Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 71-88

oleh Asep Sofyan Nurdin

19 Januari 2026 | 11:51

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 71-88

القصص

AL-QA-SHASH

(CERITERA)

Surat ke 28: 88 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

JUZ 20

Ayat 71-88



﴿ قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ جَعَلَ اللّٰهُ عَلَيْكُمُ الَّيْلَ سَرْمَدًا اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ مَنْ اِلٰهٌ غَيْرُ اللّٰهِ يَأْتِيْكُمْ بِضِيَاۤءٍ ۗ اَفَلَا تَسْمَعُوْنَ ٧١ ﴾


71. Tanyalah: “bagaimana pikiran kamu jika Allah jadikan malam itu tetap atas kamu hingga hari Kiamat? Siapakah, selain dari Allah, Tuhan yang bisa membawakan siang kepada kamu? Maka tidakkah (mau) kamu mendengar?”2872)

2872) Tidakkah kamu mau mendengar dan menurut ajakan dari utusan-Nya di jalan yang lurus?


﴿ قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ جَعَلَ اللّٰهُ عَلَيْكُمُ النَّهَارَ سَرْمَدًا اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ مَنْ اِلٰهٌ غَيْرُ اللّٰهِ يَأْتِيْكُمْ بِلَيْلٍ تَسْكُنُوْنَ فِيْهِ ۗ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ ٧٢ ﴾


72. Tanyalah: “Bagaimana pikiran kamu jika Allah jadikan atas kamu siang itu terus-terusan hingga hari kiamat? Siapakah, selain dari Allah Tuhan yang bisa membawakan kepada kamu malam untuk kamu berhenti lelah padanya? Maka tidakkah kamu (mau) melihat?”


﴿ وَمِنْ رَّحْمَتِهٖ جَعَلَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوْا فِيْهِ وَلِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ٧٣ ﴾


73. Dan sebahagian dari rahmat-Nya, ialah Ia jadikan untuk kamu malam dan siang supaya kamu berhenti lelah padanya, dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur.


﴿ وَيَوْمَ يُنَادِيْهِمْ فَيَقُوْلُ اَيْنَ شُرَكَاۤءِيَ الَّذِيْنَ كُنْتُمْ تَزْعُمُوْنَ ٧٤ ﴾


74. Dan (ingatlah) hari yang Ia akan seru mereka, yaitu Ia berkata: “Manakah sekutu-sekutu-Ku yagn kamu anggap?”2873)

2873) yakni, yang kamu anggap sebagai Tuhan.


﴿ وَنَزَعْنَا مِنْ كُلِّ اُمَّةٍ شَهِيْدًا فَقُلْنَا هَاتُوْا بُرْهَانَكُمْ فَعَلِمُوْٓا اَنَّ الْحَقَّ لِلّٰهِ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ࣖ ٧٥ ﴾


75. Dan Kami akan cabut dari tiap-tiap umat seorang pemimpin, lalu Kami berkata: “bawalah keterangan kamu”, lantas mereka mengetahui, bahwa kebenaran itu bagi Allah, dan lenyaplah dari mereka barang yang mereka ada-adakan.2874)

2874) Maksudnya, di hari Kiamat, Allah akan pisahkan tiap-tiap nabi dari umatnya, lalu Ia berkata kepada umat-umat mereka yang telah jadi musyrikin: “Tunjukkanlah keterangan kamu tentang adanya Tuhan lain daripada-Ku?” di waktu itu mereka dapat tahu, bahwa kebenaran adalah di pihak Allah, dan lenyaplah dari mereka kepercayaan tentang Tuhan-Tuhan yang mereka ada-adakan sendiri.


﴿ ۞ اِنَّ قَارُوْنَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوْسٰى فَبَغٰى عَلَيْهِمْ ۖوَاٰتَيْنٰهُ مِنَ الْكُنُوْزِ مَآ اِنَّ مَفَاتِحَهٗ لَتَنُوْۤاُ بِالْعُصْبَةِ اُولِى الْقُوَّةِ اِذْ قَالَ لَهٗ قَوْمُهٗ لَا تَفْرَحْ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِيْنَ ٧٦ ﴾


76. Sesungguhnya Qarun itu adalah dari kaum Musa, tetapi ia berlaku aniaya atas mereka;2875) dan Kami telah beri kepadanya sebahagian dari perbendaharaan yang kunci-kuncinya memberatkan sejumlah orang-orang yang mempunyai kekuatan.2876) (ingatlah) tetakala kaumnya berkata kepadanya: “Janganlah engkau sombong, karena sesungguhnya Allah tidak cinta orang-orang yang sombong”.

