فاطر
FÂṬIR
(PENCIPTA)
Surah ke 35: 45 Ayat
Diwahyukan di MAKKAH
Juz 22
Ayat 32-45
﴿ ثُمَّ اَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ الَّذِيْنَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَاۚ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ ۚوَمِنْهُمْ مُّقْتَصِدٌ ۚوَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِالْخَيْرٰتِ بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيْرُۗ ٣٢ ﴾
32.Kemudian, Kami wariskan Kitab itu kepada mereka yang Kami pilih dari hamba-hamba kami, tetapi sebahagian dari mereka menganiaya dirinya, dan sebahagian dari mereka ke depan dalam kebajikan-kebajikan dengan idzin Allah;3180) yang demikian ialah karunia yang besar.
3180) Maksudnya, sesudah Nabi Muhammad meninggal, Kami akan serahkan Al-Qur’an itu kepada umatnya yang Kami pilih, tetapi mereka yang diberi warisan Al-Qur’an itu ada tiga golongan; segolongan dari mereka orang-orang yang menganiaya diri sendiri dengan sebab tidak bisa menunaikan kewajiban-kewajibannya; segolongan lagi orang-orang yang cermat atau tidak maju dan tidak mundur, atau tetap, dengan tidak membawa perubahan; segolongan dari mereka orang-orang yang menang atau ke depan dalam mengerjakan kebaikan-kebaikan buat diri mereka dan buat umat; inilah golongan orang-orang yang dapat karunia besar dari Allah.
﴿ جَنّٰتُ عَدْنٍ يَّدْخُلُوْنَهَا يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّلُؤْلُؤًا ۚوَلِبَاسُهُمْ فِيْهَا حَرِيْرٌ ٣٣ ﴾
33.(yaitu) surga-surga kekal yang mereka akan masuk padanya dalam keadaan dihiasi mereka padanya dengan gelang-gelang dari mas dan (dengan) mutiara, sedang pakaian mereka padanya itu sutera.
﴿ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَۗ اِنَّ رَبَّنَا لَغَفُوْرٌ شَكُوْرٌۙ ٣٤ ﴾
34.Dan mereka berkata: 3181) “Sekalian puji kepunyaan Allah Yang telah hilangkan dari kita duka cita, sesungguhnya Tuhan kita itu Pengampun, Penerima-kasih”,3182)
3181) yakni, di surga kelak.
3182) Penerima-kasih; Pembalas kebaikan dengan kebaikan.
﴿ ۨالَّذِيْٓ اَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهٖۚ لَا يَمَسُّنَا فِيْهَا نَصَبٌ وَّلَا يَمَسُّنَا فِيْهَا لُغُوْبٌ ٣٥ ﴾
35.“Yang menempatkan kita dengan karunia-Nya di tempat ketetapan yang tidak bakal mengenai kita di dalamnya kesusahan dan tidak akan mengenai kita padanya kelelahan”.
﴿ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَۚ لَا يُقْضٰى عَلَيْهِمْ فَيَمُوْتُوْا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِّنْ عَذَابِهَاۗ كَذٰلِكَ نَجْزِيْ كُلَّ كَفُوْرٍ ۚ ٣٦ ﴾
36.Dan mereka yang kufur itu adalah bagi mereka api jahanam, dalam keadaan tidak dihukum (mati) atas mereka supaya mereka mati,3183) dan tidak diringankan dari mereka sebahagian dari ‘adzabnya; demikianlah Kami balas tiap-tiap yang kufur.
3183) Yakni, supaya tidak merasakan ‘adzab lagi.
﴿ وَهُمْ يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَاۚ رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِيْ كُنَّا نَعْمَلُۗ اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ النَّذِيْرُۗ فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ نَّصِيْرٍ ࣖ ٣٧ ﴾
37.Dan mereka berteriak padanya: “Hai Tuhan kami! Keluarkanlah kami supaya kami kerjakan kebaikan lain dari yang kami pernah kerjakan, padahal bukankah Kami telah beri umur kepada kamu satu masa yang cukup buat beringat padanya oleh orang yang (suka) ingat, dan telah datang kepada kamu pengancam? Maka rasalah! Karena tidak ada sebarang penolong bagi orang-orang yang zhalim.
