الروم
AR-RUM
(ROMA)
Surah ke 30: 60 Ayat
Diwahyukan di MAKKAH
Kecuali Ayat ke 17 di MADINAH
JUZ 21
Ayat ke 1-19
بسم الله الرحمن الرحيم
﴿ الۤمّۤ ۚ ١ ﴾
1. Alif Lām Mīm.2927)
2927) Artinya: Allah, Jibril, Muhammad. Yakni dari Allah kepada Jibril disampaikan kepada Muhammad. (periksa awal surat Al-Baqarah)
﴿ غُلِبَتِ الرُّوْمُۙ ٢ ﴾
2. Telah dikalahkan bangsa Roma.2928)
2928) Orang Roma adalah Kristen yang mempunyai kitab agama. Orang-orang Persi adalah majusi penyembah api dan berhala. Ketika dua kerjaan ini berperang, kaum Muslimin condong kepada Roma; kaum musyrikin Persi.
Dalam satu peperangan Persi kalahkan Roma.
Kaum musyrikin bergirang. Kaum muslimin berdukacita. Lantas turun ayat tersebut dan yang berikutnya, menerangkan, bahwa orang-orang Roma sudah kalah, tetapi di dalam beberapa tahun akan menang.
Berpegang kepada firman Allah itu, dan dengan idzin dari Rasulullah, Abu Bakar bertarohan dengan seorang Quraisy. Di dalam beberapa tahun, sebagaimana disebut oleh Al-Qur’an, Roma dikalahkan Persi, dan Abu Bakar dapat kemenangan seratus onta. Dengan ini, terang dan nyata kebenaran Muhammad sebagai nabi dan kebenaran Al-Qur’an sebagai firman Allah.
﴿ فِيْٓ اَدْنَى الْاَرْضِ وَهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُوْنَۙ ٣ ﴾
3. Di dekat bumi (Arab); tetapi mereka itu, sesudah kalah, akan mengalahkan.
﴿ فِيْ بِضْعِ سِنِيْنَ ەۗ لِلّٰهِ الْاَمْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْۢ بَعْدُ ۗوَيَوْمَىِٕذٍ يَّفْرَحُ الْمُؤْمِنُوْنَۙ ٤ ﴾
4. Dalam beberapa tahun;2929) bagi Allahlah urusan itu sebelumnya dan sesudahnya;2930) dan di hari itu, akan bersuka cita orang-orang mukminin.
2929) Dalam beberapa tahun; antara tiga sampai sembilan tahun.
2930) Maupun sebelum mereka menang atau pun sesudahnya, urusan dan kekuasaan tetap kepunyaan Allah.
﴿ بِنَصْرِ اللّٰهِ ۗيَنْصُرُ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ٥ ﴾
5. Dengan pertolongan Allah; Ia menolong siapa yang Ia kehendaki karena Ia itu Gagah, Penyayang.
﴿ وَعْدَ اللّٰهِ ۗ لَا يُخْلِفُ اللّٰهُ وَعْدَهٗ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ ٦ ﴾
6. (Ialah) sebagai perjanjian Allah;2931) Ia tidak menyalahi janji-Nya; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
2931) kemenangan yang didapat oleh kaum Nashara adalah dengan pertolongan Allah dan perjanjian-Nya.
﴿ يَعْلَمُوْنَ ظَاهِرًا مِّنَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۖ وَهُمْ عَنِ الْاٰخِرَةِ هُمْ غٰفِلُوْنَ ٧ ﴾
7. Mereka mengetahui sesuatu yang lahir dari penghidupan dunia, padahal dalam urusan Akhirat, mereka lalai.
﴿ اَوَلَمْ يَتَفَكَّرُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ ۗ مَا خَلَقَ اللّٰهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ اِلَّا بِالْحَقِّ وَاَجَلٍ مُّسَمًّىۗ وَاِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ النَّاسِ بِلِقَاۤئِ رَبِّهِمْ لَكٰفِرُوْنَ ٨ ﴾
8. Dan tidakkah mereka (mau) berpikir ditentang diri-diri mereka? Allah tidak jadikan langit dan bumi dan barang yang ada di antara keduanya melainkan dengan mengandung kebenaran dan buat satu masa yang ditentukan; tetapi kebanyakan dari manusia sungguh tidak percaya kepada pertemuan dengan Tuhan-nya.2932)
2932) yakni tidak percaya kepada hari Kiamat.
﴿ اَوَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَيَنْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۗ كَانُوْٓا اَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَّاَثَارُوا الْاَرْضَ وَعَمَرُوْهَآ اَكْثَرَ مِمَّا عَمَرُوْهَا وَجَاۤءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنٰتِۗ فَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلٰكِنْ كَانُوْٓا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَۗ ٩ ﴾
9. Dan tidakkah mereka (mau) berjalan-jalan di bumi, lalu melihat bagaimana akibat orang-orang yang sebelum mereka? Adalah mereka itu lebih sangat kuat dari mereka, dan mereka itu telah membongkar bumi, dan telah makmurkan dia lebih dari apa yang mereka telah makmurkan; dan telah datang kepada mereka itu rasul-rasul mereka2933) dengan keterangan-keterangannya; maka tidaklah sekali-kali Allah menganiaya mereka itu, tetapi adalah mereka itu menganiaya diri mereka sendiri.
