سباء
SABA’
(SABA’)
Surah ke 34: 54 Ayat
Diwahyukan di MAKKAH
Juz 22
Ayat 1-14
بسم الله الرحمن الرحيم
﴿ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِى الْاٰخِرَةِۗ وَهُوَ الْحَكِيْمُ الْخَبِيْرُ ١ ﴾
1. Sekalian puji kepunyaan Allah, Yang kepunyaan-Nyalah apa-apa yang di langit dan apa-apa yang di bumi; dan kepunyaan-Nyalah sekalian pujian di Akhirat; dan Ia-lah Yang bijaksana, Yang mengetahui.
﴿ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى الْاَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاۤءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيْهَاۗ وَهُوَ الرَّحِيْمُ الْغَفُوْرُ ٢ ﴾
2. Ia mengetahui apa yang masuk di bumi, dan apa yang keluar dari padanya, dan apa yang turun dari langit, dan apa yang naik kepadanya, dan Ia-lah, Penyayang, Pengampun.
﴿ وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَا تَأْتِيْنَا السَّاعَةُ ۗقُلْ بَلٰى وَرَبِّيْ لَتَأْتِيَنَّكُمْۙ عٰلِمِ الْغَيْبِۙ لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِى السَّمٰوٰتِ وَلَا فِى الْاَرْضِ وَلَآ اَصْغَرُ مِنْ ذٰلِكَ وَلَآ اَكْبَرُ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍۙ ٣ ﴾
3. Dan orang-orang yang kafir itu berkata: “Tidak akan datang kepada kita Kiamat”. Katalah: “Tidak begitu! Demi Tuhanku Yang mengetahui gaib! Sesungguhnya (Kiamat) itu akan datang kepada kamu”. Tidak tersembunyi dari pada-Nya, setimbang hama di langit dan tidak di bumi, dan tidak yang lebih kecil dari padanya, dan tidak yang lebih besar, bahkan tersebut di Kitab 3099) yang nyata.
3099) Di kitab: di al-Lauhil mahfuz.
﴿ لِّيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ ٤ ﴾
4. Untuk Ia mengganjar orang-orang yang beriman dan beramal baik; mereka itu akan mendapat keampunan dan rezeki yang mewah.
﴿ وَالَّذِيْنَ سَعَوْ فِيْٓ اٰيٰتِنَا مُعٰجِزِيْنَ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ مِّنْ رِّجْزٍ اَلِيْمٌ ٥ ﴾
5. Dan orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh pada (merusak) ayat-ayat Kami, adalah bagi mereka ‘adzab yang pedih dari (jenis) siksaan.
﴿ وَيَرَى الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ هُوَ الْحَقَّۙ وَيَهْدِيْٓ اِلٰى صِرَاطِ الْعَزِيْزِ الْحَمِيْدِ ٦ ﴾
6. Dan orang-orang yang diberi ilmu memandang sesuatu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah benar dan memimpin ke jalan (Tuhan) Yang gagah, Yang terpuji.
﴿ وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا هَلْ نَدُلُّكُمْ عَلٰى رَجُلٍ يُّنَبِّئُكُمْ اِذَا مُزِّقْتُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍۙ اِنَّكُمْ لَفِيْ خَلْقٍ جَدِيْدٍۚ ٧ ﴾
7. Dan orang-orang yang kufur berkata: “Maukah kami tunjukkan kepada kamu seorang laki-laki yang mengkhabarkan kepada kamu – apabila kamu sudah dihancurkan (di kubur) sehancur-hancurnya – bahwasanya kamu (akan dibangkitkan) di satu kejadian yang baru?”3100)
3100) Ketua-ketua kafirin berkata kepada kaumnya dengan cara mengejek nabi Muhammad: “Maukah kami beritahu kepada kamu orang yang berkata bahwa kita akan dihidupkan kembali sesudah kita hancur lebur dan lunak luluh di kubur?”
