Sementara itu, Alfan mengakui bahwa tantangan terbesar selama menekuni sepak bola sekaligus menjalani pendidikan pesantren adalah membagi waktu dan menjaga konsistensi di antara keduanya. Padatnya jadwal latihan maupun pertandingan terkadang membuatnya harus mengatur kembali waktu belajar dan aktivitas pesantren lainnya.
"Terkadang memang melelahkan, apalagi ketika jadwal latihan atau pertandingan cukup padat. Namun, saya berusaha untuk tetap bertanggung jawab terhadap keduanya. Saya belajar bahwa menjadi atlet bukan berarti harus meninggalkan pendidikan, begitu pun menjadi santri bukan berarti tidak bisa berprestasi di bidang olahraga," ungkap Alfan.
Atas pencapaian tersebut, H.M. Nurdin berharap Alfan tidak berhenti pada keberhasilan meraih gelar juara Piala Soeratin 2026.
Lebih dari itu, prestasi yang diraih diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan bersungguh-sungguh dalam menekuni bidang yang diminati, tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai seorang pelajar dan santri.
Harapan serupa disampaikan Hj. Jubaedah. Ia berharap Alfan dapat terus meningkatkan kemampuannya, mengharumkan nama keluarga dan pesantren, serta menjadi teladan bagi santri lainnya. Menurutnya, kesibukan dalam mengembangkan bakat bukanlah alasan untuk mengesampingkan pendidikan.
Kisah Alfan sekaligus menjadi gambaran bahwa proses pendidikan di pesantren tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Pengembangan minat dan bakat, pembentukan kedisiplinan, serta penanaman tanggung jawab merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan karakter santri.
Melalui dukungan terhadap prestasi Alfan, Pesantren PERSIS 45 Rahayu menegaskan pentingnya pendidikan yang memberikan ruang bagi santri untuk tumbuh dan berkembang secara menyeluruh.
Santri tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan keagamaan dan kemampuan akademik, tetapi juga didorong untuk mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta tetap menjadikan akhlak sebagai landasan dalam setiap pencapaian.
[]
Kontributor: Nazla Hayfa S (Perak PPI 45)
BACA JUGA:Santri MTs 1–2 Bandung Tampilkan Aksi Pencak Silat Memukau di PERSIS Ramadhan Expo