Kabupaten Bandung, persis.or.id – Sesi laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pimpinan Pusat (PP) Pemuda PERSIS menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Muktamar XIV yang digelar di ballroom Hotel Sutan Raja. Laporan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, Ibrahim Nasrulhaq al Fahmi, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja kepengurusan selama masa jihad, pada sabtu (25/04/2026)
Dalam penyampaiannya, Ibrahim Nasrulhaq al Fahmi memaparkan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan, mulai dari penguatan kaderisasi, kegiatan dakwah, hingga partisipasi dalam isu-isu keumatan dan kebangsaan. Ia juga menyinggung berbagai capaian yang berhasil diraih serta tantangan yang dihadapi selama masa kepemimpinan.
“LPJ ini bukan sekadar laporan administratif, tetapi menjadi ruang muhasabah bersama untuk melihat sejauh mana amanah organisasi telah dijalankan,” ungkapnya dalam forum sidang.
Sesi LPJ tersebut berlangsung dinamis dengan adanya pandangan umum dari para peserta muktamar yang terdiri dari perwakilan Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Daerah (PD). Diskusi yang berkembang menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian serius dari peserta terhadap arah gerak organisasi ke depan.
Dari pandangan umum yang disampaikan oleh lima PW dan dua PD, terdapat satu poin yang mengerucut dan menjadi sorotan utama, yakni pentingnya penguatan sektor ekonomi organisasi. Para peserta menilai bahwa kemandirian ekonomi menjadi faktor krusial agar Pemuda PERSIS tidak terus bergantung pada pengajuan proposal dalam menjalankan program kerja.
Penguatan ekonomi dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan organisasi yang lebih mandiri, profesional, dan berdaya saing. Hal ini juga diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi kepengurusan selanjutnya dalam merancang program yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, dinamika yang terjadi dalam sesi pandangan umum mencerminkan proses musyawarah yang sehat dan konstruktif. Berbagai masukan yang disampaikan tidak hanya bersifat kritik, tetapi juga disertai dengan solusi serta harapan untuk kemajuan organisasi di masa mendatang.
Melalui sesi LPJ ini, Muktamar XIV tidak hanya menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan perumusan arah strategis Pemuda PERSIS ke depan. Diharapkan, hasil dari pembahasan ini dapat melahirkan kebijakan dan kepemimpinan baru yang lebih mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam mewujudkan kemandirian organisasi di berbagai bidang.
BACA JUGA:Pemuda PERSIS Anugerahkan Lifetime Achievement Award kepada Tokoh-Tokoh Perintis