Tafsir Al-Furqan Surat Al-'Ankabut Ayat 45-69

oleh Asep Sofyan Nurdin

04 Februari 2026 | 07:05

Tafsir Al-Furqan Surat Al-'Ankabut Ayat 45-69

العنكبوت

AL-‘ANKABUT

(LABA-LABA)

Surah ke 29: 69 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

Juz 21

Ayat 45-69


﴿ اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ ٤٥ ﴾


45. Bacalah apa yang diwahyukan kepadamu dari Kitab, dan dirikanlah sembahyang, (karena) sesungguhnya sembahyang (bisa) menghalangi (manusia) dari kejelekan dan kemungkaran; dan sesungguhnya mengingat Allah, lebih besasr; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.


﴿ ۞ وَلَا تُجَادِلُوْٓا اَهْلَ الْكِتٰبِ اِلَّا بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۖ اِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ وَقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِالَّذِيْٓ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَاُنْزِلَ اِلَيْكُمْ وَاِلٰهُنَا وَاِلٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَّنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ ٤٦ ﴾


46. Dan janganlah kamu bantah Ahlul-Kitab2909) melainkan dengan (bantahan) yang terlebih baik, kecuali orang-orang yang menganiaya dari antara mereka dan katalah: “Kami telah beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami dan (yang) diturunkan kepada kamu; dan Tuhan kami dan Tuhan kamu itu satu: dan kepada-Nyalah kami berserah diri”.

2909) Ahlul-Kitab: Nashara dan Yahudi.


﴿ وَكَذٰلِكَ اَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَۗ فَالَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ يُؤْمِنُوْنَ بِهٖۚ وَمِنْ هٰٓؤُلَاۤءِ مَنْ يُّؤْمِنُ بِهٖۗ وَمَا يَجْحَدُ بِاٰيٰتِنَآ اِلَّا الْكٰفِرُوْنَ ٤٧ ﴾


47. Dan begitulah Kami telah turunkan Kitab2910) kepadamu. Maka orang-orang yang Kami telah beri Kitab, percaya kepadanya,2911) dan dari antara mereka itu2912) ada yang percaya kepadanya; dan tidak mengingkari ayat-ayat Kami melainkan orang-orang yang (sengaja) kufur.

2910) Kitab: Al-Qur’an

2911) Sebahagian dari mereka yang Kami beri kitab Injil dan Taurat itu percaya kepada Al-Qur’an.

2912) Yakni dari antara kafir-kafir Makkah.


﴿ وَمَا كُنْتَ تَتْلُوْا مِنْ قَبْلِهٖ مِنْ كِتٰبٍ وَّلَا تَخُطُّهٗ بِيَمِيْنِكَ اِذًا لَّارْتَابَ الْمُبْطِلُوْنَ ٤٨ ﴾


48. Dan tidak pernah, sebelum ini, engkau membaca sesuatu kitab, dan tidak (pernah) engkau tulis dia dengan tangan kananmu; jika demikian, niscaya (patut) ragu-ragu orang-orang yang membatalkan.2913)

2913) Hai Muhammad! Engkau tak tahu membaca dan tak tahu menulis. Jika engkau tahu, niscaya (pantas) orang-orang yang membatalkan kenabianmu ragu-ragu dan meragu-ragukan.


﴿ بَلْ هُوَ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ فِيْ صُدُوْرِ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَۗ وَمَا يَجْحَدُ بِاٰيٰتِنَآ اِلَّا الظّٰلِمُوْنَ ٤٩ ﴾


49. Bahkan ia itu2914) ayat-ayat yang nyata di dada orang-orang yang diberi ilmu; dan tidak akan mengingkari ayat-ayat Kami melainkan orang-orang yang zhalim.2915)

2914) Ia itu: Al-Qur’an itu.

2915) Zhalim: Yang menganiaya diri sendiri dengan sebab tidak mau beriman kepada sesuatu yang sudah mesti diimani.


﴿ وَقَالُوْا لَوْلَآ اُنْزِلَ عَلَيْهِ اٰيٰتٌ مِّنْ رَّبِّهٖ ۗ قُلْ اِنَّمَا الْاٰيٰتُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗوَاِنَّمَآ اَنَا۠ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ ٥٠ ﴾


50. Dan mereka berkata: “Mengapakah tidak diturunkan atasnya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?” Jawablah: “Mukjizat-mukjizat itu tidak lain melainkan di sisi Allah;2916) dan aku (ini ) tidak lain dari pada pengancam yang nyata”.

2916) Yakni, Allah akan turunkan atau beri mukjizat bila Ia suka.


