Bandung, persis.or.id — Universitas Persatuan Islam (UNIPI) menyelenggarakan Wisuda Angkatan V dan Orasi Ilmiah pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Grand Pasundan Convention Hotel, Jl. Peta No. 147–149, Bandung.
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Intelektual Muslim Inovatif Menuju Indonesia Emas di Era Artificial Intelligence” ini dihadiri oleh pimpinan universitas, senat, wisudawan, orang tua, tamu undangan,serta sejumlah tokohnasional dan daerah.
Wisuda Angkatan V ini menjadi momentum penting bagi Universitas Persatuan Islam untuk menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi Islam yang terus bergerak menuju tata kelola universitas yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi masa depan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor Universitas Persatuan Islam, Prof. Dr. Jajang A. Rohmana, M.Ag. Ia menyampaikan bahwa wisuda bukan hanya seremoni akademik, melainkan penanda lahirnya generasi intelektual Muslim yang siap berkontribusi bagi masyarakat.
Kemudia, Ia juga menekankan pentingnya lulusan Universitas Persatuan Islam memiliki integritas, kompetensi, kemampuan adaptasi teknologi, serta etos profesional dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di era kecerdasan buatan.
“UNIPI harus terus tumbuh sebagai kampus yang mengintegrasikan iman, ilmu, akhlak, dan inovasi.Para lulusan hari ini adalahbagian dari ikhtiarbesar Persatuan Islam dalam mencetak insan akademik yang mampu memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan peradaban,” tandasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh AnggotaKomisi X DPR RI, Muhammad Haerudin Amin, M.H. dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ia memberikan apresiasi terhadap perkembangan Universitas Persatuan Islam sebagai lembaga pendidikan tinggi yang lahir dari rahim perjuangan Persatuan Islam.
“Perguruan tinggi Islam memiliki peran strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan, literasi, teknologi, dan penguatan karakter kebangsaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Atip Latipulhayat, Ph.D., dalam orasi ilmiahnya menekankan pentingnya transformasi intelektual Muslim di tengah perubahan global dan perkembangan artificial intelligence.
“Dunia pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang menguasai pengetahuan, tetapi juga harus membangun nalar kritis, etika, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berinovasi,” tegasnya.
Miliki Gedung Baru
Momentum wisuda ini juga semakin bermakna dengan dilaksanakannya penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dari PUPR Jawa Barat kepada Pimpinan Pusat Persatuan Islam terkait gedung baru UNIPI di Marga Asih.
Gedung tersebut diharapkan dapat segera digunakan pada semester depan sebagai bagian dari peningkatan layanan akademik, perluasan fasilitas pembelajaran, dan penguatan tata kelola kampus.
Penyerahan gedung baru ini menjadi simbol optimisme baru bagi UNIPI. Dengan bertambahnya fasilitas, universitas diharapkan semakin siap menjalankan manajemen pendidikan tinggi yang profesional, transparan, dan berorientasi mutu.
Kehadiran gedung baru juga membuka peluangpengembangan ruang kuliah, layanan mahasiswa, kegiatan akademik, riset, serta kolaborasi kelembagaan.
Melalui Wisuda Angkatan V ini, Universitas Persatuan Islam menegaskan komitmen untuk terus berbenah menuju universitas yang unggul, profesional, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan dukungan Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), pemerintah, para pemangku kepentingan, serta sivitas akademika, UNIPI menumbuhkan optimisme untuk menjadi pusat pengembangan intelektual Muslim yang inovatif, berakhlak, dan siap berkontribusi menuju Indonesia Emas.
[]
BACA JUGA:UNIPI Jalani Asesmen Akreditasi Perguruan Tinggi di Gedung PP PERSIS