Bulan suci Ramadhan selalu membawa energi pembaruan, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi pergerakan umat secara kolektif. Semangat pembaruan inilah yang tergambar dengan sangat jelas dalam gelaran bergengsi PERSIS Ramadhan EXPO 2026, 6-8 Maret 2026. Mengusung tema besar "Transformasi dari Motivasi ke Aksi", acara ini bukan sekadar perayaan tahunan biasa, melainkan sebuah deklarasi langkah raksasa dari Persatuan Islam (PERSIS) dalam menapaki abad kedua usianya.
Menyusuri jejak sejarahnya, PERSIS adalah salah satu pilar organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam tertua di Indonesia yang lahir jauh sebelum republik ini memproklamasikan kemerdekaannya. Selama puluhan tahun, PERSIS telah menjadi garda terdepan dalam bidang dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat. Secara historis, pendekatan dakwah PERSIS sangat kuat pada aspek penanaman nilai-nilai moral, meluruskan akidah, dan memberikan motivasi spiritual yang kokoh bagi umat. Namun, zaman berputar, musim berganti dan tantangan yang dihadapi umat Islam pun kian kompleks.
Menyadari realitas tersebut, PERSIS kini melakukan lompatan strategis. Memasuki abad kedua sejak kelahirannya, organisasi ini memantapkan diri untuk bertransformasi: dari yang sebelumnya lebih banyak bertumpu pada dakwah motivasi, kini bergerak progresif menuju dakwah aksi.
Pesan transformasi ini diserukan dengan lantang oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) PERSIS, K.H. Jeje Zaenudin, dalam pidato pembukaan PERSIS Ramadhan EXPO 2026. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa memberikan wejangan moral saja tidak lagi cukup di era modern ini. Umat membutuhkan teladan yang nyata, solusi konkret atas permasalahan ekonomi, serta ruang kreativitas yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat. EXPO ini adalah salah satu wujud nyata dari "dakwah aksi" tersebut.
Relevansi Dakwah Perkotaan dan Akar Ekonomi PERSIS
Langkah transformasi ini terasa sangat bernyawa jika kita melihat kembali akar historis organisasi. PERSIS lahir dan tumbuh besar di tengah denyut nadi kota perdagangan (Bandung). Oleh karena itu, urat nadi wirausaha dan kemandirian ekonomi sebenarnya sudah mendarah daging dalam kultur masyarakat PERSIS.
Melalui PERSIS Ramadhan EXPO 2026, spirit ekonomi itu kembali dibangkitkan secara masif. Acara ini dikemas dengan sangat modern namun tetap berpijak pada nilai Islami. Ribuan pengunjung disuguhkan dengan bazar ekonomi yang menampilkan produk-produk kreatif UMKM, Talk Show inspiratif yang diisi oleh para mubaligh kenamaan PERSIS, hingga panggung hiburan Islami yang menyejukkan hati.
Lebih dari sekadar ajang jual beli, EXPO ini membawa misi penting tentang "Dakwah Perkotaan". Kehidupan masyarakat urban perkotaan yang identik dengan kesibukan, persaingan ketat, dan tekanan mental, membutuhkan sentuhan dakwah yang menyejukkan sekaligus memberdayakan. PERSIS hadir menawarkan model dakwah perkotaan yang tidak kaku, merangkul semua golongan, dan secara langsung menghidupkan ekosistem ekonomi syariah di tengah masyarakat.
BACA JUGA:PERSIS Ramadhan Expo 2026 di Trans Studio Mall Bandung, Ini Rangkaian Agendanya