﴿ اَوَلَمْ يَكْفِهِمْ اَنَّآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ يُتْلٰى عَلَيْهِمْ ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَرَحْمَةً وَّذِكْرٰى لِقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ ࣖ ٥١ ﴾


51. Dan apakah tidak cukup buat mereka, bahwa Kami telah turunkan atasmu Kitab yang dibacakan kepada mereka?2917) Sesungguhnya di dalamnya (adalah) rahmat dan peringatan bagi kaum yang (mau) beriman.

2917) Apakah tidak cukup bahwa Al-Qur’an yang tidak ada bandingannya yang tak dapat dibikin oleh manusia itu jadi mukjizat.?


﴿ قُلْ كَفٰى بِاللّٰهِ بَيْنِيْ وَبَيْنَكُمْ شَهِيْدًاۚ يَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِالْبَاطِلِ وَكَفَرُوْا بِاللّٰهِ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ ٥٢ ﴾


52. Katakanlah: “Cukup Allah jadi saksi antaraku dan antara kamu; Ia mengetahui apa yang ada di langit dan (di) bumi, sedang mereka yang beriman kepada yang bathil dan kufur kepada Allah itu, ialah orang-orang yang rugi”.


﴿ وَيَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالْعَذَابِۗ وَلَوْلَآ اَجَلٌ مُّسَمًّى لَّجَاۤءَهُمُ الْعَذَابُۗ وَلَيَأْتِيَنَّهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ ٥٣ ﴾


53. Dan mereka minta kepadamu kedatangan ‘adzab dengan lekas;2918) padahal sekiranya tidak ada ajal yang ditentukan, niscaya telah datang kepada mereka ‘adzab itu; tetapi ia akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong, sedang mereka tidak sadar.

2918) Sebahagian dari kaum Quraisy berkata: “Kalau engkau benar seorang nabi, maka hujanilah kami dengan batu dari langit.”


﴿ يَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالْعَذَابِۗ وَاِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيْطَةٌ ۢبِالْكٰفِرِيْنَۙ ٥٤ ﴾


54. Mereka minta kepadamu kedatangan ‘adzab itu dengan segera, padahal sesungguhnya jahanam itu mengepung orang-orang kafir.2919)

2919) Maksudnya, tidak perlu mereka minta-minta kedatangan ‘adzab karena orang-orang kafir semua telah dikurung oleh jahanam; tidak bakal luput.


﴿ يَوْمَ يَغْشٰىهُمُ الْعَذَابُ مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ اَرْجُلِهِمْ وَيَقُوْلُ ذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ٥٥ ﴾


55. (ialah) di hari yang ‘adzab itu akan mengenai mereka dari atas mereka dan dari bawah kaki-kaki mereka, dan Ia akan berkata: “Rasalah (balasan bagi) apa yang kamu telah kerjakan.”


﴿ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ اَرْضِيْ وَاسِعَةٌ فَاِيَّايَ فَاعْبُدُوْنِ ٥٦ ﴾


56. Hai hamba-hamba-Ku yang beriman! Sesungguhnya bumi-Ku luas; maka akan daKu-lah hendaknya kamu menyembah.


﴿ كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ ٥٧ ﴾


57. Tiap-tiap jiwa akan merasa kematian kemudian kepada Kami-lah akan dikembalikan kamu.


﴿ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ مِّنَ الْجَنَّةِ غُرَفًا تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ نِعْمَ اَجْرُ الْعٰمِلِيْنَۖ ٥٨ ﴾


58. Dan orang-orang yang beriman dan melakukan (pekerjaan) yang baik-baik, sesungguhnya Kami akan dudukkan mereka di bahagian-bahagian yang tinggi dari surga yang mengalir padanya sungai-sungai dalam keadaan kekal padanya; alangkah bagus ganjaran orang-orang yang bekerja (baik)!


﴿ الَّذِيْنَ صَبَرُوْا وَعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَ ٥٩ ﴾


59. (Ialah) mereka yang sabar, dan kepada Tuhan merekalah mereka berserah diri.


﴿ وَكَاَيِّنْ مِّنْ دَاۤبَّةٍ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَاۖ اللّٰهُ يَرْزُقُهَا وَاِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ ٦٠ ﴾


60. Dan tidak sedikit binatang yang tidak menjinjing2920) rezekinya; Allah memberi rezeki kepadanya dan kepada kamu; dan Ia-lah Pendengar, Yang mengetahui.

2920) Menjinjing: Membawa. Yakni janganlah kamu takut berpindah dari satu temapt ke lain tempat yang diridlai oleh Allah, lantaran tidak bisa membawa bekal, karena tidak sedikit binatang yang tidak membawa bekal, tetapi tidak mati di jalan.


