Grand Launching BMT Berkah Umat STAIPI Jakarta, Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Berbasis Kampus

oleh Andri Ridwan Fauzi

•

28 September 2026 | 13:06

Grand Launching BMT Berkah Umat STAIPI Jakarta, Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Berbasis Kampus

Jakarta Timur, 27 September 2026 — BMT Berkah Umat STAIPI Jakarta resmi diluncurkan dalam rangkaian kegiatan Kajian Ekonomi STAIPI Jakarta yang berlangsung di Masjid Al Ittihad, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Ahad (27/09/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi umat sekaligus mendukung kemandirian dakwah dan kampus melalui pengembangan lembaga keuangan syariah berbasis koperasi.


Acara menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan praktisi ekonomi syariah, di antaranya Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag selaku Ketua Umum Persatuan Islam (PERSIS), Dr. H. Latief Awaludin, MA selaku Ketua Pengurus BMT Berkah Umat, serta Ari Permana, S.E., M.Si dari LPDB Koperasi RI.


Ketua Umum PERSIS, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag menegaskan pentingnya penguatan sektor ekonomi sebagai bagian dari perjuangan dakwah. Menurutnya, kemandirian lembaga pendidikan dan dakwah memerlukan fondasi ekonomi yang kuat agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.


Dr. H. Latief Awaludin menyampaikan bahwa kehadiran BMT Berkah Umat STAIPI Jakarta merupakan langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi umat melalui sistem keuangan syariah yang profesional, amanah, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.


Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan simbolis dukungan pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi RI kepada Koperasi Jasa Baituttamwil Berkah Umat senilai Rp3.743.000.000. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat BMT Berkah Umat serta memperluas manfaat ekonomi bagi anggota.


Selain kajian ekonomi, kegiatan juga diramaikan dengan berbagai aktivitas sosial dan pemberdayaan masyarakat seperti bazar kuliner UMKM, layanan cek kesehatan gratis, serta pembagian snack gratis bagi peserta yang hadir.


Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya permohonan pendaftaran anggota koperasi, pun partisipasi jamaah, civitas akademika, pelaku usaha, dan pengurus Persatuan Islam yang hadir untuk menyaksikan peluncuran hari ini.


Selain menghadirkan layanan keuangan syariah, BMT Berkah Umat STAIPI Jakarta juga mengembangkan konsep ekosistem ekonomi umat terintegrasi dengan menghubungkan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat dalam satu jaringan. Melalui sinergi tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh akses pembiayaan dan layanan simpanan syariah, tetapi juga dapat memanfaatkan berbagai layanan keumatan lainnya.


Sebagai bagian dari ekosistem tersebut, hadir Gerai Zakat LAZ Persis yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, sedekah secara amanah dan profesional. Selain itu, tersedia pula layanan Informasi Haji Khusus dan Umrah PT Karya Imtaq Tour & Travel yang membantu masyarakat memperoleh informasi dan konsultasi terkait perjalanan ibadah ke Tanah Suci.


Tidak hanya itu, Persis Halal Center turut hadir memberikan layanan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha dan UMKM. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha meningkatkan daya saing produk, memperluas akses pasar, serta memenuhi kebutuhan sertifikasi halal yang semakin penting dalam pengembangan usaha.


Sekretaris Pengurus BMT Berkah Umat, Dr. Siti Zayyini Hurun’in, menjelaskan bahwa BMT Berkah Umat tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan syariah, tetapi juga menjadi pusat konektivitas ekonomi umat yang mempertemukan kebutuhan pembiayaan, filantropi Islam, pengembangan usaha, sertifikasi halal, hingga layanan perjalanan ibadah. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang saling menguatkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


Mengusung tema “Menguatkan Jaringan Ekonomi Umat, Membangun Kemandirian Dakwah & Kampus”, BMT Berkah Umat STAIPI Jakarta diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi umat, bangsa, dan negara.


Dr. Siti Zayyini H.

BACA JUGA:

Gagal Bayar DSI dan Rendahnya Literasi Keuangan Syariah

Reporter: Andri Ridwan Fauzi Editor: Gicky Tamimi