Ma'ruf Usai, Perjuangan Dimulai

oleh Ilmi Fadhilah

21 Januari 2026 | 19:53

Desyanti Nurhayati, S.Pd. (Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung)

Oleh: Desyanti Nurhayati, S.Pd. (Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung)


Ma’ruf telah usai.


Namun justru setelah inilah ujian sesungguhnya dimulai.


Ujian tentang seberapa lama api yang telah dinyalakan ini mampu kita jaga.


Melihat wajah-wajah baru yang datang bukan sekadar membuat kami bahagia,


tetapi menenangkan hati


bahwa perjuangan Pemudi PERSIS tidak akan berhenti di satu generasi.



Namun kami juga sadar,


semangat yang besar akan kehilangan makna


jika tidak dirawat dengan kesungguhan.



Setelah Ma’ruf, ada hal-hal yang harus kita jaga bersama.


Pertama, niat.


Jangan biarkan niat kita bergeser.


Apa yang dimulai karena Allah, jangan berakhir karena pujian, posisi, atau rasa ingin terlihat. Niat yang lurus akan membuat langkah kita tetap ringan meski jalan terasa panjang.


Kedua, adab dan akhlak.


Ilmu dan semangat akan kehilangan cahaya jika tidak dibingkai dengan akhlakul karimah.


Jaga tutur kata, sikap, dan cara kita berbeda pendapat. Karena Pemudi PERSIS dikenal bukan hanya dari kegiatannya, tetapi dari akhlak para kadernya.


Ketiga, kebersamaan.


Perjuangan ini tidak bisa dipikul sendiri. Rawat ukhuwah, saling menguatkan, dan jangan mudah saling meninggalkan. Datanglah saat dibutuhkan, meski hanya untuk menguatkan dengan kehadiran.


Keempat, tetap Istiqomah di Jam'iyyah


Ambil peran, sekecil apa pun, karena dari peran kecil itulah ketangguhan dibentuk.


Kami tidak berharap kalian langsung menjadi sempurna.


Yang kami harapkan hanyalah kesediaan untuk bertahan.


Karena perempuan adalah penguat iman, penjaga dakwah, dan penopang peradaban—

dan peran itu tidak lahir dari euforia sesaat, tetapi dari kesetiaan dan keistiqomahan yang panjang.


Jika suatu hari kalian merasa lelah, ingatlah:


perjuangan ini pernah dititipkan kepada kalian dengan penuh harap.


Dan jika suatu saat langkah terasa berat, berjalanlah perlahan,


Dan jangan sampai berhenti.



Semoga Allah menjaga api ini tetap menyala,


menjaga niat kita tetap lurus,


dan menjadikan Pemudi PERSIS terus hidup


melalui perempuan-perempuan yang kuat iman, lembut akhlak, dan setia pada perjuangan.


[]

BACA JUGA:

Ma'ruf 2025: Gerbang Awal Kaderisasi Intensif Calon Anggota Pemuda PERSIS Bangil

Reporter: Ilmi Fadhilah Editor: Fia Afifah Rahmah