الأحزاب
AL-AHZAB
(GOLONGAN-GOLONGAN)
Surah ke 33: 73 Ayat
Diwahyukan di MADINAH
Juz 22
Ayat 53-73
﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتَ النَّبِيِّ اِلَّآ اَنْ يُّؤْذَنَ لَكُمْ اِلٰى طَعَامٍ غَيْرَ نٰظِرِيْنَ اِنٰىهُ وَلٰكِنْ اِذَا دُعِيْتُمْ فَادْخُلُوْا فَاِذَا طَعِمْتُمْ فَانْتَشِرُوْا وَلَا مُسْتَأْنِسِيْنَ لِحَدِيْثٍۗ اِنَّ ذٰلِكُمْ كَانَ يُؤْذِى النَّبِيَّ فَيَسْتَحْيٖ مِنْكُمْ ۖوَاللّٰهُ لَا يَسْتَحْيٖ مِنَ الْحَقِّۗ وَاِذَا سَاَلْتُمُوْهُنَّ مَتَاعًا فَسْـَٔلُوْهُنَّ مِنْ وَّرَاۤءِ حِجَابٍۗ ذٰلِكُمْ اَطْهَرُ لِقُلُوْبِكُمْ وَقُلُوْبِهِنَّۗ وَمَا كَانَ لَكُمْ اَنْ تُؤْذُوْا رَسُوْلَ اللّٰهِ وَلَآ اَنْ تَنْكِحُوْٓا اَزْوَاجَهٗ مِنْۢ بَعْدِهٖٓ اَبَدًاۗ اِنَّ ذٰلِكُمْ كَانَ عِنْدَ اللّٰهِ عَظِيْمًا ٥٣ ﴾
53.Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu masuk ke rumah-rumah Nabi, kecuali diidzinkan bagi kamu buat makan dengan keadaan kamu tidak mengintip=intip waktu (sedia makanan);3072) tetapi apabila dipanggil, hendaklah kamu masuk; maka apabila sudah makan, hendaklah kamu bertebaran;3073) dan tidak boleh (kamu) bersenang-senang buat omong-omong, karena sesungguhnya yang demikian itu mengganggu Nabi, tetapi ia malu kepada kamu, sedang Allah tidak malu kepada kebenaran; dan apabila kamu minta kepada (istri-istri Nabi) itu sesuatu benda, maka mintalah dari belakang tirai;3074) yang demikian, lebih bersih buat hati kamu dan hati mereka; dan tidak boleh ganggu Rasulullah, dan tidak boleh sekali-kali kamu berkawin dengan istri-istrinya sesudah (wafatnya); karena sesungguhnya yang demikian itu adalah (dosa) yang besar di sisi Allah.
3072) Janganlah kamu dengan sengaja datang ke rumah Nabi di waktu akan diatur makanan.
3073) Maknanya, sehabis makan, hendaklah kamu bubar; janganlah terus duduk lagi buat omong-omong.
3074) Maksudnya, hendaklah ada dinding antara kamu dan istri-istri Nabi.
﴿ اِنْ تُبْدُوْا شَيْـًٔا اَوْ تُخْفُوْهُ فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا ٥٤ ﴾
54.Jika kamu terangkan sesuatu atau kamu sembunyikan dia, maka sesungguhnya adalah Allah Mengetahui tiap-tiap suatu.3075)
3075) Ayat ini satu sindiran terhadap orang-orang yang menyembunyikan dan orang-orang yang telah ucapkan hendak berkawin janda-janda Rasulullah sesudah meninggalnya.
