Refleksi Sumpah Pemuda di Merauke, Pemuda PERSIS dan Lintas Organisasi Gemakan Pesan Persatuan dan Pendidikan

oleh Henri Lukmanul Hakim

•

28 Oktober 2026 | 08:06

Wakil Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, Edwin Khadafi (tengah).

Merauke, persis.or.id - Peringatan Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan dan menjaga semangat kebangsaan.


Pesan tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk “Refleksi Sumpah Pemuda dari Ujung Timur Indonesia” yang digelar Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam (PP Pemuda PERSIS) di Merauke, Papua Selatan, Selasa (27/10/2026).


Mengusung tema “Merawat Optimisme Generasi Muda untuk Indonesia”, diskusi ini melibatkan perwakilan Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, HMI, KAMMI, GMKI, serta BEM Mamusu Kabupaten Merauke.


Selain memperkuat semangat persatuan, forum tersebut menjadi ruang bagi kalangan muda untuk menyampaikan aspirasi mengenai tantangan pembangunan di daerah, khususnya pendidikan.


Wakil Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, Edwin Khadafi, menekankan pentingnya menjaga mentalitas dan daya juang generasi muda agar tetap mampu berkontribusi bagi bangsa di tengah berbagai tantangan.


“Di tengah dinamika dan tantangan yang ada, kita harus tetap tangguh dan merawat optimisme untuk Indonesia. Dengan merawat cita optimisme itulah, kita akan selalu punya energi untuk menghadirkan kerja-kerja kebaikan bagi Indonesia,” tegas Edwin.


Persoalan pendidikan menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam diskusi tersebut. Musa, pemuda asal Boven Digoel yang turut hadir, berharap seluruh elemen masyarakat memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak-anak Papua, terutama mereka yang tinggal di wilayah timur Indonesia.


“Sebagai seorang calon guru, saya sangat berharap perhatian semua elemen untuk memastikan pendidikan anak bangsa, terkhusus bagi kami anak Papua dari timur Indonesia,” ujar Musa.


Aspirasi tersebut memperkuat pembahasan mengenai pentingnya menjadikan optimisme sebagai dorongan untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. Bagi generasi muda, semangat kebangsaan tidak cukup diwujudkan melalui seruan persatuan, tetapi juga melalui kepedulian dan keterlibatan dalam mendorong kemajuan daerah.


Ketua Umum HMI Cabang Merauke, Irwan, dan Ketua GMKI Merauke, Daniel, turut menegaskan pentingnya sinergi lintas organisasi dan agama untuk memperkuat pembangunan di Papua Selatan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dari kontribusi generasi muda dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.


Melalui forum refleksi Sumpah Pemuda ini, organisasi kepemudaan yang hadir didorong untuk terus membangun kerja sama dan menjaga semangat kebangsaan. Optimisme diharapkan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata, termasuk kepedulian terhadap akses dan kualitas pendidikan.


Dengan semangat tersebut, generasi muda lintas organisasi di Merauke diharapkan mampu memperkuat persatuan, berkontribusi bagi pembangunan daerah, serta bersama-sama mewujudkan cita-cita kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia.


[]

BACA JUGA:

Pemuda PERSIS Targetkan Kepemimpinan Wilayah Papua Selatan pada 2027, Pendidikan dan Ekonomi Jadi Jalur Dakwah