Pedoman Pelatihan Lanah Shurulkhan PERSIS Mulai Diterapkan di PPI 24 Rancaekek dan PPI 50 Ciputri Lembang

oleh Reporter

28 Juli 2026 | 17:59

Pedoman Kepelatihan Shurulkhan PERSIS Mulai Diterapkan di Tiga Pesantren

Bandung, persis.or.id - Pedoman Kepelatihan Lanah Shurulkhan Persatuan Islam (PERSIS) kini mulai diterapkan di lingkungan pesantren. Tiga pesantren yang menjadi pelopor implementasi pedoman tersebut adalah PPI 24 Rancaekek, PPI 43 Al Manar Ciwidey dan PPI 50 Ciputri Lembang, sebagai bagian dari upaya standardisasi pembinaan bela diri Shurulkhan bagi para santri.


Penerapan pedoman ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan sistem kepelatihan yang lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan. Melalui kurikulum yang telah disusun oleh Zho Lanah Shurulkhan PERSIS, setiap jenjang latihan memiliki target kompetensi yang jelas, baik dalam aspek teknik, kedisiplinan, pembentukan karakter, maupun nilai-nilai keislaman.


Ketua Zho Lanah Shurulkhan PERSIS, Al Ustadz Farhahd, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa pedoman tersebut disusun sebagai acuan bagi seluruh pelatih (Khoydam) dalam melaksanakan proses pembinaan di berbagai Lanah Shurulkhan.


"Pedoman yang kami susun bertujuan agar proses pelatihan Shurulkhan di kalangan santri berjalan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Dengan adanya standar kepelatihan ini, diharapkan kualitas pembinaan menjadi lebih seragam serta mampu melahirkan tamid yang kuat secara ruhiyah, jasadiyah, dan memiliki akhlak Islami," ujarnya.


Di PPI 24 Rancaekek, PPI 43 Al Manar Ciwidey dan PPI 50 Ciputri Lembang, implementasi pedoman telah dimulai melalui latihan rutin yang dipandu oleh Suheng Jajang Wayudin. Materi latihan tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan teknik bela diri, tetapi juga pembiasaan disiplin, kepemimpinan, adab, serta semangat ukhuwah sebagai bagian dari pembentukan karakter santri.


Dengan dimulainya penerapan pedoman ini, Zho Lanah Shurulkhan PERSIS berharap model pembinaan tersebut dapat menjadi contoh bagi pesantren-pesantren PERSIS lainnya, juga bagi Jam'iyyah Persis atau otonom yang akan mengadakan pelatihan Beladiri Shurulkhan, sehingga sistem pelatihan Shurulkhan di seluruh Indonesia semakin berkualitas, memiliki standar yang sama, dan mampu memperkuat peran Shurulkhan sebagai media pembinaan kader dakwah Persatuan Islam. []

BACA JUGA:

Shurulkhan PERSIS Gelar Dauroh Khoydam: Sosialisasi Pedoman Kepelatihan dan Penguatan Jam’iyyah

Reporter: Reporter Editor: Taufik Ginanjar