Tafsir Al-Furqan Surat Fatir Ayat 15-31

oleh Asep Sofyan Nurdin

23 Maret 2026 | 07:43

Tafsir Al-Furqan Surat Fatir Ayat 15-31

فاطر

FÂṬIR

(PENCIPTA)

Surah ke 35: 45 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

Juz 22

Ayat 15-31


﴿ ۞ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِ ۚوَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ ١٥ ﴾


15.Hai manusia! Kamulah orang-orang yang berkehendak kepada Allah, sedang Allah Ia-lah Yang kaya, Yang terpuji.


﴿ اِنْ يَّشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍ جَدِيْدٍۚ ١٦ ﴾


16.Jika Ia mau, niscaya Ia hapuskan kamu dan Ia adakan makhluk yang baru.


﴿ وَمَا ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ بِعَزِيْزٍ ١٧ ﴾


17.Sedang yang demikian, tidak payah atas Allah.


﴿ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰى ۗوَاِنْ تَدْعُ مُثْقَلَةٌ اِلٰى حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ وَّلَوْ كَانَ ذَا قُرْبٰىۗ اِنَّمَا تُنْذِرُ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ ۗوَمَنْ تَزَكّٰى فَاِنَّمَا يَتَزَكّٰى لِنَفْسِهٖ ۗوَاِلَى اللّٰهِ الْمَصِيْرُ ١٨ ﴾


18.Dan satu (jiwa) yang berdosa tidak akan memikul dosa (jiwa) yang lain; dan jika (jiwa) yang berat (dengan dosa) memanggil (jiwa lain) kepada memikul bebannya, tidak bisa dipikul dari padanya (biarpun) sedikit, walau pun (yang dipanggil) itu adalah ia keluarga yang hamoir. Hanya engkau ancam orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka di tempat yang tesembunyi,3167) dan mendirikan sembahyang; karena barang siapa jadi bersih, maka tidak ia jadi bersih melainkan buat (keuntungan) dirinya; dan kepada Allah-lah tempat kembali.

3167) Yaitu mereka yang takut kepada Allah dengan ikhlas, walaupun di tempat yang tidak dilihat oleh manusia, bukan seperti takut yang diunjukkan oleh orang-orang yang munafik.


﴿ وَمَا يَسْتَوِى الْاَعْمٰى وَالْبَصِيْرُ ۙ ١٩ ﴾


19.Dan tidak sama orang yang buat dan yang melek;


﴿ وَلَا الظُّلُمٰتُ وَلَا النُّوْرُۙ ٢٠ ﴾


20.Dan tidak (sama) kegelapan-kegelapan dan tidak caha;3168)

3168) Tidak sama gelap dengan terang.


﴿ وَلَا الظِّلُّ وَلَا الْحَرُوْرُۚ ٢١ ﴾


21.Dan tidak (sama) teduh dan tidak panas;3169)

3169) Teduh dan panas tidak sama.


﴿ وَمَا يَسْتَوِى الْاَحْيَاۤءُ وَلَا الْاَمْوَاتُۗ اِنَّ اللّٰهَ يُسْمِعُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَمَآ اَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَّنْ فِى الْقُبُوْرِ ٢٢ ﴾


22.Dan tidak sama orang-orang yang hidup dan tidak orang-orang yang mati;3170) sesungguhnya Allah (bisa) membikin dengar siapa yang Ia kehendaki, sedang engkau tidak bisa membikin dengar orang-orang yang dikubur-kubur.3171)

3170) tidak sama orang yang hidup dengan orang yang mati.

3171) Engkau tidak bisa membikin kafir-kafir yang keras kepala itu mendengar ajaranmu sebagaimana tidak bisa engkau bikin orang-orang yang dalam kubur mendengar.


﴿ اِنْ اَنْتَ اِلَّا نَذِيْرٌ ٢٣ ﴾


23.Engkau tidak lain kecuali seorang pengancam.


﴿ اِنَّآ اَرْسَلْنٰكَ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَّنَذِيْرًا ۗوَاِنْ مِّنْ اُمَّةٍ اِلَّا خَلَا فِيْهَا نَذِيْرٌ ٢٤ ﴾


24.Sesungguhnya Kami utusmu dengan (membawa) kebenaran sebagai penggemar dan pengancam; dan tidak ada satu pun umat melainkan telah lewat padanya seorang pengancam,3172)

3172) Maksudnya, bahwa tiap-tiap umat yang besar telah dikirim kepadanya seorang nabi, rasul atau pengancam.


