Tafsir Al-Furqan Surat Al-Ahzab Ayat 41-52

oleh Asep Sofyan Nurdin

06 Maret 2026 | 06:38

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Ahzab Ayat 41-52

الأحزاب

AL-AHZAB

(GOLONGAN-GOLONGAN)

Surah ke 33: 73 Ayat

Diwahyukan di MADINAH

Juz 22

Ayat 41-52


﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ ٤١ ﴾


41.hai orang-orang yang beriman! Ingatlah akan Allah ingatan yang banyak;


﴿ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا ٤٢ ﴾


42.Dan beribadahlah kepada-Nya pagi dan petang.


﴿ هُوَ الَّذِيْ يُصَلِّيْ عَلَيْكُمْ وَمَلٰۤىِٕكَتُهٗ لِيُخْرِجَكُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِۗ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَحِيْمًا ٤٣ ﴾


43.Ia-lah (Tuhan) yang mencucuri rahmat atas kamu dan (juga) malaikat-Nya untuk mengeluarkan kamu dari kegelapan-kegelapan kepada cahaya; karena adalah Ia Penyayang akan mukminin.


﴿ تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهٗ سَلٰمٌ ۚوَاَعَدَّ لَهُمْ اَجْرًا كَرِيْمًا ٤٤ ﴾


44.Penghormatan mereka di hari yang mereka akan bertemu Dia, (perkataan) “Salam”;3057) dan ia telah sediakan untuk mereka ganjaran yang mulia.

3057) Salam: “Sejahtera, Bahagia”.


﴿ يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ اِنَّآ اَرْسَلْنٰكَ شَاهِدًا وَّمُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًاۙ ٤٥ ﴾


45.Hai Nabi! Sesungguhnya Kami telah utusmu sebagai penyampai khabar dan penggemar dan pengancam,3058)

3058) Penggemar: yang menerangkan sesuatu ganjaran baik supaya manusia taat. Pengancam: yang menerangkan sesuatu balasan siksa supaya manusia takut.


﴿ وَّدَاعِيًا اِلَى اللّٰهِ بِاِذْنِهٖ وَسِرَاجًا مُّنِيْرًا ٤٦ ﴾


46.Dan sebagai pengajak ke (jalan) Allah dengan idzin-Nya, dan sebagai pelita yang terang.


﴿ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ بِاَنَّ لَهُمْ مِّنَ اللّٰهِ فَضْلًا كَبِيْرًا ٤٧ ﴾


47.Dan gemarkanlah Mukminin dengan (khabar), bahwa adalah bagi mereka satu kurnia yang besar dari Allah.


﴿ وَلَا تُطِعِ الْكٰفِرِيْنَ وَالْمُنٰفِقِيْنَ وَدَعْ اَذٰىهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا ٤٨ ﴾


48.Dan janganlah engkau tunduk kepada orang-orang kafir dan munafik, dan biarkanlah gangguan mereka,*) dan berserah dirilah kepada Allah, karena cukuplah Allah sebagai pengawal.

*) Boleh juga diartikan: Jangan engkau ganggu mereka.


﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نَكَحْتُمُ الْمُؤْمِنٰتِ ثُمَّ طَلَّقْتُمُوْهُنَّ مِنْ قَبْلِ اَنْ تَمَسُّوْهُنَّ فَمَا لَكُمْ عَلَيْهِنَّ مِنْ عِدَّةٍ تَعْتَدُّوْنَهَاۚ فَمَتِّعُوْهُنَّ وَسَرِّحُوْهُنَّ سَرَاحًا جَمِيْلًا ٤٩ ﴾


49.Hai orang-orang yang beriman! Apabila kamu berkawin dengan perempuan-perempuan mukmin, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu sentuh mereka, maka tidak wajib atas mereka ber’iddah untuk kamu (satu masa) yang kamu (mesti) hitung dia, lantas belanjailah mereka dan lepaskanlah mereka satu lepasan yang baik.3059)


3059) Maksudnya, apabila kamu ceraikan seorang perempuan, sebelum kamu bersetubuh dengannya, maka tidak perlu perempuan itu ber’iddah, tetapi wajib kamu beri belanja yang sepantasnya menurut kadar kamu buat satu masa, apabila di waktu nikah tidak disebut mahar. Jika disebut mahar, maka wajib kamu kasi setengah mahar; dan hendaklah kamu berpisah dengan cara yang baik.


﴿ يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ اِنَّآ اَحْلَلْنَا لَكَ اَزْوَاجَكَ الّٰتِيْٓ اٰتَيْتَ اُجُوْرَهُنَّ وَمَا مَلَكَتْ يَمِيْنُكَ مِمَّآ اَفَاۤءَ اللّٰهُ عَلَيْكَ وَبَنٰتِ عَمِّكَ وَبَنٰتِ عَمّٰتِكَ وَبَنٰتِ خَالِكَ وَبَنٰتِ خٰلٰتِكَ الّٰتِيْ هَاجَرْنَ مَعَكَۗ وَامْرَاَةً مُّؤْمِنَةً اِنْ وَّهَبَتْ نَفْسَهَا لِلنَّبِيِّ اِنْ اَرَادَ النَّبِيُّ اَنْ يَّسْتَنْكِحَهَا خَالِصَةً لَّكَ مِنْ دُوْنِ الْمُؤْمِنِيْنَۗ قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ فِيْٓ اَزْوَاجِهِمْ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ لِكَيْلَا يَكُوْنَ عَلَيْكَ حَرَجٌۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا ٥٠ ﴾