﴿ اَفْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اَمْ بِهٖ جِنَّةٌ ۗبَلِ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ فِى الْعَذَابِ وَالضَّلٰلِ الْبَعِيْدِ ٨ ﴾
8. “Apakah ia berdusta atas nama Allah ataukah ada padanya penyakit gila?” 3101) tidak! Tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada Akhirat itu di dalam ‘adzab dan (di dalam) kesesatan yang jauh.3102)
3101) Pendengar perkataan ketua-ketua itu berkata: “Apakah Muhammad itu menjual nama Allah ataukah ia gila?”
3102) Tuhan menjawab: “Tidak!” tetapi orang-orang yang tidak mau beriman kepadanya akan tersiksa dan di dalam kesesatan yang jauh dari kebenaran”
﴿ اَفَلَمْ يَرَوْا اِلٰى مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِۗ اِنْ نَّشَأْ نَخْسِفْ بِهِمُ الْاَرْضَ اَوْ نُسْقِطْ عَلَيْهِمْ كِسَفًا مِّنَ السَّمَاۤءِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيْبٍ ࣖ ٩ ﴾
9. Maka apakah mereka tidak lihat di hadapan mereka dan di belakang mereka dari langit dan bumi?3103) jika Kami mau, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami gugurkan di atas mereka keping-keping dari langit. Sesungguhnya di tentang itu ada satu tanda3104) bagi tiap-tiap hamba yang bertaubat.
3103) Kalau manusia memperhatikan kelilingnya, niscaya tidak terlihat melainkan bumi dan langit. Apakah tidak cukup bumi dan langit dan isi-isinya jadi pembuka akal dan pikiran?
3104) Tanda: Tanda kekuasaan Allah.
﴿ ۞ وَلَقَدْ اٰتَيْنَا دَاوٗدَ مِنَّا فَضْلًاۗ يٰجِبَالُ اَوِّبِيْ مَعَهٗ وَالطَّيْرَ ۚوَاَلَنَّا لَهُ الْحَدِيْدَۙ ١٠ ﴾
10.Dan sesungguhnya kami telah beri kepada Daud satu kurnia dari Kami (yaitu perintah Kami): “Hai gunung-gunung dan burung-burung, ulang-ulangilah pujian3105) bersama dia: 3106) dan Kami telah lembutkan besi buat dia”3107)
3105) Pujian: Ucapan memuji Tuhan atau Ibadah.
3106) “Dia” di sini maksudnya nabi Daud.
3107) Tuhan beri kepada nabi Daud kekuatan atau kebiasaan pada menggunakan besi sebagaimana ia ingini.
﴿ اَنِ اعْمَلْ سٰبِغٰتٍ وَّقَدِّرْ فِى السَّرْدِ وَاعْمَلُوْا صَالِحًاۗ اِنِّيْ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ ١١ ﴾
11.(Kami perintah): “Hendaklah engkau 3108) buat (baju besi) yang labuh dan hendaklah engkau berlaku sedang pada menenunnya; dan hendaklah kamu3109) berbuat (pekerjaan) yang baik, karena sesungguhnya Aku melihat apa-apa yang kamu kerjakan.
3108) Engkau: Daud.
3109) “Kamu” di sini maksudnya nabi Daud dan familinya atau umatnya.
﴿ وَلِسُلَيْمٰنَ الرِّيْحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَّرَوَاحُهَا شَهْرٌۚ وَاَسَلْنَا لَهٗ عَيْنَ الْقِطْرِۗ وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَّعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِاِذْنِ رَبِّهٖۗ وَمَنْ يَّزِغْ مِنْهُمْ عَنْ اَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيْرِ ١٢ ﴾
12.Dan (Kami mudahkan) bagi Sulaiman angin; jalan paginya sebulan dan jalan petangnya sebulan3110) dan Kami alirkan baginya mata air dari tembaga; 3111) dan Kami (mudahkan) sebahagian dari jin bekerja di hadapannya3112) dengan idzin Tuhannya; dan barang siapa dari mereka berpaling dari perintah Kami niscaya Kami rasakan baginya dari ‘adzab api yang bernyala.
