العنكبوت
AL-‘ANKABUT
(LABA-LABA)
Surah ke 29: 69 Ayat
Diwahyukan di MAKKAH
Juz 20
Ayat 28-44
﴿ وَلُوْطًا اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الْفَاحِشَةَ ۖمَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ اَحَدٍ مِّنَ الْعٰلَمِيْنَ ٢٨ ﴾
28. Dan (ingatlah) Luth tatkala ia berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu mengerjakan kekejian yang tidak pernah dikerjakan sebelum kamu oleh siapapun dari makhluk”.2897)
2897) Yakni, ingatlah riwayat nabi Luth ketika ia menasihati kaumnya yang mengerjakan maksiat yang belum pernah terkenal sebelum itu.
﴿ اَىِٕنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ وَتَقْطَعُوْنَ السَّبِيْلَ ەۙ وَتَأْتُوْنَ فِيْ نَادِيْكُمُ الْمُنْكَرَ ۗفَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهٖٓ اِلَّآ اَنْ قَالُوا ائْتِنَا بِعَذَابِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ ٢٩ ﴾
29. “Adakah patut kamu mendatangi laki-laki,2898) dan kamu merampok di jalan, dan kamu kerjakan kemurkaan di majlis-majlis kamu?”2899) Tetapi tidak ada jawaban kaumnya melainkan mereka berkata: “Bawakanlah kepada kami adzab dari Allah jika memang engkau dari orang-orang yang benar!”
2898) mendatangi laki-laki: Bersetubuh dengan laki-laki yang dinamakan “liwath” (mesum)
2899) Seperti judi, arak, dan lainnya.
﴿ قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيْ عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِيْنَ ࣖ ٣٠ ﴾
30. Ia berdo’a: “Tuhanku! Tolonglah akan daku terhadap kaum yang merusak itu”.
﴿ وَلَمَّا جَاۤءَتْ رُسُلُنَآ اِبْرٰهِيْمَ بِالْبُشْرٰىۙ قَالُوْٓا اِنَّا مُهْلِكُوْٓا اَهْلِ هٰذِهِ الْقَرْيَةِ ۚاِنَّ اَهْلَهَا كَانُوْا ظٰلِمِيْنَ ۚ ٣١ ﴾
31. Dan tatkala utusan-utusan Kami2900) datang kepada Ibrahim dengan (membawa) khabar gembira, (yaitu) mereka berkata: “Sesungguhnya kami akan binasakan ahli negeri ini, karena sesungguhnya ahlinya itu adalah orang-orang yang zhalim.
2900) Utusan Kami: Malaikat.
﴿ قَالَ اِنَّ فِيْهَا لُوْطًا ۗقَالُوْا نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَنْ فِيْهَا ۖ لَنُنَجِّيَنَّهٗ وَاَهْلَهٗٓ اِلَّا امْرَاَتَهٗ كَانَتْ مِنَ الْغٰبِرِيْنَ ٣٢ ﴾
32. Ia berkata: “Sesungguhnya ada padanya Luth”. Mereka jawab: “Kami lebih tahu siapa-siapa yang ada padanya. Sesungguhnya Kami akan selamatkan dia dan keluarganya, kecuali istrinya adalah ia dari orang-orang yang tertinggal”.2901)
2901) Orang-orang yang tertinggal: Orang-orang yang akan binasa.
﴿ وَلَمَّآ اَنْ جَاۤءَتْ رُسُلُنَا لُوْطًا سِيْۤءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَّقَالُوْا لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْ ۗاِنَّا مُنَجُّوْكَ وَاَهْلَكَ اِلَّا امْرَاَتَكَ كَانَتْ مِنَ الْغٰبِرِيْنَ ٣٣ ﴾
33. Dan tatkala datang utusan-utusan Kami kepada Luth, ia merasa tidak senang dengan mereka,2902) dan lemah ikhtiarnya terhadap mereka, tetapi mereka berkata: “Janganlah engkau takut dan janganlah engkau duka cita: sesungguhnya kami akan selamatkanmu dan keluargamu, kecuali istrimu; adalah ia dari orang-orang yang ketinggalan”.2903)
2902) Lantaran nabi Luth belum tahu bahwa mereka itu malaikat yang menyamar.
2903) Yang ketinggalan: Yang akan binasa.
﴿ اِنَّا مُنْزِلُوْنَ عَلٰٓى اَهْلِ هٰذِهِ الْقَرْيَةِ رِجْزًا مِّنَ السَّمَاۤءِ بِمَا كَانُوْا يَفْسُقُوْنَ ٣٤ ﴾
34. Sesungguhnya Kami akan turunkan adzab dari langit atas penduduk negeri ini, lantaran adalah mereka melakukan kekejian.2904)
2904) yakni lantaran mereka suka bersetubuh dengan laki-laki dan mengerjakan lain-lain maksiat yang besar-besar.