﴿ لَا جُنَاحَ عَلَيْهِنَّ فِيْٓ اٰبَاۤىِٕهِنَّ وَلَآ اَبْنَاۤىِٕهِنَّ وَلَآ اِخْوَانِهِنَّ وَلَآ اَبْنَاۤءِ اِخْوَانِهِنَّ وَلَآ اَبْنَاۤءِ اَخَوٰتِهِنَّ وَلَا نِسَاۤىِٕهِنَّ وَلَا مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُنَّۚ وَاتَّقِيْنَ اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدًا ٥٥ ﴾
55.Tidak ada halangan atas mereka3076) pada (berjumpa) bapa-bapa mereka dan anak laki-laki mereka, dan saudara-saudara laki-laki mereka, dan anak-anak bagi saudara-saudara laki-laki mereka, dan anak-anak bagi saudara-saudara perempuan mereka,3077) dan apa-apa yang dimiliki oleh tangan-tangan kanan mereka;3078) dan hendaklah kamu takut kepada Allah;3079) karena sesungguhnya adalah Allah Menyaksikan tiap-tiap suatu.
3076) Tidak terlarang istri-istri Nabi berjumpa bapa-bapa mereka dan....
3077) Perempuan-perempuan mereka maksudnya, perempuan-perempuan Islam.
3078) Budak-budak belian mereka.
3079) Hendaklah kamu (istri-istri Nabi) takut kepada Allah dalam urusan menjaga diri-diri kamu.
﴿ اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ٥٦ ﴾
56.Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Nya bersalawat3080) atas Nabi. Hai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah atasnya,3081) dan berilah salam3082) dengan sesungguhnya.3083)
3080) Salat atau Salawat itu mempunyai beberapa arti: Sembahyang; mintakan rahmat; mendo’akan; puji; beri rahmat.
3081) Lafaz Shalawat yang kita diajar oleh Nabi mengucapkannya, ialah seperti yang tersebut di Attahiyat, yaitu “Allahumma Shalli ‘Ala Muhammad....”
3082) Beri salam itu ialah ucapan kalimah “Assalamu’alaika aiyuhan-Nabi” seperti yang tersebut di Attahiyat juga, bersama artinya.
3083) Dengan sesungguhnya itu maksudnya, janganlah kita ucapkan salam kepada Nabi dalam sembahyang, atau kita ucapkan salam di antara kita dengan tidak memperhatikan artinya.
﴿ اِنَّ الَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ وَاَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُّهِيْنًا ٥٧ ﴾
57.Sesungguhnya orang-orang yang mengganggu3084) Allah dan Rasul-Nya, dilaknat3085) mereka oleh Allah di dunia dan Akhirat, dan Ia sediakan bagi mereka ‘adzab yang menghina.
3084) Mengganggu Allah: Mengganggu agama-Nya.
3085) Dilaknat oleh Allah. Dijauhkan dari rahmat. Malaikat melaknat seseorang: Mereka minta Allah jauhkan orang itu dari rahmat-Nya.
﴿ وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ ٥٨ ﴾
58.Dan orang-orang yang mengganggu Mukminin dan Mukminat dengan sesuatu yang mereka tidak kerjakan,3086) maka sesungguhnya mereka memikul dusta yang besar dan dosa yang nyata.
3086) Yakni, mengganggu atau menyakiti mukminin atau mukminat dengan suatu fitnah, umpama mengatakan mereka berzina padahal mereka tidak kerjakan.
﴿ يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِّاَزْوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَاۤءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيْبِهِنَّۗ ذٰلِكَ اَدْنٰىٓ اَنْ يُّعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا ٥٩ ﴾
59.Hai Nabi! Suruhlah istri-istrimu, dan anak-anak perempuanmu dan perempuan-perempuan mukminin, mengulurkan jilbab3087) mereka atas (muka-muka) mereka. Yang demikian itu sekurang-kurang (cara) buat dikenal3088) mereka, supaya mereka tidak diganggu, dan adalah Allah Pengampun, Penyayang.
3087) Jilbab: Satu pakaian yang menutup segenap badan atau sebahagian besar dari badan sebelah atas.
3088) Disuruh atur pakaian demikian supaya dikenal sebagai perempuan-perempuan Mukminat dan tidak diganggu oleh orang-orang munafik yang jahat.
