas

PW IPP Banten Soroti Pendidikan: Bukan Sekadar Akses, Tapi Kualitas

Oleh: Bintang Gapai Surga (Ketua PW Ikatan Pelajar Persis Banten)


Pendidikan merupakan hak dasar yang seharusnya dapat diakses secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat. Di Provinsi Banten, berbagai upaya pembangunan pendidikan terus digencarkan sebagai bagian dari komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, di balik narasi kemajuan tersebut, masih terdapat persoalan mendasar yang menunjukkan bahwa sistem pendidikan belum sepenuhnya berjalan secara optimal.


Sebagai bagian dari pelajar, penting untuk tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga subjek yang mampu membaca realitas dan menyuarakan kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.


Salah satu persoalan utama pendidikan di Banten adalah ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Sekolah di daerah perkotaan cenderung memiliki fasilitas yang lebih lengkap, sementara di wilayah tertentu masih ditemukan keterbatasan sarana dan prasarana, seperti ruang kelas yang kurang layak serta minimnya akses terhadap teknologi pendidikan.


Selain itu, kualitas tenaga pendidik belum merata. Masih terdapat praktik pembelajaran yang kurang inovatif dan belum mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Hal ini berdampak langsung pada kualitas pemahaman peserta didik serta rendahnya kemampuan berpikir kritis.


Tidak hanya itu, sistem pendidikan yang terlalu berorientasi pada capaian akademik juga menjadi persoalan serius. Penilaian yang berfokus pada angka sering kali mengabaikan aspek pembentukan karakter dan akhlak, padahal hal tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang utuh.


Kondisi tersebut menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan saat ini masih belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan. Pendekatan yang lebih menekankan pada kuantitas—seperti peningkatan angka partisipasi—tidak cukup untuk menjawab kebutuhan akan pendidikan yang berkualitas dan bermakna.


Perlu ditegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar formalitas atau pemenuhan indikator administratif. Pendidikan adalah proses pembentukan manusia yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kesadaran sosial. Oleh karena itu, ketimpangan fasilitas, lemahnya kualitas pembelajaran, serta kurangnya penekanan pada pembentukan karakter tidak dapat terus dibiarkan.


Sebagai organisasi pelajar, PW IPP Banten memiliki tanggung jawab moral untuk bersikap kritis dan konstruktif. Sikap ini bukan semata-mata bentuk kritik, tetapi merupakan upaya untuk mendorong perubahan yang lebih baik dalam sistem pendidikan.


Dalam rangka mendorong perbaikan pendidikan di Banten, terdapat beberapa langkah yang perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah perlu memastikan pemerataan sarana dan prasarana pendidikan hingga ke wilayah yang selama ini belum tersentuh secara optimal. Selain itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan zaman.


Penguatan pendidikan karakter juga perlu menjadi prioritas utama, agar pendidikan tidak hanya menghasilkan individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral. Di sisi lain, akses terhadap teknologi pendidikan harus diperluas secara merata agar seluruh pelajar memiliki kesempatan yang sama dalam menghadapi era digital.


Maka kami PW IPP Banten juga berkomitmen peran aktif melalui gerakan literasi, advokasi kebijakan, serta penguatan kesadaran pelajar akan pentingnya pendidikan yang berkualitas.


Catatan kritis ini menjadi refleksi bahwa pendidikan di Provinsi Banten masih membutuhkan perhatian dan pembenahan yang serius. Tanpa adanya komitmen yang kuat dari seluruh pihak, ketimpangan yang ada akan terus berulang dan menghambat kemajuan generasi.


Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan pelajar untuk bersama-sama mewujudkan sistem pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas. Pendidikan bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan yang sedang dipersiapkan.

BACA JUGA:

Ketum IPP Tekankan 4 Peran Strategis Pelajar Islam Menuju Indonesia Emas 2045