Ribuan Warganet Apresiasi Paparan Sekum PP PERSIS di Komisi VIII DPR RI: Fiqih PERSIS Menarik Dikenalkan di Hadapan Parlemen

oleh Henri Lukmanul Hakim

24 Juli 2026 | 15:19

Ribuan Warganet Apresiasi Paparan KH Haris Muslim di Komisi VIII DPR RI | PERSIS

Jakarta, persis.or.id - Paparan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. KH Haris Muslim, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI terkait evaluasi penyelenggaraan ibadah haji mendapat respons positif dari masyarakat.


Dalam forum yang berlangsung di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Senin (20/7/2026), KH Haris Muslim menyampaikan pandangan dan kajian fikih mengenai sejumlah isu penting dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, di antaranya pelaksanaan wukuf, dam, tanazul, dan murur. Paparan tersebut disampaikan bersama perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya yang turut hadir dalam RDPU Komisi VIII DPR RI.


Video penyampaian pandangan PP PERSIS yang diunggah melalui akun YouTube @tvparlemen, kemudian dikutip oleh persis.or.id dan dibagikan kembali melalui akun Facebook resmi Persatuan Islam (persis.or.id) pada Selasa (21/7/2026), mendapat perhatian luas dari warganet. Hingga Kamis (23/7), tayangan tersebut telah ditonton lebih dari 22 ribu kali dan memperoleh beragam komentar positif dari netizen.


Sejumlah warganet memberikan apresiasi terhadap kedalaman kajian fikih yang disampaikan PP PERSIS dalam forum resmi parlemen tersebut.


Akun @abufatwa menuliskan, "Fiqih PERSIS memang sangat apik dan jeli. Baarakallahu fiikum."


Sementara itu, akun @aseprahmat berkomentar, "Sangat menarik, mengenalkan Fiqh PERSIS di hadapan Parlemen."


Komentar serupa juga disampaikan akun @sapruddin yang menilai, PERSIS memiliki reputasi kuat dalam kajian fikih.


"Luar biasa, PERSIS memang dikenal dengan kajian fiqihnya," tulisnya.


Selain komentar-komentar tersebut, masih banyak warganet lain yang menyampaikan dukungan terhadap kiprah Persatuan Islam dan apresiasi kepada KH Haris Muslim atas pemaparan yang dinilai argumentatif, sistematis, dan berbasis dalil.


Respons positif dari warganet ini menunjukkan tingginya minat publik terhadap kajian-kajian keislaman yang disampaikan secara ilmiah dan solutif, khususnya terkait persoalan ibadah haji yang menjadi perhatian umat Islam Indonesia.


Persatuan Islam sendiri selama ini dikenal sebagai organisasi Islam yang menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kajian keislaman berbasis Al-Qur'an dan As-Sunnah. Dalam perjalanan dakwahnya, PERSIS konsisten mengusung semangat tajdid dan ijtihad, serta mendorong pemahaman agama yang langsung merujuk kepada sumber-sumber ajaran Islam yang autentik.


Melalui berbagai forum, baik di lingkungan akademik, parlemen, maupun ruang digital, PERSIS terus berupaya menghadirkan pandangan keislaman yang argumentatif dan relevan dengan kebutuhan umat. Dukungan yang mengalir dari wargannet terhadap paparan KH Haris Muslim di Komisi VIII DPR RI menjadi salah satu indikator bahwa kajian-kajian keislaman yang dikembangkan PERSIS masih mendapat tempat dan kepercayaan di tengah masyarakat.


Harapannya, apresiasi tersebut dapat semakin memperkenalkan Persatuan Islam kepada masyarakat luas sebagai organisasi yang konsisten mengembangkan tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam bidang fikih dan pemurnian ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah. []

BACA JUGA:

Hadiri RDPU Komisi VIII DPR RI, PP PERSIS Soroti Tanazul, Wukuf, dan Dam dalam Evaluasi Haji 2026