سورة الماۤئدة
SURAT AL-MAIDAH
(HIDANGAN)
Surah ke 5; 120 Ayat
Diwahyukan di Madinah Kecuali ayat ke 3
Ayat 11-26
﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ هَمَّ قَوْمٌ اَنْ يَّبْسُطُوْٓا اِلَيْكُمْ اَيْدِيَهُمْ فَكَفَّ اَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗوَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ ࣖ ١١ ﴾
11. Hai orang-orang yang beriman! Ingatlah nikmat Allah atas kamu tatkala satu kaum hendak mengulurkan kepada kamu tangan mereka (buat mengganggu), lalu Allah halangi tangan mereka daripada (sampai) kepada kamu; dan berbaktilah kepada Allah, dan kepada Allah-lah hendaknya Mu’minin berserah diri.
﴿ ۞ وَلَقَدْ اَخَذَ اللّٰهُ مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۚ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيْبًاۗ وَقَالَ اللّٰهُ اِنِّيْ مَعَكُمْ ۗ لَىِٕنْ اَقَمْتُمُ الصَّلٰوةَ وَاٰتَيْتُمُ الزَّكٰوةَ وَاٰمَنْتُمْ بِرُسُلِيْ وَعَزَّرْتُمُوْهُمْ وَاَقْرَضْتُمُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا لَّاُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَلَاُدْخِلَنَّكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ ١٢ ﴾
12. Dan sesungguhnya Allah telah ambil perjanjian Bani Israil648) dan Kami telah bangkitkan dari mereka dua belas ketua, dan Allah berkata: ”Sesungguhnya Aku beserta kamu. Sesungguhnya jika kamu dirikan sembahyang, dan kamu keluarkan zakat, dan kamu beriman kepada rasul-rasul-Ku, dan kamu bantu mereka, dan kamu pinjamkan (karena) Allah satu pinjaman yang baik649) niscaya aku ampunkan bagi kamu kejahatan-kejahatan kamu, dan niscaya Aku masukkan kamu ke surga-surga yang mengalir padanya sungai-sungai. Lantaran itu, barangsiapa kufur dari antara kamu sesudah demikian,650) maka sesungguhnya sesatlah ia (dari) jalan yang lurus”.
﴿ فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِّيْثَاقَهُمْ لَعَنّٰهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوْبَهُمْ قٰسِيَةً ۚ يُحَرِّفُوْنَ الْكَلِمَ عَنْ مَّوَاضِعِهٖۙ وَنَسُوْا حَظًّا مِّمَّا ذُكِّرُوْا بِهٖۚ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلٰى خَاۤىِٕنَةٍ مِّنْهُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْهُمْ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ ۗاِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ١٣ ﴾
13. Maka dengan sebab mereka pecahkan perjanjian mereka,651) Kami telah la’nati mereka,652) dan Kami jadikan hati mereka keras. Mereka mengubah kalimah-kalimah (Allah) daripada tempat-tempatnya, dan mereka tinggalkan651) sebahagian daripada (isi Kitab) yang dijadikan peringatan untuk mereka; dan senantiasa (dapat) engkau melihat khianat-khianat terbit dari mereka,654) kecuali sebahagian kecil dari mereka. Lantaran itu, ampunkanlah mereka (ini), dan janganlah perdulikan, karena sesungguhnya, Allah itu kasih kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.655)
﴿ وَمِنَ الَّذِيْنَ قَالُوْٓا اِنَّا نَصٰرٰٓى اَخَذْنَا مِيْثَاقَهُمْ فَنَسُوْا حَظًّا مِّمَّا ذُكِّرُوْا بِهٖۖ فَاَغْرَيْنَا بَيْنَهُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ ۗ وَسَوْفَ يُنَبِّئُهُمُ اللّٰهُ بِمَا كَانُوْا يَصْنَعُوْنَ ١٤ ﴾
14. Dan dari mereka yang berkata: ”sesungguhnya kami orang-orang Nashara itu, Kami telah ambil perjanjian mereka, tetapi mereka lupa kepada sebahgian dari (isi Kitab) yang diingatkan mereka dengannya, lalu Kami bangkitkan di antara mereka itu permusuhan dan kebencian hingga hari Kiamat; dan Allah akan khabarkan kepada mereka, apa yang mereka telah kerjakan.