﴿ اِنَّ اللّٰهَ عَالِمُ غَيْبِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ اِنَّهٗ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ ٣٨ ﴾
38.Sesungguhnya Allah itu Mengetahui rahasia langit dan bumi; sesungguhnya Ia Mengetahui apa-apa yang ada di dada-dada.
﴿ هُوَ الَّذِيْ جَعَلَكُمْ خَلٰۤىِٕفَ فِى الْاَرْضِۗ فَمَنْ كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهٗۗ وَلَا يَزِيْدُ الْكٰفِرِيْنَ كُفْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ اِلَّا مَقْتًا ۚوَلَا يَزِيْدُ الْكٰفِرِيْنَ كُفْرُهُمْ اِلَّا خَسَارًا ٣٩ ﴾
39.Ia-lah Yang telah jadikan kamu pengurus di bumi. Oleh demikian, barang siapa kufur, maka buat kecelakaannyalah kekufurannya itu, sedang kekufuran orang-orang kafir tidak menambah bagi mereka di sisi Tuhan mereka melainkan kemurkaan; dan kekufuran orang-orang kafir tidak menambah bagi mereka melainkan kerugian.
﴿ قُلْ اَرَءَيْتُمْ شُرَكَاۤءَكُمُ الَّذِيْنَ تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗاَرُوْنِيْ مَاذَا خَلَقُوْا مِنَ الْاَرْضِ اَمْ لَهُمْ شِرْكٌ فِى السَّمٰوٰتِۚ اَمْ اٰتَيْنٰهُمْ كِتٰبًا فَهُمْ عَلٰى بَيِّنَتٍ مِّنْهُۚ بَلْ اِنْ يَّعِدُ الظّٰلِمُوْنَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا اِلَّا غُرُوْرًا ٤٠ ﴾
40.Katakanlah: “Tidakkah kamu pikirkan sekutu-sekutu kamu yang kamu seru selain dari Allah? Unjukkanlah kepada-Ku sesuatu yang mereka telah jadikan di bumi; atau adakah bagi mereka sekutuan di langit?3184) ataukah Kami telah beri kepada mereka sebuah kitab yang mereka mengerti dia betul-betul?3185) bahkan orang-orang zhalim itu sebahagian dari mereka tidak menjanjikan kepada sebahagian melainkan kesesatan”.
3184) Apakah berhala-berhala itu ada hak syarikat dengan Allah di langit?
3185) Orang-orang yang menyekutukan Allah itu apakah pernah dapat di sebuah kitab dari Allah yang membolehkan mereka menyekutukan Allah?
﴿ ۞ اِنَّ اللّٰهَ يُمْسِكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ اَنْ تَزُوْلَا ەۚ وَلَىِٕنْ زَالَتَآ اِنْ اَمْسَكَهُمَا مِنْ اَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِهٖ ۗاِنَّهٗ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا ٤١ ﴾
41.Sesungguhnya Allah memegang langit dan bumi supaya tidak hilang;3186) dan jika (diandaikan akan) hilang, maka tidak ada siapa-siapa yang bisa memegangnya selain dari pada-Nya; sesungguhnya adalah Ia sabar, Pengampun.
3186) Maksud hilang di sini ialah gugur atau terlepas dari pada rangkaian sekarang.
﴿ وَاَقْسَمُوْا بِاللّٰهِ جَهْدَ اَيْمَانِهِمْ لَىِٕنْ جَاۤءَهُمْ نَذِيْرٌ لَّيَكُوْنُنَّ اَهْدٰى مِنْ اِحْدَى الْاُمَمِۚ فَلَمَّا جَاۤءَهُمْ نَذِيْرٌ مَّا زَادَهُمْ اِلَّا نُفُوْرًاۙ ٤٢ ﴾
42.Dan mereka bersumpah dengan nama Allah sesungguh-sungguh persumpahan, bahwa jika datang kepada mereka seorang pengancam, niscaya adalah mereka lebih terpimpin dari pada satu umat,3187) tetapi tatkala datang kepada mereka seorang penganacam,3188) tidak bertambah pada mereka melainkan keliaran.