﴿ ۞ لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ الْمُنٰفِقُوْنَ وَالَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْمُرْجِفُوْنَ فِى الْمَدِيْنَةِ لَنُغْرِيَنَّكَ بِهِمْ ثُمَّ لَا يُجَاوِرُوْنَكَ فِيْهَآ اِلَّا قَلِيْلًا ٦٠ ﴾
60.Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik dan mereka yang di hatinya ada penyakit3089) dan penggempar-penggempar3090) di Madinah,3091) niscaya Kami bangkitkanmu3092) terhadap mereka kemudian, tidak akan mereka bertetangga denganmu di (Madinah) itu melainkan sedikit (masa).
3089) Penyakit: maksiat: dengki.
3090) Penggempar: Pembikin Khabar-khabar dusta supaya Muslimin takut; propokateur.
3091) Madinah itu negeri yang Nabi berpindah kepadanya; kota; ibu kota.
3092) Yakni, Kami akan idzinkanmu memerangi mereka.
﴿ مَلْعُوْنِيْنَۖ اَيْنَمَا ثُقِفُوْٓا اُخِذُوْا وَقُتِّلُوْا تَقْتِيْلًا ٦١ ﴾
61.(Mereka) dilaknat di mana saja mereka berada; mereka ditangkap dan dibunuh dengan hebat.
﴿ سُنَّةَ اللّٰهِ فِى الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ ۚوَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللّٰهِ تَبْدِيْلًا ٦٢ ﴾
62.(Yang demikian) sunnat Allah di (golongan) orang-orang yang telah lewati lebih dahulu, dan tidak akan engkau dapati perubahan di sunnah Allah.
﴿ يَسْـَٔلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِۗ قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللّٰهِ ۗوَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُوْنُ قَرِيْبًا ٦٣ ﴾
63.Manusia akan bertanya kepadamu dari hal Sa’at itu.3093) Jawablah: “Pengetahuan di tentangnya hanya di sisi Allah”; dan apakah yang membikinmu3094) tahu barangkali Sa’at itu hampir?
3093) Sa’at, maksudnya hari Kiamat, atau Sa’at kejatuhan kaum musyrikin dan munafiqin.
3094) Hai Muhammad! Siapa tahu barangkali Kiamat itu hampir sampai! Tidak ada yang tahu melainkan Allah.
﴿ اِنَّ اللّٰهَ لَعَنَ الْكٰفِرِيْنَ وَاَعَدَّ لَهُمْ سَعِيْرًاۙ ٦٤ ﴾
64.Sesungguhnya Allah telah laknat orang-orang kafir; dan Ia telah sediakan untuk mereka api yang sangat panas.
﴿ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۚ لَا يَجِدُوْنَ وَلِيًّا وَّلَا نَصِيْرًا ۚ ٦٥ ﴾
65.Hal keadaan mereka kekal padanya selama-lama; tidak mereka mendapat pengurus dan tidak penolong.
﴿ يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوْهُهُمْ فِى النَّارِ يَقُوْلُوْنَ يٰلَيْتَنَآ اَطَعْنَا اللّٰهَ وَاَطَعْنَا الرَّسُوْلَا۠ ٦٦ ﴾
66.Pada hari yang dijerumuskan muka-muka mereka di neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya kalau kita telah ta’at kepada Allah dan Rasul”.
﴿ وَقَالُوْا رَبَّنَآ اِنَّآ اَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاۤءَنَا فَاَضَلُّوْنَا السَّبِيْلَا۠ ٦٧ ﴾
67.Dan mereka berkata: “Hai Tuhan kami! Kami telah ta’at kepada ketua-ketua kami dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka sesatkan kami (dari) jalan (Mu) itu”.
