“Optimalisasi iuran anggota harus menjadi dasar sumber dakwah Pemuda Persis. Dengan pengelolaan yang baik dan komitmen bersama, ketika akan diadakan program-program lain, kita tidak perlu melakukan penagihan infaq tambahan,” jelasnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh peserta Muskerda, yang melihatnya sebagai langkah konkret menuju organisasi yang lebih tertib, profesional, dan mandiri.
Melalui Muskerda ini, PD Pemuda Persis Kabupaten Bandung berharap dapat melahirkan program kerja yang realistis, terukur, dan selaras dengan nilai khidmat serta semangat tawadhu dalam kepemimpinan. Semangat menjaga khittah jam’iyyah pun diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam setiap gerak perjuangan, demi terwujudnya peradaban umat yang lebih berkemajuan. []
BACA JUGA:Bimbing PKKJ di Manggarai Timur, Ketua PD Pemuda PERSIS Purwakarta Dukung Rencana Pembentukan PD PERSIS dan PD Pemuda PERSIS