2933) Rasul-rasul dari jenis dan bangsa mereka.
﴿ ثُمَّ كَانَ عَاقِبَةَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوا السُّوْۤاٰىٓ اَنْ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَكَانُوْا بِهَا يَسْتَهْزِءُوْنَ ࣖ ١٠ ﴾
10. Kemudian, kejahatanlah akibat orang-orang yang kerjakan kejahatan, lantaran mereka dustakan ayat-ayat Allah; dan adalah mereka akan (Ayat-ayat ) itu memperolok-olokkan.
﴿ اَللّٰهُ يَبْدَؤُا الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُهٗ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ١١ ﴾
11. Allah memulai pembikinan (makhluk); kemudian Ia akan ulangi dia (lagi); kemudian kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.2934)
2934) Allahlah yang membikin manusia; dan sesudah mati, Allah akan hidupkan kembali; kemudian kamu sekalian akan dibawa ke hadapan mahkamah Allah buat menerima ganjaran masing-masing.
﴿ وَيَوْمَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ يُبْلِسُ الْمُجْرِمُوْنَ ١٢ ﴾
12. Dan pada hari berdiri Sa’at, putuslah harapan orang-orang yang berdosa.2935)
2935) Pada hari terjadi Kiamat, putuslah harapan kaum kafir yang berdosa lantaran tidak mau beriman itu.
﴿ وَلَمْ يَكُنْ لَّهُمْ مِّنْ شُرَكَاۤىِٕهِمْ شُفَعٰۤؤُا وَكَانُوْا بِشُرَكَاۤىِٕهِمْ كٰفِرِيْنَ ١٣ ﴾
13. Dan tidaklah ada bagi mereka, dari sekutu-sekutu mereka, penolong-penolong; dan adalah mereka dengan sebab sekutu-sekutu itu, jadi kafir.2936)
2936) Benda-benda atau jiwa-jiwa yang mereka sekutukan dan anggap sebagai Tuhan itu tidak menolong mereka, dan lantaran sekutu-sekutu itu, mereka jadi orang-orang kafir.
﴿ وَيَوْمَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ يَوْمَىِٕذٍ يَّتَفَرَّقُوْنَ ١٤ ﴾
14. Dan pada hari berdiri Sa’at, pada hari itu terpecahlah mereka.2937)
2937) Yakni, pada hari Kiamat sesudah perhitungan, manusia berpisahan; masing-masing mengambil tempatnya.
﴿ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَهُمْ فِيْ رَوْضَةٍ يُّحْبَرُوْنَ ١٥ ﴾
15. Yaitu ada pun orang-orang yang beriman dan mengerjakan (pekerjaan) yang baik-baik, maka mereka, di satu kebun yang segar, akan dimuliakan.
﴿ وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَلِقَاۤئِ الْاٰخِرَةِ فَاُولٰۤىِٕكَ فِى الْعَذَابِ مُحْضَرُوْنَ ١٦ ﴾
16. Dan adapun orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami dan pertemuan Akhirat, maka mereka di dalam ‘adzab dikekalkan.
﴿ فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ حِيْنَ تُمْسُوْنَ وَحِيْنَ تُصْبِحُوْنَ ١٧ ﴾
17. Maka anggaplah kesucian Allah ketika kamu berpetang dan waktu kamu berpagi.2938)
2938) Pada waktu petang sampai tidur dan pada waktu bangun tidur sampai petang – di tiap-tiap waktu – hendaklah kamu menganggap Allah itu maha suci daripada melahirkan kezhaliman. Ia tidak siksa hamba-Nya melainkan sesudah beritahu dan beri peringatan.
﴿ وَلَهُ الْحَمْدُ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَعَشِيًّا وَّحِيْنَ تُظْهِرُوْنَ ١٨ ﴾
18. Dan bagi-Nyalah sekalian puji di langit dan di bumi dan di waktu petang dan ketika kamu bertengah hari.
﴿ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَيُحْيِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۗوَكَذٰلِكَ تُخْرَجُوْنَ ࣖ ١٩ ﴾
19. Ia mengeluarkan yang hidup dari yang mati; dan Ia mengeluarkan yang mati dari yang hidup; dan Ia hidupkan bumi sesudah matinya; dan begitulah akan dikeluarkan kamu.2939)
2939) Yakni, akan dihidupkan kamu di hari Kiamat buat pembalasan amal.
BACA JUGA:Tafsir Al-Furqan Surat Al-'Ankabut Ayat 45-69