PERSIS Ramadan Expo 2026 Bakal Jadi Lompatan Strategi Dakwah, Sasar Kawula Muda

oleh Reporter

03 Maret 2026 | 22:50

Ketua Bidang Garapan Ekonomi PP PERSIS, H. Fajar Sulaiman, Ketua Pelaksana PERSIS Ramadan Expo 2026, H. Tatan Ahmad Santana, dan pihak EC saat menggelar konferensi pers, Selasa 3 Maret 2026.

Bandung, persis.or.id - Persatuan Islam (PERSIS) sedang bersiap melakukan lompatan besar dalam strategi dakwah melalui gelaran PERSIS Ramadan Expo 2026.


Berlokasi di kawasan strategis Bandung, acara ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah eksperimen kolaboratif yang memadukan edukasi, ekonomi kreatif, dan nilai-nilai keislaman dalam satu ruang inklusif.


Misi Mendekat ke Anak Muda


Ketua Bidang Garapan Ekonomi Pimpinan Pusat (PP) PERSIS, H. Fajar Sulaiman, menyatakan bahwa acara ini memang memiliki target khusus, yakni merangkul anak muda atau dikenal dengan Generasi Z (Gen Z).


Menurutnya, PERSIS ingin membuka ruang berpikir kepada kawula muda dan meyakinkan mereka bahwa Islam itu indah.


​"Transisi dakwah saat ini mulai bergeser dari kalangan senior ke generasi Gen Z. Kami ingin mendorong mereka untuk mengembangkan potensi ekonominya,” jelasnya di Kantor PP PERSIS, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Selasa 3 Maret 2026.


Oleh karena itu, salah satu konsen utama acara tersebut adalah literasi keuangan Syariah. Sebab, PERSIS menyadari bahwa manajemen finansial adalah tantangan besar bagi anak muda saat ini.


"Kami berharap dengan adanya edukasi ini, Gen Z bisa lebih baik dalam memanajemen keuangannya. Kami memiliki tiga visi utama untuk mereka: berakhlak, berilmu, dan berwirausaha," terangnya.


​Selain itu, kata dia, PERSIS memiliki target besar yang ingin dikejar sebagai bentuk ikhtiar agar memiliki kebermanfaatan yang lebih luas.


“Secara dakwah, kami ingin memberikan pemahaman ke publik bahwa dakwah PERSIS itu inklusif. Secara pendidikan, kami ingin menyampaikan pesan ke ruang publik bahwa kami memiliki peran mencerdaskan kehidupan bangsa,” tandasnya.


Apalagi pada 2023 lalu, PERSIS telah mengeluarkan buku berjudul ‘PERSIS Menyongsong Abad Kedua', di mana saat itu ada keinginan untuk melakukan pembaruan jilid dua.


“Kemudian pada 2024, salah satu lompatan kami adalah mulai melakukan literasi kebudayaan," paparnya.


Ragam Agenda Besar


Acara PERSIS Ramadan Expo ini akan berlangsung pada Jum’at hingga Ahad, 6-8 Maret 2026 di kawasan terpadu Trasn Studio Mall Bandung. Selama tiga tersebut, kegiatan tersebar di beberapa titik dengan agenda yang beragam.


Ketua Pelaksana PERSIS Ramadan Expo 2026, H. Tatan Ahmad Santana mengungkapkan, acara ini adalah bentuk kolaborasi tausiah dan eksibisi.


Meski target market khususnya jamaah PERSIS, namun kegiatan menarik ini tetap terbuka untuk umum sebagai bentuk syi’ar.


“Acara ini sifatnya kolaborator, jadi jangan anggap ini acara khusus PERSIS saja. Kami terbuka, warga Bandung dan umumnya Jabar bisa datang, dan untuk tausiah itu gratis tidak dipungut biaya," ujarnya.


Ada tiga titik utama kegiatan di lokasi pelaksanaan. Pertama di Masjid Trans Studio yang menjadi pusat dialog kebangsaan dan tausiah gratis bagi publik.


Kemudian di Ballroom Hotel Ibis yang menjadi pusat Edu Fair, festival PAUD, serta edukasi ketahanan keluarga dan kesehatan yang dilakukan oleh badan otonom PERSIS.


Ada juga area parkir barat Trans Studio Bandung sebagai tempat pembukaan, perlombaan, ngabuburit, talk show, bedah buku, hingga kreasi seni santri.


Dukungan Tokoh Nasional dan UMKM


Keseriusan PERSIS dalam menggarap sektor ekonomi dan pendidikan terlihat dari deretan narasumber yang akan hadir.


Dari total 54 pembicara, nama-nama besar seperti Menteri Koperasi Feri Juliantono dan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat dijadwalkan hadir.


Tak hanya teori, sisi praktis ekonomi juga ditampilkan melalui 59 tenant UMKM di area pameran yang akan unjuk gigi, membuktikan bahwa gerakan ini nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi umat.


[]

BACA JUGA:

HIMA PERSIS Jawa Timur Gelar Kaderisasi dan Expo Kampus: Menatap Masa Depan, Meraih Cita dengan Ilmu

Reporter: Reporter Editor: Fia Afifah Rahmah