Dana Palestina “Dicuri”? AS Disebut Ingin Alihkan Miliaran Dolar untuk Proyek Gaza Trump

oleh Alfy Isya Muharam

16 Mei 2026 | 19:18

Source: Reuters

Amerika Serikat dilaporkan tengah membahas rencana pengalihan sebagian dana milik Palestina yang selama ini ditahan Israel untuk mendukung proyek rekonstruksi Gaza versi Donald Trump. Informasi tersebut dilaporkan Reuters dan memicu reaksi keras dari berbagai kalangan Palestina.


Dana yang dimaksud berasal dari pajak dan bea impor Palestina yang dikumpulkan Israel, namun belum disalurkan kepada Otoritas Palestina (PA). Nilainya diperkirakan mencapai miliaran dolar AS dan selama ini menjadi sumber utama pembiayaan layanan publik serta kebutuhan pemerintahan Palestina.


Menurut laporan Reuters, sebagian dana itu direncanakan untuk mendukung pemerintahan transisi Gaza yang didukung Washington. Sementara sisanya disebut baru akan diberikan apabila Otoritas Palestina memenuhi sejumlah tuntutan reformasi politik dari Amerika Serikat.


Langkah tersebut dinilai semakin memperburuk kondisi rakyat Palestina yang saat ini masih berada dalam tekanan perang, krisis kemanusiaan, dan keterbatasan ekonomi. Banyak pihak menilai rakyat Gaza semakin dikucilkan karena keputusan besar terkait masa depan wilayah mereka dibahas tanpa melibatkan suara rakyat Palestina sendiri.


Di tengah kehancuran Gaza pascaperang, masyarakat Palestina kini menghadapi situasi yang semakin berat. Penahanan dana, terbatasnya bantuan, serta tekanan politik internasional membuat kebutuhan dasar warga sipil semakin sulit terpenuhi.


Dukungan dunia internasional dinilai sangat penting untuk memastikan hak-hak rakyat Palestina tetap terlindungi dan bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan secara adil.


[]

BACA JUGA:

78 Tahun Nakba: Populasi Palestina Tembus 15,5 Juta, Tantangan Nyata bagi Eksistensi Zionis