Palu, persis.or.id - Sebagai lembaga Pendidikan PERSIS di Kota Palu, PPI 147 Palu memiliki tugas untuk membekali para guru dengan penanaman ghiroh jam’iyah.
Karenaanya, dalam menyambut kedatangan Bidang Garapan Dakwah Daerah Terpencil (D2T) dan Kafilah Du'at Baru 2026, Pesantren Persatuan Islam (PPI) 147 Palu juga mengadakan kegiatan Pembinaan Guru.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan dan menguatkan peran Pendidik di lingkup Jam'iyyah PERSIS ini diadakan pada 31 Desember 2025.
Kegiatan yang digelar pada Rabu, 31 Desember 2025 ini dilaksanakan di ruang kelas PAUD IT PERSIS Palu. Para guru tingkat Madrasah Diniyyah (MD), PAUDIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT terlihat menyimak dengan antusias.
“Alhamdulillah untuk tahun 2026 ini kita kedatangan kembali Kafilah Du'at baru yang senantiasa melanjutkan menjadi pendidik di PPI 147 Palu ini, sekaligus dibersamai oleh Dr. Yusup Tajri,” ucap Mudir Amm PPI 147 Palu, Ustaz Saiman, S.Pd.
Ia berharap, semoga pembinaan ini dapat meningkatkan dan menguatkan kiprah sebagai guru di lingkungan PERSIS.
“Penguatan ini diharapkan dapat terlihat dalam berjamaah, berpedoman, dan berpegang kepada prinsip-prinsip Pendidikan PERSIS," tegasnya.
Adapun pemateri dalam pembinaan guru ini adalah Dr. Yusup Tajri, M.Pd. Ketua Bidang Garapan Dakwah Daerah Terpencil (D2T), sekaligus Ketua Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) di IAI PERSIS Garut.
Dalam pemaparannya, alumni Pesantren PERSIS ini menyoroti pentingnya penyadaran mengenai identitas dan peran guru sebagai pendidik, pemaparan sejarah PERSIS, visi dan misi Pendidikan PERSIS yang mesti diperhatikan oleh para Guru di lembaga Pendidikan PERSIS, dan kiat-kiat menjadi guru ideal di PERSIS.
"Kalau Guru tidak bisa memahami jati diri dan perannya sebagai pendidik, maka problematika berkenaan dengan Pendidikan di masa depan akan semakin sulit diatasi," ungkap Dr. Yusup.
Menurutnya, para guru di lingkungan pendidikan PERSIS tidak hanya mendidik. Ia merupakan bagian dari jamiyah yang juga berperan dalam mensukseskan tujuan dan program organisasi PERSIS.
“Sebagai gerakan dakwah bernafas Al-Qur`an dan Al-Sunnah maka PERSIS terbantu dengan sepak terjang para guru PERSIS di lapangan,” jelas Dr. Yusup.
Semenjak berdiri hingga 2025, PPI 147 PERSIS telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Siswanya tercatat sekitar 1.000 orang.
[]
Kontributor: Muhamad Lengki Setiawan, Kafilah Du'at PP. PERSIS 2025, Palu Sulawesi Tengah
BACA JUGA:Bidang Dakwah PP Persis Berangkatkan Kafilah Du’at ke Sebatik, Kaltara