50.Hai Nabi! Sesungguhnya Kami telah halalkan bagimu istri-istrimu yang engkau telah beri mahar-mahar mereka,3060) dan (kami halalkan) apa-apa yan dimiliki oleh tangan kananmu3061) dari apa yang Allah telah jadikan tawanan perang bagimu, dan (halalkan) anak-anak perempuan bibi-bibimu,3062) dan anak-anak perempuan mamamu3063) yang berhijrah bersamamu, dan perempuan Mukmin yang hibahkan dirinya bagi Nabi, jika Nabi mau berkawin dengannya, khusus buatmu, tidak buat Mukminin.;3064) sesungguhnya Kami tahu apa yang Kami telah fardlukan atas mereka terhadap istri-istri mereka dan (terhadap) apa yang dimiliki oleh tangan-tangan kanan mereka, supaya tidak jadi keberatan atasmu;3065) dan adalah Allah Pengampun, Penyayang.


3060) Mahar: Mas Kawin.

3061) Yang dimiliki oleh tangan kanan: Hamba, budak.

3062) Paman dan bibi di sini, saudara-saudara bagi bapa.

3063) Mama dan mami di sini, saudara-saudara bagi ibu.

3064) Maksudnya, hal menjadikan istri akan seorang perempuan yang menghibahkan diri dengan tidak pakai mahar, adalah khusus buat Nabi.

3065) Maksudnya, Kami halalkan perempuan-perempuan tersebut buatmu (Muhammad) supaya tidak jadi kesempitan.


﴿ ۞ تُرْجِيْ مَنْ تَشَاۤءُ مِنْهُنَّ وَتُـْٔوِيْٓ اِلَيْكَ مَنْ تَشَاۤءُۗ وَمَنِ ابْتَغَيْتَ مِمَّنْ عَزَلْتَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكَۗ ذٰلِكَ اَدْنٰٓى اَنْ تَقَرَّ اَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ وَيَرْضَيْنَ بِمَآ اٰتَيْتَهُنَّ كُلُّهُنَّۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا فِيْ قُلُوْبِكُمْ ۗوَكَانَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَلِيْمًا ٥١ ﴾


51.Boleh engkau jauhi siapa yang engkau kehendaki dari antara mereka, dan boleh engkau dampingkan kepadamu siapa yang engkau kehendaki; dan siapa-siapa yang engkau mau dari mereka yang engkau telah jauhi, maka tidak terlarang atasmu;3066) yang demikian itu lebih hampir kepada kedinginan mata mereka semuanya,3067) dan mereka tidak duka cita, dan mereka ridla kepada apa yang engkau beri kepada mereka, dan Allah mengetahui apa-apa yang di hati kamu; dan adalah Allah, Mengetahui, Sabar.3068)


3066) Tidak terlarang atasmu: Boleh engkau ambil kembali.

3067) Yakni, menyenangkan hati mereka.

3068) Menurut ayat 28 dan 29 surat ini dan menurut riwayat, bahwa pada satu masa istri-istri Nabi nampak cemburu serta minta tambahan belanja itu dan ini. Maka nabi putuskan perhubungan dengan mereka dalam tempo satu bulan. Lantaran takut dicerai, maka mereka lahirkan keridlaan mereka atas apa saja yang Rasulullah akan berbuat, asal tidak cerai. Turun ayat ini memberi idzin Nabi mengambil kembali sebahagian dari istri-istri dan membiarkan terpisah bagi sebahagian lain. Dam juga memberi idzin Nabi menarik Kembali mereka yang dipisah itu. Idzin dari Allah yang tersebut itu sekurang-kurangnya membikin dingin mats mereka (menyenangkan hati mereka) dan supaya tidak mereka duka cita, bahkan ridla dengan pemberianmu (Muhammad)kepada mereka semuanya. Allah memang tahu apa yang ada di hati kamu laki-istri; dan adalah Allah mengetahui apa yang akan jadi obatnya; dan Allah sabar, tidak terburu-buru menjalankan kebijaksanaannya.


﴿ لَا يَحِلُّ لَكَ النِّسَاۤءُ مِنْۢ بَعْدُ وَلَآ اَنْ تَبَدَّلَ بِهِنَّ مِنْ اَزْوَاجٍ وَّلَوْ اَعْجَبَكَ حُسْنُهُنَّ اِلَّا مَا مَلَكَتْ يَمِيْنُكَۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ رَّقِيْبًا ࣖ ٥٢ ﴾


52.Tidak hala; bagimu perempuan-perempuan sesudah (mereka) itu3069) dan tidak (halal) engkau menukar istri-istri dengan mereka,3070) walau pun menggemarkanmu kecantikannya, kecuali apa yang dimiliki oleh tangan kananmu;3071) dan adalah Allah Pengawas atas tiap-tiap suatu.

3069) Sesudah sembilan istri itu, tidak halal Nabi berkawin lagi.

3070) Walau pun Nabi ceraikan salah seorang istrinya, tidak boleh ia kawin lain sebagai ganti.

3071) Yang dimiliki oleh tangan kanan itu ialah hamba. Ini dibolehkan.




BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Ahzab Ayat 31-40