Diskusi Panel Ekonomi Umat Berbasis Syari’ah Jadi Penyerta Muscab PC Pemuda PERSIS Cibatu

oleh M Aditya Ramadan

08 Februari 2026 | 20:09

Para pemateri dalam kegiatan diskusi panel bertajuk “Desain Ekonomi Umat untuk Penguatan Pangan Berbasis Syari’ah” yang digelar oleh PC Pemuda PERSIS Cibatu.

Garut, persis.or.id - Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) Cibatu menggelar diskusi panel bertajuk “Desain Ekonomi Umat untuk Penguatan Pangan Berbasis Syari’ah” pada Ahad (08/02/2026).


Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) yang mengusung tema besar “Reaktualisasi Peran Pemuda PERSIS di Era Disrupsi.”


Diskusi panel ini menghadirkan sejumlah tokoh dan akademisi yang kompeten di bidang ekonomi, syari’ah, dan kebijakan umat.


Mereka adalah KH. Dr. Latief Awaludin, MA., M.E., KH. Teten Romly Qomaruddin, MA., H. Khoerudin Amin, S.Ag., M.H., Dudi Sudirman, M.M., M.Ak., serta Ikhwan Muttaqin, M.E.Sy.


Kehadiran para pemateri tersebut memperkaya perspektif dan memperdalam pembahasan mengenai desain ekonomi umat yang aplikatif dan berlandaskan nilai-nilai syari’ah.


Dalam pemaparannya, para pemateri menekankan bahwa penguatan pangan umat tidak dapat dilepaskan dari sistem ekonomi yang adil, mandiri, dan berorientasi pada kemaslahatan.


Kemudian, ekonomi syari’ah dipandang sebagai kerangka strategis yang mampu menjawab tantangan ketahanan pangan, sekaligus menjadi instrumen pemberdayaan umat di tengah dinamika ekonomi global yang semakin tidak menentu.


Diskusi ini juga menyoroti peran strategis pemuda sebagai agen perubahan. Pemuda PERSIS diharapkan tidak hanya menjadi penonton saja dalam arus disrupsi saat ini.


Tetapi diharapkan dapat tampil sebagai perancang gagasan dan pelaksana program ekonomi umat, khususnya dalam sektor pangan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.


Iqbal Badaruddin, M.Pd., Ketua PC Pemuda PERSIS Cibatu menyampaikan bahwa diskusi panel tersebut menjadi ruang dialektika dan konsolidasi pemikiran kader.


“Melalui forum ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemuda PERSIS memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan solusi nyata bagi persoalan umat, terutama dalam bidang ekonomi dan ketahanan pangan,” ujarnya.


Pelaksanaan Muscab PC Pemuda PERSIS Cibatu sendiri menjadi momentum strategis untuk merefleksikan peran organisasi sekaligus merumuskan arah gerak ke depan.


Ia menyatakan, tema “Reaktualisasi Peran Pemuda PERSIS di Era Disrupsi” ini menegaskan komitmen Pemuda PERSIS untuk tetap relevan, adaptif, dan solutif tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan dan identitas keislaman.


Ia berharap, diskusi panel ini dapat melahirkan rekomendasi, gagasan, dan rumusan program yang dapat ditindaklanjuti sebagai langkah konkret PC Pemuda PERSIS Cibatu dalam membangun ekosistem ekonomi umat berbasis syari’ah yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.


[]

BACA JUGA:

Tafiq II Pemuda Persis Jabar: Membangun Kader Militan dalam Dakwah dan Kepemimpinan