2875) Ia berlaku aniaya ketika ia jadi gubernur lantikan Fir’aun atau kaum nabi Musa.

2876) Ini menunjukkan bahwa hartanya banyak hingga kunci-kunci perbendaharaannya perlu dipikul oleh orang-orang yang kuat.


﴿ وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ ٧٧ ﴾


77. “Dan carilah dalam (kurnia) yang Allah beri kepadamu itu (keselamatan) negeri Akhirat, tetapi janganlah engkau lupakan bahagianmu dari dunia; dan buatlah kebaikan sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu; dan janganlah engkau cari kersusuhan di bumi, karena sesungguhnya Allah tidak suka orang-orang yang berbuat rusuh”.


﴿ قَالَ اِنَّمَآ اُوْتِيْتُهٗ عَلٰى عِلْمٍ عِنْدِيْۗ اَوَلَمْ يَعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ قَدْ اَهْلَكَ مِنْ قَبْلِهٖ مِنَ الْقُرُوْنِ مَنْ هُوَ اَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَّاَكْثَرُ جَمْعًا ۗوَلَا يُسْـَٔلُ عَنْ ذُنُوْبِهِمُ الْمُجْرِمُوْنَ ٧٨ ﴾


78. Ia berkata: “Aku diberi (harta) itu hanya lantaran kepandaian yang ada padaku”. Tidakkah ia ketahui bahwasanya Allah telah binasakan, sebelum dia, dari manusia qurun-qurun (yang lalu), orang-orang lebih sangat kekuatan dari padanya dan lebih banyak mengumpulkan (harta) sedang orang-orang yang berdosa itu tidak (perlu) ditanya (keterangan) tentang dosa-dosa mereka?”2877)

2877) Lantaran Tuhan amat mengetahui dosa-dosa mereka dan berhak membinasakan mereka dengan tidak periksa. Pemeriksaan yang Allah janjikan ialah di Akhirat.


﴿ فَخَرَجَ عَلٰى قَوْمِهٖ فِيْ زِيْنَتِهٖ ۗقَالَ الَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا يٰلَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَآ اُوْتِيَ قَارُوْنُۙ اِنَّهٗ لَذُوْ حَظٍّ عَظِيْمٍ ٧٩ ﴾


79. maka ia keluar menemui kaumnya dengan perhiasannya; berkata mereka yang ingin penghidupan dunia: “Alangkah baiknya kalau kita dapat sebagaimana (kekayaan), yang diberikan kepada Qarun! Sesungguhnya ia mempunyai nasib yang besar”.2878)


2878) Pada satu masa, sebagai demonstrasi terhadap kaumnya, Qarun keluar menemui mereka dengan pakaian, perhiasan dan upacara yang menampakkan kekayaannya. Maka pada ketika itu orang-orang yang mementingkan penghidupan di dunia yang rendah ini berkata: “Alangkah baiknya kalau kita dapat kekayaan seperti Qarun itu!”


﴿ وَقَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّمَنْ اٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ۚوَلَا يُلَقّٰىهَآ اِلَّا الصّٰبِرُوْنَ ٨٠ ﴾


80. Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu: “Celaka kamu! Ganjaran Allah lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal shalih; dan tidak akan diberikan (nikmat-nikmat) itu melainkan kepada orang-orang yang sabar”.


﴿ فَخَسَفْنَا بِهٖ وَبِدَارِهِ الْاَرْضَ ۗفَمَا كَانَ لَهٗ مِنْ فِئَةٍ يَّنْصُرُوْنَهٗ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۖوَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِيْنَ ٨١ ﴾


81. Lalu kami benamkan dia2879) dan tempat kediamannya di bumi. Maka tidak ada baginya golongan yang menolongnya, selain Allah, dan tidaklah ia dari pada orang-orang yang (bisa) membela diri.

2879) Allah sebabkan Qarun terbenam atau tertimbun dalam belahan bumi waktu Ia adakan gempa bumi yang besar.


﴿ وَاَصْبَحَ الَّذِيْنَ تَمَنَّوْا مَكَانَهٗ بِالْاَمْسِ يَقُوْلُوْنَ وَيْكَاَنَّ اللّٰهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُۚ لَوْلَآ اَنْ مَّنَّ اللّٰهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا ۗوَيْكَاَنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ ࣖ ٨٢ ﴾


82. Dan jadilah orang-orang yang kemarin ingin mendapat (seperti) kedudukannya itu berkata: “Wah! Rupanya Allah melimpahkan rezeki kepada siapa yang Ia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan Ia menyempitkan. Sekiranya Allah tidak mengarunia atas kita, niscaya Ia telah benamkan kita. Wah! Rupanya tidak berbahagia orang-orang yang kafir”.


