- Faisal mengajak seluruh pesantren Persis untuk menjadikan kesehatan, kebersihan dan kenyamanan sebagai trade mark Pesantren. “Pesantren Persis menjadikan kesehatan dan kenyamanan sebagai trade mark kebutuhan, sehingga tak ada lagi stereotipe santri budug misalnya di pesantren”, ungkapnya.
- Faisal menyebutkan bahwa visi itu sangat mungkin sekali diwujudkan oleh seluruh Pesantren Persis. “Kata kuncinya adalah berubah. Buat kebiasaan baru, gaya hidup sehat dan bersih di Pesantren, lalu kita jadikan habit”, pungkasnya. (HL/TG)
Nasional
05 Agustus 2026 | 07:51
Ratusan Kader HIMA PERSIS Geruduk Kejaksaan Agung, Desak Bersih-Bersih Penegakan Hukum dan Sampaikan 5 Tuntutan