3187) Segolongan dari kafir-kafir Makkah pernah berpendirian, bahwa jika kami kedatangan seorang rasul, niscaya kami lebih terpimpin dari pada Yahudi dan Nashara yang biasa membunuh nabi-nabi.
3188) Pengancam di sini maksudnya nabi Muhammad.
﴿ ۨاسْتِكْبَارًا فِى الْاَرْضِ وَمَكْرَ السَّيِّئِۗ وَلَا يَحِيْقُ الْمَكْرُ السَّيِّئُ اِلَّا بِاَهْلِهٖ ۗفَهَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّا سُنَّتَ الْاَوَّلِيْنَۚ فَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّتِ اللّٰهِ تَبْدِيْلًا ەۚ وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّتِ اللّٰهِ تَحْوِيْلًا ٤٣ ﴾
43.Lantaran sombong di bumi3189) dan mengatur tipu daya jelek3190) padahal tipu daya yang jelek tidak akan mengenai melainkan pengaturnya. Maka bukankah mereka tidak menunggu melainkan sunah atas orang-orang dahulu?3191) Maka tidak akan engkau bertemu perubahan bagi sunah Allah; dan tidak akan engkau bertemu perpalingan bagi sunah Allah.3192)
3189) Maksudnya di sini, merka tidak menerima kebenaran lantaran merasa lebih tinggi dari pada yang membawanya.
3190) yakni, mengatur tipu daya terhadap nabi Muhammad.
3191) Bukankah perbuatan mereka berarti, dengan sengaja, mereka menunggu kedatangan sunah dari Allah yang biasa mengenai orang-orang dahulu yang durhaka?
3192) Sunah Allah yang biasa berlaku atas orang-orang dahulu yang menolak kebenaran itu akan berlaku atas kafir-kafir Makkah; tidak akan berubah dan tidak akan luput.
﴿ اَوَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَيَنْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَكَانُوْٓا اَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً ۗوَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُعْجِزَهٗ مِنْ شَيْءٍ فِى السَّمٰوٰتِ وَلَا فِى الْاَرْضِۗ اِنَّهٗ كَانَ عَلِيْمًا قَدِيْرًا ٤٤ ﴾
44.Dan tidakkah mereka (mau) berjalan-jalan di bumi, lalu melihat bagaimana akibat3193) orang-orang yang sebelum mereka, padahal mereka itu3194) lebih sangat kuat dari mereka; dan Allah itu tidak ada suatu apapun bisa terluput dari pada-Nya di langit dan tidak di bumi; sesungguhnya adalah Ia Mengetahui, Berkuasa.
3193) Yakni bekas ‘akibat.
3194) Mereka itu: Mereka yang dahulu.
﴿ وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللّٰهُ النَّاسَ بِمَا كَسَبُوْا مَا تَرَكَ عَلٰى ظَهْرِهَا مِنْ دَاۤبَّةٍ وَّلٰكِنْ يُّؤَخِّرُهُمْ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّىۚ فَاِذَا جَاۤءَ اَجَلُهُمْ فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِعِبَادِهٖ بَصِيْرًا ࣖ ٤٥ ﴾
45.Dan jika Allah menyiksa manusia (di dunia) dengan sebab apa yang mereka usahakan, niscaya tidak Ia biarkan di atas badannya3195) satupun binatang merayap, 3196) tetapi Ia ta’khirkan mereka kepada satu tempo yang ditentukan; lantas apabila datang ajal mereka maka sesungguhnya adalah Allah Melihat hamba-hamba-Nya.3197)
3195) Di atas badannya: Di Muka Bumi.
3196) Binatang merayap: Manusia.
3197) Yakni tidak bisa mereka terluput dari pada-Nya.
BACA JUGA:Tafsir Al-Furqan Surat Fatir Ayat 15-31