﴿ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ قَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيْرًا مِّمَّا كُنْتُمْ تُخْفُوْنَ مِنَ الْكِتٰبِ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍەۗ قَدْ جَاۤءَكُمْ مِّنَ اللّٰهِ نُوْرٌ وَّكِتٰبٌ مُّبِيْنٌۙ ١٥ ﴾
15. Hai Ahli Kitab! Sesungguhnya telah datang kepada kamu rasul Kami, menerangkan kepada kamu beberapa banyak dari (isi Kitab) yang kamu sembunyikan, dan ia tidak ambil tahu beberapa banyak,656) sesungguhnya telah datang kepada kamu, dari Allah, Cahaya dan Kitab yang menerangkan.657)
﴿ يَّهْدِيْ بِهِ اللّٰهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهٗ سُبُلَ السَّلٰمِ وَيُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِ بِاِذْنِهٖ وَيَهْدِيْهِمْ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ ١٦ ﴾
16. Dengan (Kitab) itu Allah memimpin orang yang menurut keridlaan-Nya di jalan keselamatan, dan (Kitab itu) mengeluarkan mereka daripada gelap kepada terang dengan idzin-Nya dan (Kitab itu) memimpin mereka ke jalan yang lurus.
﴿ لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوْٓا اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَۗ قُلْ فَمَنْ يَّمْلِكُ مِنَ اللّٰهِ شَيْـًٔا اِنْ اَرَادَ اَنْ يُّهْلِكَ الْمَسِيْحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَاُمَّهٗ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا ۗوَلِلّٰهِ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۗ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ١٧ ﴾
17. Sesungguhnya telah jadi kafir orang-orang yang berkata ”Bahawasannya Allah itu ialah Al-Masih, anak Maryam”. Kataknlah: ”Kalau begitu siapakah yang bisa menahan sesuatu (kemauan) dari Allah jika ia hendak binasakan Al-Masih, anak Maryam dan ibunya dan orang-orang yang di bumi semuanya?” karena bagi Allah-lah milik langit dan bumi dan barang yang antara keduanya. Ia menjadikan apa yang ia kehendaki, karena Allah itu atas tiap-tiap suatu amat berkuasa.
﴿ وَقَالَتِ الْيَهُوْدُ وَالنَّصٰرٰى نَحْنُ اَبْنٰۤؤُا اللّٰهِ وَاَحِبَّاۤؤُهٗ ۗ قُلْ فَلِمَ يُعَذِّبُكُمْ بِذُنُوْبِكُمْ ۗ بَلْ اَنْتُمْ بَشَرٌ مِّمَّنْ خَلَقَۗ يَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَلِلّٰهِ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖوَاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ ١٨ ﴾
18. Dan telah berkata Yahudi-Yahudi dan Nasrani-Nasrani: ”Kami anak-anak Allah dan Kekasih-kekasih-Nya”. Tanyalah: ”Kalau begitu, mengapakah Ia menyiksa kamu dengan (sebab) dosa-dosa kamu? Bahkan kamu itu manusia dari (makhluk) yang Ia jadikan. Ia akan mengampuni siapa yang Ia kehendaki, dan Ia akan menyiksa siapa yang Ia kehendaki, karena bagi Allah-lah milik langit dan bumi dan barang yang di antara keduanya; dan kepada-Nya-lah tempat kembali”.
﴿ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ قَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ عَلٰى فَتْرَةٍ مِّنَ الرُّسُلِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا جَاۤءَنَا مِنْۢ بَشِيْرٍ وَّلَا نَذِيْرٍۗ فَقَدْ جَاۤءَكُمْ بَشِيْرٌ وَّنَذِيْرٌ ۗوَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ࣖ ١٩ ﴾
19. Hai Ahli Kitab! Sesungguhnya telah datang kepada kamu rasul Kami menerangkan kepada kamu sesudah keputusan rasul-rasul658) supaya kamu tidak berkata: ”Tidak datang kepada kami seorangpun Penggemar dan tidak Pengancam”. Oleh itu, sesungguhnya telah datang kepada kamu, seorang Penggemar dan Pengancam, karena Allah itu atas tiap tiap sesuatu amat Berkuasa.
﴿ وَاِذْ قَالَ مُوْسٰى لِقَوْمِهٖ يٰقَوْمِ اذْكُرُوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ جَعَلَ فِيْكُمْ اَنْۢبِيَاۤءَ وَجَعَلَكُمْ مُّلُوْكًاۙ وَّاٰتٰىكُمْ مَّا لَمْ يُؤْتِ اَحَدًا مِّنَ الْعٰلَمِيْنَ ٢٠ ﴾
20. Dan (Ingatlah) tatkala Musa berkata kepada kaumnya: ”Hai kaumku! Ingatlah nikmat Allah atas kamu, karena Ia telah jadikan pada kamu nabi-nabi dan Ia telah jadikan kamu raja-raja dan Ia telah beri kepada kamu apa yang Ia tidak beri kepada seorangpun dari makhluk-makhluk.
﴿ يٰقَوْمِ ادْخُلُوا الْاَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِيْ كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوْا عَلٰٓى اَدْبَارِكُمْ فَتَنْقَلِبُوْا خٰسِرِيْنَ ٢١ ﴾
21. Hai kaumku! Masuklah ke negeri suci yang Allah telah tentukan untuk kamu dan janganlah kamu mundur atas tumit-tumit kamu, karena denga sebab itu, kamu akan jadi orang-orang yang rugi”.