﴿ وَلَىِٕنْ سَاَلْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَيَقُوْلُنَّ اللّٰهُ ۗفَاَنّٰى يُؤْفَكُوْنَ ٦١ ﴾


61. Padahal jika engkau bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan memudahkan (perjalanan) matahari dan bulan?” niscaya mereka jawab “Allah”. Maka bagaimanakah di palingkan mereka?2921)

2921) Orang-orang yang mengaku Allah sebagai pembikin langit dan bumi, bagaimana dapat dipalingkan oleh setan dari pada jalan yang benar?!


﴿ اَللّٰهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ٦٢ ﴾


62. Allah memberi rezeki dengan luas kepada siapa yang Ia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan Ia menyempitkan (rezeki) baginya; sesungguhnya Allah amat Mengetahui tiap-tiap suatu.


﴿ وَلَىِٕنْ سَاَلْتَهُمْ مَّنْ نَّزَّلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَحْيَا بِهِ الْاَرْضَ مِنْۢ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُوْلُنَّ اللّٰهُ ۙقُلِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ ۗبَلْ اَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُوْنَ ࣖ ٦٣ ﴾


63. Dan jika engkau bertanya kepada mereka: “Siapakah yang turunkan air dari langit, lalu menghidupkan dengannya akan bumi sesudah matinya?” niscaya mereka jawab: “Allah”. Ucapkanlah: “Alhamdulillah!” tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.


﴿ وَمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا لَهْوٌ وَّلَعِبٌۗ وَاِنَّ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ ٦٤ ﴾


64. Dan kehidupan di dunia ini tidak lain melainkan sia-sia dan permainan; dan sesungguhnya negeri Akhirat itu ialah kehidupan (yang sebenarnya), jika adalah mereka itu mengetahui.


﴿ فَاِذَا رَكِبُوْا فِى الْفُلْكِ دَعَوُا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۚ فَلَمَّا نَجّٰىهُمْ اِلَى الْبَرِّ اِذَا هُمْ يُشْرِكُوْنَۙ ٦٥ ﴾


65. Maka apabila mereka naik bahtera, mereka berdo’a kepada Allah dengan mengikhlaskan agama bagi-Nya;2922) tetapi apabila Ia telah selamatkan mereka ke darat, tiba-tiba mereka menyekutukan (Dia).

2922) Yakni mereka mendo’a dengan bertauhid betul-betul. Din: Agama: Ibadat: balasan: Iman dan lain-lain.


﴿ لِيَكْفُرُوْا بِمَآ اٰتَيْنٰهُمْۙ وَلِيَتَمَتَّعُوْاۗ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ ٦٦ ﴾


66. Yang berakibat mereka kufur kepada (nikmat keselamatan) yang Kami berikan kepada mereka, dan (berakibat) mereka bersenang-senang, tetapi nanti mereka akan tahu (ganjaran mereka)2923)

2923) Mereka menyekutukan Allah itu membawa akibat kufur atau tidak menerima kasih atas nikmat agama dan nikmat keselamatan yang Allah berikan kepada mereka, dan juga berakibat bahwa mereka dapat bersatu dan bersenang-senang dengan kaum mereka yang sependirian. Tetapi mereka akan rasakan balasannya.


﴿ اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّا جَعَلْنَا حَرَمًا اٰمِنًا وَّيُتَخَطَّفُ النَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْۗ اَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُوْنَ وَبِنِعْمَةِ اللّٰهِ يَكْفُرُوْنَ ٦٧ ﴾


67. Dan tidaklah mereka perhatikan, bahwa Kami telah jadikan (negeri mereka) satu tempat yang terhormat, yang aman, sedang di keliling mereka manusia berculik-culikan?2924) Maka apakah (patut) mereka beriman kepada yang bathil;2925) sedang kepada nikmat Allah mereka kufur?

2924) Culik: membawa lari atau merampas diri seseorang.

2925) Bathil: Sesuatu yang tidak haq, yang salah.


﴿ وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اَوْ كَذَّبَ بِالْحَقِّ لَمَّا جَاۤءَهٗ ۗ اَلَيْسَ فِيْ جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْكٰفِرِيْنَ ٦٨ ﴾


68. Dan bukankah tidak ada siapa-siapa yang lebih zhalim dari pada orang yang membikin dusta atas nama Allah,2926) atau mendustakan kebenaran, ketika sampai kepadanya? Bukankah di jahanam itu ada tempat kediaman bagi orang-orang kafir?

2926) Berdusta atas nama Allah ialah omongkan sesuatu dan katakan, bahwa omongan itu dari Allah, padahal tidak demikian.


﴿ وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ ࣖ ٦٩ ﴾


69. Dan orang-orang yang bekerja keras di (agama) Kami, sesungguhnya Kami akan pimpin mereka di jalan-jalan Kami; dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berbuat kebaikan.


BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Al-'Ankabut Ayat 28-44