﴿ تِلْكَ الدَّارُ الْاٰخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِيْنَ لَا يُرِيْدُوْنَ عُلُوًّا فِى الْاَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۗوَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ ٨٣ ﴾


83. Negeri Akhirat (yang bahagia) itu kami untukkan bagi orang-orang yang tidak ingin ketinggian di bumi dan tidak kerusuhan; dan akibat (yang baik adalah) bagi orang-orang yang berbakti.2880)

2880) Ganjaran Akhirat yang berbahagia itu Kami akan beri kepada mereka yang tidak mau ketinggian di bumi dengan jalan yang tidak diridlai Allah dan tidak mau membikin rusuh.


﴿ مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ خَيْرٌ مِّنْهَاۚ وَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِيْنَ عَمِلُوا السَّيِّاٰتِ اِلَّا مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ٨٤ ﴾


84. Barang siapa berbuat kebaikan, maka adalah baginya (ganjaran) yang lebih baik dari pada (kebaikan)nya; dan barang siapa berbuat kejahatan, maka tidak dibalas orang-orang yang berbuat kejahatan melainkan (sekedar) apa yang mereka telah kerjakan.


﴿ اِنَّ الَّذِيْ فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لَرَاۤدُّكَ اِلٰى مَعَادٍ ۗقُلْ رَّبِّيْٓ اَعْلَمُ مَنْ جَاۤءَ بِالْهُدٰى وَمَنْ هُوَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ ٨٥ ﴾


85. Sesungguhnya (Tuhan) Yang mewajibkan atasmu (menyiarkan) Al-Qur’an, tentu akan mengembalikanmu kepada tempat kembali. Katakanlah: “Tuhanku lebih mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang it itu di dalam kesesatan yang nyata”.2881)

2881) Tuhan akan kembalikanmu ke Makkah yang berarti menaklukkan negeri itu buatmu, dan Tuhan telah mengetahui siapa yang membawa hidayat dan siapa yang sesat.


﴿ وَمَا كُنْتَ تَرْجُوْٓا اَنْ يُّلْقٰٓى اِلَيْكَ الْكِتٰبُ اِلَّا رَحْمَةً مِّنْ رَّبِّكَ فَلَا تَكُوْنَنَّ ظَهِيْرًا لِّلْكٰفِرِيْنَ ۖ ٨٦ ﴾


86. Dan tidak pernah engkau berharap akan diturunkan kepadamu Kitab (ini), tetapi rahmat dari Tuhanmu. 2882) maka janganlah engkau jadi pembantu orang-orang kafir.

2882) Lantaran rahmat dari Tuhanmulah makan engkau diberi Al-Qur’an ini, bukan lantaran engkau pernah berharap-harap.


﴿ وَلَا يَصُدُّنَّكَ عَنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ بَعْدَ اِذْ اُنْزِلَتْ اِلَيْكَ وَادْعُ اِلٰى رَبِّكَ وَلَا تَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ ۚ ٨٧ ﴾


87. Dan janganlah (dapat) mereka halangimu dari pada (menyiarkan) ayat-ayat Allah sesudah diturunkannya kepadamu; dan serulah (manusia) kepada Tuhanmu; dan janganlah engkau jadi dari (golongan) orang-orang yang menyekutukan (Allah).2883)

2883) Sebagaimana sudah diketahui bahwa ada banyak ayat yang dihadapkan kepada Nabi padahal maksudnya buat dia dan buat umatnya, atau buat umatnya saja. Ayat ini dan yang berikutnya adalah dari bahagian tersebut.


﴿ وَلَا تَدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَۘ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ اِلَّا وَجْهَهٗ ۗ لَهُ الْحُكْمُ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ࣖ ٨٨ ﴾


88. Dan janganlah engkau seru beserta Allah, satu Tuhan yang lain. Tidak ada (sebarang) Tuhan melainkan Dia. Tiap-tiap suatu akan binasa, kecuali dzat-Nya. Kepunyaan-Nya-lah sekalian hukum; dan kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.2884)

2884) Dari perkataan “kamu” itu nyatalah bahwa ayat ini dan dua Ayat yang sebelumnya, dimaksudkan buat Nabi dan umatnya, atau buat umatnya saja.




BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 58-70