Dari Halaman Sekolah hingga Piala Soeratin, Kisah Perjuangan Alfan dan Pengorbanan Orang Tua di Balik Prestasi

oleh M Aditya Ramadan

•

04 November 2026 | 16:12

Alfan Rizqi Mutho, santri kelas X-A Pesantren PERSIS 45 Rahayu yang juga skuad Persib Bandung U-15 bersama kedua orang tua.

Sementara itu, Alfan memiliki target untuk terus meningkatkan kemampuan dan meniti karier sebagai pemain sepak bola profesional. Ia bercita-cita membela Persib Bandung di tim senior hingga mendapatkan kesempatan memperkuat Tim Nasional Indonesia.


Alfan juga menyadari bahwa pencapaian tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab sebagai santri. Ia mengajak teman-teman santri yang memiliki bakat di bidang tertentu untuk berani mengembangkan potensi dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi proses.


"Jangan pernah takut untuk bermimpi dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Kalau memang memiliki bakat di bidang tertentu, jangan malu untuk mengembangkannya dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Tetap utamakan pendidikan, jaga ibadah, hormati orang tua dan guru, serta jangan lupa meminta doa dan restu mereka," pesannya.


Perjalanan Alfan menunjukkan bahwa pengembangan bakat membutuhkan kedisiplinan, konsistensi, dan dukungan keluarga. Keberhasilannya bersama Persib U-15 di Piala Soeratin 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa prestasi di bidang olahraga dapat diraih tanpa meninggalkan pendidikan dan tanggung jawab sebagai santri.


[]

BACA JUGA:

Sepak Bola dan Pendidikan Beriringan, Pesantren PERSIS 45 Rahayu Dukung Prestasi Santri Alfan Rizqi Mutho