Muskernas IV Yogyakarta, Ketum PP PERSIS Tekankan Kekuatan Insani dan Ekonomi: Mantapkan Kemandirian Jamiyyah,

oleh Henri Lukmanul Hakim

30 November 2025 | 16:18

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. KH. Jeje Zaenudin - Photo: Agus Nur Putra PERSIS Photography

Yogyakarta, persis.or.id - Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. KH. Jeje Zaenudin, membuka secara resmi Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) IV PERSIS yang digelar di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni Budaya Yogyakarta, Ahad (30/11/2025). Dalam tausiyah pembukaannya, Jeje menekankan bahwa kemandirian jamiyyah merupakan fondasi penting dalam memperkuat perjuangan dakwah PERSIS ke depan.


Kiai Jeje menyampaikan, berbagai uraian dalam pembukaan Muskernas tahun ini merupakan rangkuman atas capaian-capaian PP PERSIS selama satu tahun terakhir. Tema Muskernas IV,


“Kemandirian Jamiyyah untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa,” disebutnya sebagai kelanjutan dari tema Muskernas sebelumnya di Banten yang fokus pada penguatan sinergi dan kolaborasi antarbidang dalam membangun kemandirian organisasi.


“Kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan kemandirian itu. Dan tahun ini, kemandirian tersebut kita tujukan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan umat dan bangsa,” ujar Jeje.


Ia menegaskan, perjuangan dakwah tidak cukup hanya mengandalkan semangat, tetapi harus ditopang oleh kekuatan finansial dan kesiapan struktural yang memadai, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Anfal ayat 60.


Dalam konteks itu, Kiai Jeje menyampaikan, dakwah memiliki prinsip yang sejalan dengan jihad, yakni memerlukan kekuatan jiwa dan kekuatan materi yang saling melengkapi.


“Kualitas saja tidak cukup jika tidak dibarengi kuantitas. Jika umat ingin eksis dalam kompetisi, maka dua kekuatan itu harus berjalan seimbang,” katanya.


Kiai Jeje menyebut, kemandirian dalam dakwah PERSIS mencakup dua pilar penting: kekuatan sumber daya insani dan kekuatan sumber daya ekonomi. Dua aspek ini tidak dapat dipisahkan.


“Namun, pembangunan sumber daya insani tetap menjadi prioritas utama karena menjadi faktor penentu arah dan kualitas pergerakan organisasi,” imbuhnya.


Ia berharap, Muskernas IV menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat komitmen seluruh elemen jamiyyah dalam membangun kemandirian yang kokoh demi keberlanjutan dakwah dan kemajuan umat.


Sementara itu, Ketua Panitia Muskernas IV PP PERSIS, Ustaz Dr. Haris Muslim, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi tonggak evaluasi dan akselerasi program setelah tiga tahun perjalanan PP PERSIS dalam masa jihad 2022–2027.


Menurutnya, sebanyak 130 peserta hadir mewakili 26 Pimpinan Wilayah (PW) PERSIS se-Indonesia, menunjukkan keseriusan wilayah dalam memperkuat arah gerak jamiyyah.


Ustaz Haris menegaskan, tema Muskernas tahun ini menandai komitmen PERSIS dalam mengokohkan kemandirian jamiyyah, namun tetap menjunjung prinsip kerja sama dan kolaborasi untuk mewujudkan kemaslahatan umat.


“Harapannya, melalui Muskernas ini kita dapat meningkatkan soliditas internal untuk mewujudkan jamiyyah yang mandiri demi kemaslahatan umat dan bangsa,” ungkap Ustaz Haris.

BACA JUGA:

PP PERSIS Sambut Peluncuran PT Sabaris Media Utama sebagai Langkah Kemandirian Jamiyyah dan Transformasi Digital