3110) Ayat ini dengan tegas menunjukkan bahwa angin itu Tuhan tundukkan di bawah kekuasaan nabi Sulaiman buat ia gunakan dalam perjalanan pagi sejauh sebulan dan dalam perjalanan petang sejauh sebulan.
Ada orang artikan bahwa kekuasaan Nabi Sulaiman lebarnya ke Timur perjalanan sebulan dan ke Barat perjalanan sebulan; dan ada pula yang artikan, bahwa Allah beri nabi Sulaiman berkuasa di laut jauh ke sana sebulan dan ke sini sebulan.
Dua-dua arti tersebut tidak cocok dengan kalimat yang ada di ayat itu, karena kalau betul demikian, tentu tidak perlu disebut pagi dan petang.
3111) Ini berarti bahwa Tuhan jadikan tembaga cair sebagai air buat nabi Sulaiman. Ada orang artikan bahwa Allah mudahkan tembaga buat nabi Sulaiman hingga jadi seolah-olah air yang mengalir buat dia.
3112) ini menunjukkan bahwa Tuhan perintah jin bekerja buat nabi Sulaiman. Ada orang yang artikan jin itu orang yang jauh. Arti ini sangat jauh dan tidak setuju dengan kalimah ayat dan tidak dengan susunannya.
﴿ يَعْمَلُوْنَ لَهٗ مَا يَشَاۤءُ مِنْ مَّحَارِيْبَ وَتَمَاثِيْلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُوْرٍ رّٰسِيٰتٍۗ اِعْمَلُوْٓا اٰلَ دَاوٗدَ شُكْرًا ۗوَقَلِيْلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُوْرُ ١٣ ﴾
13.Mereka 3113) kerjakan buatnya apa yang ia kehendaki dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung3114) dan piring-piring seperti kolam-kolam dan kuali-kuali yang tetap.3115) “Kerjakanlah syukur,3116) hai keluarga Daud”! tetapi sedikit yang syukur dari hamba-hamba-Ku.
3113) Mereka: Jin-jin itu/
3114) Ini berarti bahwa membikin patung-patung di zaman itu tidak terlarang.
3115) Yakni piring yang besar-besar seperti kolam dan kuali yang besar-besar dan tetap atas tungku (dapur) untuk menyediakan perjamuan yang pantas dengan kerajaannya.
3116) Kerjakanlah syukur: Bersyukurlah, hai keluarga Daud!
﴿ فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ الْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلٰى مَوْتِهٖٓ اِلَّا دَاۤبَّةُ الْاَرْضِ تَأْكُلُ مِنْسَاَتَهٗ ۚفَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ الْجِنُّ اَنْ لَّوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ الْغَيْبَ مَا لَبِثُوْا فِى الْعَذَابِ الْمُهِيْنِۗ ١٤ ﴾
14.Maka tatkala Kami hukumkan mati atasnya, tidak menunjukkan kepada mereka atas kematiannya melainkan ulat bumi yang makan tongkatnya. Maka tatkala ia jatuh ternyata bagi jin, bahwa kalau mereka tahu perkara ghaib, tentu tidak mereka dalam ‘adzab yang menghina. 3117)
3117) Menurut ahli-ahli riwayat, bahwa Allah perintah jin-jin taat kepada nabi Sulaiman dalam beberapa hal yang salah satunya ialah pada membangunkan Al-Baitul Muqaddas. Nabi Sulaiman minta kepada Tuhan, bahwa sekiranya ia akan mati sebelum sempurna pembangunan Al-Baitul Muqaddas, supaya khabar itu jangan diketahui oleh jin-jin yang bekerja, nabi Sulaiman mati di atas kursinya dalam keadaan duduk bertekan tongkat.
BACA JUGA:Tafsir Al-Furqan Surat Al-Ahzab Ayat 53-73