Lampung Barat, persis.or.id – Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana penguatan spiritual masyarakat melalui kegiatan pengajian bertema “Meraih Berkah Ramadan” yang digelar di Masjid Ihyaussunnah, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat.
Kegiatan yang menghadirkan para da’i dari Kafilah Du’at ini berlangsung khidmat dan mendapat sambutan hangat dari jamaah setempat.
Sejak awal hingga akhir acara, suasana majelis dipenuhi semangat kebersamaan dan antusiasme peserta dalam menyimak materi kajian.
Dalam penyampaiannya, penceramah menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya bulan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan perputaran ekonomi.
Lebih dari itu, Ramadan adalah bulan keberkahan yang Allah SWT limpahkan untuk membersihkan jiwa dan membentuk pribadi yang bertakwa.
“Keberkahan Ramadan tidak semata-mata diukur dari meningkatnya aktivitas ekonomi, tetapi dari sejauh mana shaum membentuk ketakwaan dan memperbaiki kualitas ibadah kita,” ujar salah satu da’i dalam kajian tersebut.
Bersama para da’i dari Kafilah Du’at Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS). Para jamaah diajak merenungi makna keberkahan Ramadan dari dua sisi.
Secara materil, Ramadan memang kerap membawa dampak positif terhadap sektor ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Namun hakikat keberkahan sejati, sebagaimana tuntunan Rasulullah Saw, terletak pada pelaksanaan ibadah puasa sebagai sarana menundukkan hawa nafsu, memperkuat pengendalian diri, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Kegiatan ini turut didukung oleh Rumah Zakat sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan program dakwah dan pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
[]
BACA JUGA:Kafilah Duat dan LAZ PERSIS Bagikan Paket Lebaran untuk Muallaf di Bitung