Bandung, persis.or.id - Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Persatuan Islam (DPD HIPPI) Kota Bandung resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I sebagai momentum memperkuat sinergi para pengusaha Persatuan Islam (PERSIS) dalam membangun kemandirian ekonomi umat.
Kegiatan tersebut dihadiri puluhan anggota dan pengurus HIPPI Persatuan Islam (PERSIS) Kota Bandung, di Hotel Aseilia Kota Bandung, Kamis 30 Juli 2026.
Musda I DPD HIPPI Kota Bandung menjadi tonggak awal terbentuknya kepengurusan definitif organisasi yang diharapkan mampu menghimpun para pelaku usaha di lingkungan PERSIS.
Forum ini juga menjadi wadah menyusun program strategis untuk mendukung kemajuan jamiyyah melalui sektor ekonomi.
Caretaker DPD HIPPI Kota Bandung, H. Rubi Hadiansah, mengatakan penyelenggaraan Musda merupakan bentuk ikhtiar melanjutkan semangat perjuangan almarhum H. Atep dalam membesarkan organisasi HIPPI sebagai bagian dari perjuangan di lingkungan PERSIS.
"Musda ini membawa semangat almarhum H. Atep yang sejak awal berjuang di jamiyyah melalui HIPPI. Kami meyakini HIPPI akan menjadi organisasi yang besar dan mampu membesarkan jamiyyah Persatuan Islam," ujar Rubi Hadiansah.
Ia menjelaskan, sebanyak 36 anggota hadir dalam Musda I tersebut. Kehadiran para anggota menunjukkan besarnya komitmen untuk bersama-sama membangun organisasi dan memperkuat kolaborasi antarpengusaha yang berada di bawah naungan PERSIS.
Menurut Rubi, kolaborasi menjadi kunci dalam membangun kekuatan ekonomi umat. Melalui sinergi yang baik, HIPPI diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan PERSIS, khususnya di Kota Bandung.
"Kami berharap seluruh anggota dapat berkolaborasi untuk memajukan jamiyyah. Semangat kami adalah membesarkan PD PERSIS Kota Bandung melalui pembangunan perekonomian dan kemandirian ekonomi umat," katanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah (PD) PERSIS Kota Bandung, H. Andri Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Musda I setelah melalui penantian yang cukup panjang. Menurutnya, forum tersebut telah dinantikan selama hampir dua tahun.
"Alhamdulillah, ini sudah kami tunggu hampir dua tahun dan baru dapat terwujud hari ini. Ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pengusaha di lingkungan Persatuan Islam," ujar Andri Mulyadi.
Ia menegaskan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui lisan dan pemikiran, tetapi juga harus ditopang oleh berbagai aspek kehidupan, termasuk kekuatan ekonomi yang dimiliki umat Islam.
Menurut Andri, para pengusaha muslim harus menjadikan keimanan sebagai fondasi utama dalam menjalankan aktivitas bisnis sehingga keberhasilan yang diraih tidak hanya bersifat material, tetapi juga bernilai ibadah.
"Kalau ingin sukses, pengusaha harus dilandasi nilai-nilai keimanan. Ketika nilai itu dihimpun dalam Persatuan Islam, maka akan lahir pengusaha yang berlandaskan ajaran Islam dan mampu berjuang dengan hartanya," tuturnya.
Ia menambahkan, PERSIS memiliki peran penting dalam membimbing para pengusaha agar mampu menjalankan usaha secara profesional sekaligus tetap berada pada koridor syariat Islam.
"Persatuan Islam membimbing para pengusaha agar memperoleh keselamatan dunia dan akhirat. Karena itu, orientasi usaha bukan hanya keuntungan, tetapi juga keberkahan," katanya.
Lebih lanjut, Andri berharap kehadiran DPD HIPPI Kota Bandung mampu mempererat sinergi antarpengusaha muslim, sehingga dapat melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun atas dasar keimanan akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan kegiatan ekonomi yang produktif sekaligus mendukung program-program jamiyyah PERSIS.
Selain memperkuat jaringan usaha, DPD HIPPI Kota Bandung juga berkomitmen menghadirkan solusi bagi kebutuhan umat, khususnya dalam mendukung pengembangan usaha berbasis syariah.
Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah membuka kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempermudah proses pengurusan sertifikasi halal bagi para pelaku usaha.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk para anggota HIPPI, sekaligus memberikan jaminan kehalalan produk yang dipasarkan kepada masyarakat.
Melalui Musda I ini, DPD HIPPI Kota Bandung optimistis mampu menjadi motor penggerak lahirnya pengusaha-pengusaha muslim yang tangguh, berintegritas, serta berkomitmen memajukan perekonomian umat dan memperkuat peran PERSIS di Kota Bandung.
[]
BACA JUGA:HIPPI Salurkan Bantuan Rp206 Juta Lewat LAZ PERSIS untuk Korban Bencana di Wilayah Sumatera