﴿ رَبَّنَآ اٰتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيْرًا ࣖ ٦٨ ﴾
68.“hai Tuhan kami! Berilah kepada mereka dua ganda dari ‘adzab dan ktuklah mereka satu kutukan yang besar”.
﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ اٰذَوْا مُوْسٰى فَبَرَّاَهُ اللّٰهُ مِمَّا قَالُوْا ۗوَكَانَ عِنْدَ اللّٰهِ وَجِيْهًا ۗ ٦٩ ﴾
69.Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadi seperti mereka yang menyakiti Musa, lalu Allah selamatkan dia dari apa yang mereka katakan: 3095) dan adalah ia, di sisi Allah, orang yang terhormat.
3095) Ada riwayat mengatakan bahwa Nabi Musa dan nabi Harun pergi ke gunung. Di sana meninggal nabi Harun. Kaum Bani Israil tuduh nabi Musa bunuh dia.
﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ ٧٠ ﴾
70.Hai orang-orang yang beriman! Berbaktilah kepada Allah, dan ucapkanlah perkataan yang beres.
﴿ يُّصْلِحْ لَكُمْ اَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا ٧١ ﴾
71.Supaya Ia bereskan untuk kamu amal-amal kamu,3096) dan Ia ampunkan bagi kamu dosa-dosa kamu; karena barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya ia jaya satu kejayaan yang besar.
3096) Yakni Allah akan pimpin kamu untuk mengerjakan amal yang berguna.
﴿ اِنَّا عَرَضْنَا الْاَمَانَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَالْجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَاَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْاِنْسَانُۗ اِنَّهٗ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًاۙ ٧٢ ﴾
72.Sesungguhnya Kami telah tawarkan “amanat” itu3097) kepada langit dan bumi dan gunung-gunung, maka mereka enggan memikulnya dan mereka khawatir di tentangnya, tetapi dipikul dia oleh manusia; sesungguhnya (manusia) itu penganiaya (diri), bodoh.
3097) Amanat yang tersebut di ayat ini berselisihan ahli tafsir pada mengartikan.
Ada yang tafsirkan “amanat” dengan amanat yang biasa kita ketahui. Ada yang artikan agama, ada yang artikan taat.
Pada pandangan saya, “amanat” itu bisa diartikan “omong benar” karena ayat-ayat yang dahulu dari ayat ini dan ayat yang berikutnya mencela fitnah (dusta), menyuruh omong benar, mencela munafiqin dan musyrikin yang memfitnah dan membohong.
Apa sebab Tuhan tawarkan “amanat” itu kepada bumi dan langit, padahal bukan tempat amanat? Jawabnya, bahwa lantaran fitnah adalah satu kejahatan yang sangat besar, sedang kebenaran itu sebaliknya, maka Tuhan hadapkan hal tersebut kepada bumi dan langit, karena hendak menunjukkan kepentingannya kepada manusia, yaitu bahwa lantaran beratnya amanat itu hingga bumi dan langit tidak sanggup memikulnya, tetapi golongan manusia terima dia karena memang di golongan manusialah ada penganiaya diri dan bodoh.
﴿ لِّيُعَذِّبَ اللّٰهُ الْمُنٰفِقِيْنَ وَالْمُنٰفِقٰتِ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَالْمُشْرِكٰتِ وَيَتُوْبَ اللّٰهُ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا ࣖ ٧٣ ﴾
73.Supaya3098) (berakibat) Allah menyiksa munafiqin dan munafiqat, dan musyrikin dan musyrikat, dan Ia ampunkan Mukminin dan Mukminat, karena adalah Allah, Pengampun, Penyayang.
3098) Yakni penerimaan jenis manusia akan “amanat” itu menyebabkan mereka yang munafik dan musyrik tersiksa lantaran tidak mau kembali kepada kebenaran, dan menyebabkan kaum Mukminin yang berdosa dapat keampunan, bertaubat.
BACA JUGA:Tafsir Al-Furqan Surat Al-Ahzab Ayat 41-52