﴿ وَلَقَدْ تَّرَكْنَا مِنْهَآ اٰيَةً ۢ بَيِّنَةً لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ ٣٥ ﴾
35. Dan sesungguhnya Kami telah tinggalkan dari padanya satu tanda yang nyata bagi kaum yang (mau) memikirkan.2905)
2905) Bekas-bekas adzab yang Kami biarkan ada di setengah dari pada negeri-negeri kaum Luth itu jadi satu tanda peringatan bagi satu kaum yang berpikir. Kami tinggalkan Kami biarkan, Kami tidak hapuskan. Dari padanya: Dari pada, adzab-adzab itu, dari pada bekas-bekas adzab itu.
﴿ وَاِلٰى مَدْيَنَ اَخَاهُمْ شُعَيْبًاۙ فَقَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَارْجُوا الْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَلَا تَعْثَوْا فِى الْاَرْضِ مُفْسِدِيْنَ ۖ ٣٦ ﴾
36. Dan kepada (kaum) Madyan, (Kami kirim) saudara mereka Syu’aib, lalu ia berkata: “Hai kaumku! Berbaktilah kepada Allah, dan percayalah kepada hari kemudian, dan janganlah kamu menyombong di bumi dengan merusak”.
﴿ فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَاَصْبَحُوْا فِيْ دَارِهِمْ جٰثِمِيْنَ ۙ ٣٧ ﴾
37. Lantas mereka dustakan dia, lalu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka bangkai-bangkai di rumah-rumah mereka.
﴿ وَعَادًا وَّثَمُوْدَا۟ وَقَدْ تَّبَيَّنَ لَكُمْ مِّنْ مَّسٰكِنِهِمْۗ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطٰنُ اَعْمَالَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ السَّبِيْلِ وَكَانُوْا مُسْتَبْصِرِيْنَ ۙ ٣٨ ﴾
38. Dan (Kami binasakan) ‘Ad dan Tsamud dan telah nyata (kebinasaan) itu bagi kamu dari tempat-tempat kediaman mereka, karena setan telah puji amal-amal (jahat) mereka, lantas ia halangi mereka dari jalan (Allah), padahal mereka adalah orang-orang yang berpemandangan.
﴿ وَقَارُوْنَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامٰنَۗ وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ مُّوْسٰى بِالْبَيِّنٰتِ فَاسْتَكْبَرُوْا فِى الْاَرْضِ وَمَا كَانُوْا سٰبِقِيْنَ ۚ ٣٩ ﴾
39. Dan (Kami binasakan) Qarun dan Fir’aun dan Haman, karena sesungguhnya Musa telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan, tetapi mereka menyombong di bumi, padahal tidaklah mereka terluput (dari adzab).
﴿ فَكُلًّا اَخَذْنَا بِذَنْۢبِهٖۙ فَمِنْهُمْ مَّنْ اَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا ۚوَمِنْهُمْ مَّنْ اَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ ۚوَمِنْهُمْ مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ الْاَرْضَۚ وَمِنْهُمْ مَّنْ اَغْرَقْنَاۚ وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلٰكِنْ كَانُوْٓا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَ ٤٠ ﴾
40. Maka tiap-tiap (golongan), Kami siksa dengan sebab dosanya, yaitu sebahagian dari mereka ada yang Kami hujani dengan batu-batu kelikir, dan sebahagiannya dibinasakan oleh teriakan,2906) dan sebahagiannya Kami benamkan di bumi dan sebahagiannya Kami karamkan, sedang Allah tidak sekali-kali menganiaya mereka, tetapi adalah mereka, menganiaya diri mereka (sendiri).
2906) Teriakan: Suara tiupan angin atas letusan gunung ketika gempa.
﴿ مَثَلُ الَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَوْلِيَاۤءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوْتِۚ اِتَّخَذَتْ بَيْتًاۗ وَاِنَّ اَوْهَنَ الْبُيُوْتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوْتِۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ ٤١ ﴾
41. Bandingan orang-orang yang menganggap Tuhan-Tuhan selain dari Allah (adalah) seperti laba-laba yang membikin rumah, padahal selemah-lemah rumah ialah rumah laba-laba, jika adalah mereka itu mengetahui.
﴿ اِنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ مِنْ شَيْءٍۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ ٤٢ ﴾
42. Sesungguhnya Allah mengetahui sesuatu yang mereka seru2907) selain dari pada-Nya dan Ia-lah Yang Gagah, Bijaksana.
2907) Seru: Sembah, berbakti, berdo’a.
﴿ وَتِلْكَ الْاَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِۚ وَمَا يَعْقِلُهَآ اِلَّا الْعٰلِمُوْنَ ٤٣ ﴾
43. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami adakan untuk manusia, tetapi tidak mengerti dia melainkan orang-orang yang pandai.
﴿ خَلَقَ اللّٰهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِالْحَقِّۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّلْمُؤْمِنِيْنَ ࣖ ۔ ٤٤ ﴾
44. Allah telah jadikan langit dan bumi dengan (mengandung) kebenaran; sesungguhnya di tentang itu adalah satu tanda2908) bagi Mukminin.
2908) Yakni tanda kekuasaan Tuhan.
BACA JUGA:Tafsir Al-Furqan Surat Al-'Ankabut Ayat 1-27