لقمان
LUQMAN
(LUQMAN)
Surah ke 31: 34 Ayat
Diwahyukan di MAKKAH
Kecuali Ayat ke 28, 29, 30 di MADINAH
JUZ 21
Ayat ke 12-19
﴿ وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ ١٢ ﴾
12.Dan sesungguhnya Kami telah beri kebijaksanaan kepada Luqman (yaitu) bahwa syukurlah kepada Allah, karena barang siapa syukur, maka syukurnya tidak lain melainkan untuk dirinya; dan barang siapa kufur, maka Allah itu Kaya, Terpuji.
﴿ وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ ١٣ ﴾
13.Dan (ingatlah) tatkala Luqman berkata kepada anaknya, sedang ia menasihati dia: “Hai anakku! Janganlah engkau sekutukan (sesuatu) dengan Allah, karena sesungguhnya syirik itu satu penganiayaan (diri) yang besar”.
﴿ وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ ١٤ ﴾
14.Dan Kami wajibkan manusia (ta’at) kepada ibu-bapanya; ibunya telah kandung dia dalam keadaan lemah bertambah lemah,2971) sedang putus susunya adalah dalam dua tahun; (Kami perintah): “Hendaklah engkau syukur kepada-Ku dan ibu bapamu; kepada-Kulah tempat kembali”.
2971) Orang yang mengandung memang semakin lama semakin berat: semakin lama semakin lemah.
﴿ وَاِنْ جَاهَدٰكَ عَلٰٓى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا ۖوَّاتَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَابَ اِلَيَّۚ ثُمَّ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ١٥ ﴾
15.“Dan Jika mereka berdua ajakmu sungguh-sungguh supaya engkau sekutukan dengan daKu sesuatu yang engkau tidak mempunyai pengertian di tentangnya2972) maka janganlah engkau ta’at kepada mereka, tetapi bergaullah dengan mereka di (urusan) dunia dengan cara yang sopan; dan turutlah jalan orang yang kembali kepada-Ku; kemudian, kepada-Kulah tempat kembali kamu, maka Aku akan khabarkan kepada kamu (balasan) bagi apa yang telah kamu kerjakan”.
2972) Memang engkau tidak mempunyai pengetahuan tentang adanya sekutu bagi Allah.
﴿ يٰبُنَيَّ اِنَّهَآ اِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِيْ صَخْرَةٍ اَوْ فِى السَّمٰوٰتِ اَوْ فِى الْاَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللّٰهُ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَطِيْفٌ خَبِيْرٌ ١٦ ﴾
16.“Hai anakku! Sesungguhnya jika adalah (amal-amal) itu seberat biji sawi, biar ia di dalam batu gunung yang besar atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan tunjukkan dia, karena Allah itu Halus, Amat mengetahui”.
﴿ يٰبُنَيَّ اَقِمِ الصَّلٰوةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوْفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلٰى مَآ اَصَابَكَۗ اِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ ١٧ ﴾
17.“Hai anakku! Dirikanlah sembahyang, dan suruhlah (manusia) berbuat kebajikan, dan laranglah (mereka) dari kemungkaran, dan sabarlah atas sesuatu (kesusahan) yang mengenaimu, (karena) sesungguhnya yang demikian itu, (adalah) dari perkara-perkara yang diberatkan (oleh Allah)”.
﴿ وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ ١٨ ﴾
18.“Dan janganlah engkau palingkan pipimu buat manusia,2973) dan janganlah engkau berjalan di bumi dengan sombong, (karena) sesungguhnya Allah tidak cinta kepada tiap-tiap penyombong, congkak”.
2973) Ketika beromong dengan seseorang, hendaklah kita hadapkan muka kita, bukan pipi kita, karena menghadapkan pipi itu berarti sombong, tidak menghargakan orang yang berhadapan dengan kita.
﴿ وَاقْصِدْ فِيْ مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَۗ اِنَّ اَنْكَرَ الْاَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيْرِ ࣖ ١٩ ﴾
19.“Dan bersedanganlah di dalam jalanmu, dan rendahkanlah suaramu, (karena) sejelek-jelek suara ialah suara keledai”.2974)
2974) Janganlah bersuara keras seperti keledai.
BACA JUGA:Tafsir Al-Furqan Surat Luqman Ayat 1-11