PP Himi PERSIS Desak Usut Tuntas Tragedi Ojol Dilindas Aparat


oleh Reporter

30 Agustus 2025 | 05:14

PP Himi PERSIS Desak Usut Tuntas Tragedi Ojol Dilindas Aparat

Jakarta, persis.or.id - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswi Persatuan Islam (PP Himi PERSIS) menyampaikan duka mendalam sekaligus kecaman keras atas tragedi yang menimpa Affan Kurniawan, pengemudi ojek online berusia 21 tahun yang tewas akibat terlindas kendaraan taktis aparat saat aksi di depan DPR/MPR RI.


Ketua Umum PP Himi PERSIS, Ghina Ainal Mardiah, menegaskan bahwa tragedi ini bukan sekadar insiden, melainkan cerminan krisis keadilan di negeri ini. Aparat kepolisian yang semestinya bertugas melindungi masyarakat justru berubah menjadi alat represi yang mengakibatkan hilangnya nyawa rakyat kecil.


Ia juga menyoroti lemahnya keberpihakan negara terhadap pekerja informal seperti ojek online yang kerap menjadi korban ketidakadilan struktural. Tragedi Affan Kurniawan, menurut mereka, adalah wajah nyata rapuhnya perlindungan terhadap rakyat kecil.


Ketua Umum PP Himi PERSIS juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat bersolidaritas, tidak diam menghadapi kezhaliman, serta terus mengawal agar kasus ini tidak berhenti sebagai berita sesaat.


"Sebagai perempuan, mahasiswa, sekaligus bagian dari umat Islam, kami memandang bahwa menegakkan keadilan adalah amanah yang tidak bisa ditawar. Islam mengajarkan kita untuk berdiri tegak melawan kezhaliman, meski kepada penguasa sekalipun. Maka kami menyerukan agar kasus ini diusut tuntas, aparat yang bersalah ditindak, dan negara menunjukkan keberpihakan nyata pada rakyat kecil." ungkap Ghina Ainal Mardiah, Jumat (29/8/2025).


Menurutnya, tragedi ini harus menjadi peringatan keras bahwa kekuasaan tidak boleh digunakan untuk menindas rakyat. Negara dituntut untuk menegakkan hukum setegak-tegaknya tanpa pandang bulu. []

BACA JUGA:

HIMI PERSIS Didorong Gagas Konsep Advokasi Perempuan Berbasis Al-Qur’an dan As-Sunnah

Reporter: Reporter Editor: Taufik Ginanjar