﴿ وَاِنْ يُّكَذِّبُوْكَ فَقَدْ كَذَّبَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚجَاۤءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ وَبِالزُّبُرِ وَبِالْكِتٰبِ الْمُنِيْرِ ٢٥ ﴾


25.Dan jika mereka dustakan-mu, maka (tidak aneh, karena) sesungguhnya orang-orang yang dahulu dari mereka telah dustakan, padahal telah datang kepada mereka rasul-rasul (untuk) mereka dengan keterangan-keterangan dan risalah-risalah dan kitab yang menerangkan.3173)

3173) Keterangan-keterangan: Mu’jizat-mu’jizat, Risalah-risalah: Kitab-kitab kecil atau kitab-kitab berisi satu-satu fasal. Kitab yang menerangkan: Kitab agama dan hukum yang cukup.

﴿ ثُمَّ اَخَذْتُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَكَيْفَ كَانَ نَكِيْرِ ࣖ ٢٦ ﴾


26.Kemudian, 3174) Aku siksa mereka yang kufur, maka bagaimanakah (pedihnya) kemurkaan-Ku?

3174) Setelah mereka dustakan dan tolak kebenaran, maka Aku siksa mereka.


﴿ اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءًۚ فَاَخْرَجْنَا بِهٖ ثَمَرٰتٍ مُّخْتَلِفًا اَلْوَانُهَا ۗوَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ ۢبِيْضٌ وَّحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهَا وَغَرَابِيْبُ سُوْدٌ ٢٧ ﴾


27.Tidakkah engkau lihat, bahwa sesungguhnya Allah telah turunkan air dari langit, lalu Kami keluarkan dengan (air) itu buah-buah yang bermacam-macam warnanya; dan dari gunung-gunung (ada) beberapa aliran: putih dan merah yang bermacam-macam warnanya dan yang sangat hitam?


﴿ وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَاۤبِّ وَالْاَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ كَذٰلِكَۗ اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ ٢٨ ﴾


28.Dan dari manusia dan binatang merayap dan binatang ternak, (ada) yang bermacam-macam warnanya. Demikianlah! Tidak takut kepada Allah dari hamba-hamba-Nya melainkan ‘Ulama;3175) sesungguhnya Allah itu Gagah, Pengampun.

3175) Ulama: Orang-orang alim, orang-orang yang tahu kekuasaan Allah dan rahmat-Nya.


﴿ اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَۙ ٢٩ ﴾


29.Sesungguhnya orang-orang yang membaca kitab Allah, dan mendirikan sembahyang dan membelanjakan dengar tersembunyi dan dengan sebahagian dari apa yang Kami kurniakan kepada mereka, (berarti) mengharap satu perdagangan yang tidak akan kendor.3176)

3176) Orang-orang yang kerjakan apa-apa yang tersebut, berarti mengharap dari Allah balasan yang tidak akan ada kendor atau sepinya.


﴿ لِيُوَفِّيَهُمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّهٗ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ ٣٠ ﴾


30.Lantaran Ia akan sempurnakan bagi mereka ganjaran-ganjaran mereka, dan Ia akan tambah buat mereka dari kurnia-Nya,3177) (karena) sesungguhnya Ia itu Pengampun, Penerimakasih.

3177) Di Ayat 29 disebut: “Perdagangan yang tidak akan kendor”. Dikatakan demikian karena Allah akan kasi ganjaran dengan tambahan.


﴿ وَالَّذِيْٓ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ هُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِۗ اِنَّ اللّٰهَ بِعِبَادِهٖ لَخَبِيْرٌۢ بَصِيْرٌ ٣١ ﴾


31.Dan sesuatu yang Kami wahyukan kepadamu dari Kitab itu3178) ialah yang benar, padahal membuktikan3179) apa yang (tersebut di kitab-kitab) sebelumnya; sesungguhnya Allah itu Mengetahui, Melihat akan hamba-hamba-Nya.

3178) Kitab itu: Al-Qur’an itu.

3179) Kitab-kitab agama yang dahulu telah terangkan kedatangan nabi Muhammad dan Al-Qur’an, maka kedatangan Al-Qur’an ini mencocoki atau membetulkan khabar itu.


BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Fatir Ayat 1-14