PD IPP Ciamis-Banjar Bangun Transformasi Pelajar PERSIS di Tengah Dinamika Zaman Lewat Musda XI

oleh Reporter

11 Juli 2026 | 13:32

Peserta kegiatan Musda XI Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persatuan Islam (PD IPP) Ciamis-Banjar.

Ciamis, persis.or.id — Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persatuan Islam (PD IPP) Ciamis-Banjar telah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI pada Jumat, 10 Juli 2026 di kantor Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PD PERSIS) Kabupaten Ciamis.


Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menentukan arah perjuangan organisasi sekaligus memperkuat kualitas kader di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.


Mengusung tema ‘Transformasi Kualitas dan Kuantitas Pelajar PERSIS dalam Menghadapi Dinamika Kontemporer di Tatar Galuh’, Musda kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi.


Tetapi juga menjadi ruang refleksi dan evaluasi  atas perjalanan kepengurusan sebelumnya, serta momentum untuk merancang langkah-langkah progresif ke depan.


Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Tasykil, kader, badan otonom PERSIS Kabupaten Ciamis, serta delegasi dari berbagai poros pelajar di wilayah tersebut.


Dalam Opening Ceremony Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPP Jawa Barat Chairul Ismet memberikan pesan kepada seluruh peserta kegiatan.


"Sebagai khalifah di muka bumi harus bisa menjaga kestabilan dalam menghadapi tranformasi digital ini agar tidak disalah gunakan, juga tetap berdaya nalar kritis di tengah dinamika globalisasi yang kompleks," tegasnya.


Musda XI menjadi forum penting dalam membahas berbagai persoalan internal organisasi, mulai dari evaluasi program kerja, penguatan kaderisasi, hingga pembentukan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi lebih adaptif dan progresif.


Tema besar yang diangkat dalam forum ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan transformasi. Dalam konteks saat ini, kualitas pelajar tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual semata, tetapi juga dari integritas moral, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan merespons perubahan teknologi dan sosial.


Sementara itu, aspek kuantitas menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas jangkauan dakwah dan kaderisasi di kalangan pelajar.


Di wilayah Tatar Galuh sendiri, dinamika kontemporer seperti perkembangan digitalisasi, perubahan pola pikir generasi muda, hingga tantangan sosial budaya menjadi faktor yang menuntut organisasi pelajar Islam untuk terus bergerak dan berinovasi.


Hal inilah yang menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Musda kali ini yang merupakan forum tertinggi di tingkat daerah, sehingga memiliki posisi penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi.


Melalui forum ini, diharapkan lahir keputusan-keputusan strategis yang tidak hanya menjawab kebutuhan internal organisasi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.


Sebelum memasuki agenda utama, panitia telah menyelenggarakan seminar kewirausahaan sebagai agenda penyerta Musda XI.


Ini dilakukan guna membangun ghiroh para kader PERSIS akan pentingnya managemen finansial. Kewirausahaan bukan hanya soal membangun usaha, tetapi juga tentang membangun mental mandiri, inovatif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi masa kini.


Dengan terselenggaranya Musda XI ini, PD IPP Ciamis-Banjar diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan perannya sebagai wadah pembinaan pelajar Islam yang berlandaskan nilai keimanan, keilmuan, dan perjuangan.


Di tengah derasnya arus perubahan zaman, transformasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan agar pelajar PERSIS tetap relevan, berdaya saing, dan mampu menjadi agent of change (perubahan) bagi masa depan bangsa.


[]


Kontributor: Muhamad Arfad Nurul Fikri

BACA JUGA:

Gelar ROFI I, PD IPP Ciamis-Banjar Lahirkan Kader Intelektual di Tatar Galuh

Reporter: Reporter Editor: Fia Afifah Rahmah