﴿ قَالُوْا يٰمُوْسٰٓى اِنَّ فِيْهَا قَوْمًا جَبَّارِيْنَۖ وَاِنَّا لَنْ نَّدْخُلَهَا حَتّٰى يَخْرُجُوْا مِنْهَاۚ فَاِنْ يَّخْرُجُوْا مِنْهَا فَاِنَّا دٰخِلُوْنَ ٢٢ ﴾
22. mereka berkata: “Ya Musa! Sesungguhnya di (negeri) itu, ada kaum yang zhalim, dan kami tidak akan masuk kepadanya hingga mereka keluar daripadanya, maka kalau mereka keluar daripadanya, sesungguhnya kami akan masuk”.
﴿ قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوْا عَلَيْهِمُ الْبَابَۚ فَاِذَا دَخَلْتُمُوْهُ فَاِنَّكُمْ غٰلِبُوْنَ ەۙ وَعَلَى اللّٰهِ فَتَوَكَّلُوْٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ ٢٣ ﴾
23. Telah berkata dua orang dari (golongan) orang-orarng yang takut, yang Allah telah beri nikmat (keberanian) atas keduanya: ”Masuklah ke pintu (negeri) itu buat melawan mereka, karena apabila kamu masuk kepadanya, maka sesungguhnya kamu akan menang, dan kepada Allah-lah hendaknya kamu berserah diri, jika memang kamu orang-orang yang Mukmin”.
﴿ قَالُوْا يٰمُوْسٰٓى اِنَّا لَنْ نَّدْخُلَهَآ اَبَدًا مَّا دَامُوْا فِيْهَا ۖفَاذْهَبْ اَنْتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلَآ اِنَّا هٰهُنَا قٰعِدُوْنَ ٢٤ ﴾
24. Mereka berkata: “Ya, Musa! Sesungguhnya kami tidak akan masuk ke (negeri) itu selama mereka ada padanya. Lantaran itu, pergilah engkau dan Tuhan-mu, dan perangilah (mereka). Sesungguhnya kami, disinilah kami duduk.
﴿ قَالَ رَبِّ اِنِّيْ لَآ اَمْلِكُ اِلَّا نَفْسِيْ وَاَخِيْ فَافْرُقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْقَوْمِ الْفٰسِقِيْنَ ٢٥ ﴾
25. Ia berkata: “Hai Tuhanku! Sesungguhnya aku tak memiliki659) melainkan diriku dan saudaraku. Lantaran itu, pisahkanlah antara kami dan kaum yang fasik itu”.
﴿ قَالَ فَاِنَّهَا مُحَرَّمَةٌ عَلَيْهِمْ اَرْبَعِيْنَ سَنَةً ۚيَتِيْهُوْنَ فِى الْاَرْضِۗ فَلَا تَأْسَ عَلَى الْقَوْمِ الْفٰسِقِيْنَ ࣖ ٢٦ ﴾
26. Ia berfirman: “Sesungguhnya (negeri suci) itu diharamkan atas mereka empat puluh tahun; mereka akan hanyut di bumi660) Lantaran itu, janganlah engkau661) dukacita atas kaum yang fasik itu”.
____________________________________
648) Yaitu kesanggupan Bani Israil akan menyembah Tuhan saja, tidak akan menyekutukan sesuatu dengan-Nya dan beriman kepada Nabi yang akan datang sebagaimana tersebut dalam Taurat.
649) Yakni keluarkan harta benda di jalan Allah
650) Yakni sesudah ada peringatan dari Allah dan perjanjian.
651) Yaitu tidak menuruti isi Kitab Taurat.
652) Laknati mereka: jauhkan mereka daripada rahmat.
653) Mereka tinggalkan: merka tidak amalkan;
654) Yaitu khianat mereka terhadap dirimu, Muhammad.
655) Mengampunkan mereka itu satu daripada kebaikan.
656) Yakni ada beberapa banyak lagi kesalahan-kesalahan kamu yang Rasul itu tidak perdulikan
657) Nur (cahaya) itu nabi Muhammad; Kitab itu Al-Qur’an.
658) Yakni sesudah beberapa lama tidak ada rasul di muka bumi.
659) Yakni tak sanggup aku urus melainkan diriku dan saudaraku.
660) Lantaran dosa mereka, maka Allah hukumkan mereka tidak boleh masuk AL-Baitul Maqdis empat puluh tahun, dan hanyut mengembara di mana-mana selama empat puluh tahun itu.
661) Kalimah ”engkau” di sini buat Nabi Musa dan bisa jadi buat Nabi Muhammad.
BACA JUGA:Tafsir Al-Furqon Surat Al-Maidah Ayat 1-10