Didampingi Ketua Bidgar D2T, Tujuh Da’i Kafilah Du’at Angkatan 15 Disebar di Pulau Sumatra

oleh Andri Ridwan Fauzi

17 Januari 2026 | 15:17

Para da'i di Kafilah Du'at angkatan 15 yang akan berdakwah di Pulau Sumatra.

Sumatra, persis.or.id – Pada Rabu, 14 Januari 2026 malam, tujuh orang Kafilah Du'at angkatan ke 15 telah berkumpul di Gedung Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) untuk melakukan perjalanan pemberangkatan ke Pulau Sumatra.


Ketua Bidang Garapan Dakwah Daerah Terpencil (Bidgar D2T) PP PERSIS, Dr. Yusup Tajri, M.Pd. ikut serta mengantarkan setiap da'i menuju titik lokasi pengabdiannya.


Beberapa di antaranya adalah Munji Nurrohman, S.Ag. yang mengabdi di Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu), Sumatera Selatan dan Silmi Salsabila Ramdhani, S.Ag. yang mengabdi di Kabupaten Ipuh, Bengkulu.


Ada pula Ahmad Albar, S.Ag. yang engabdi di Kabupaten Manna, Bengkulu dan selanjutnya ada yang berlokasi di Muara Sungkai dan Anak Tuha, Lampung.


Persinggahan pertama selepas para peluru jamiyyah PERSIS terlontar dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera ialah di Kabupaten Manna, Propinsi Bengkulu.


Rombongan sampai pada Kamis, 15 Januari 2025 malam yang langsung mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat yang telah berkumpul di sana.


Di sana dilakukan acara penyerahan sekaligus penjemputan para da’i. Ustadz Rizki Sabar N, S. Ag yang telah purna masa mengabdi selama satu tahun dari 2024-2025, kini bertukar posisi dengan Ustdz Ahmad Albar S. Ag, sebagai pelanjut satu tahun kedepan.


Acara tersebut dipandu langsung oleh Ustdz Rizki. Dalam acara itu hadir pula Ketua Pimpinan Wilayah (PW) PERSIS Bengkulu, Ustadz Ilham Mulyadi beserta sekertaris.


Selanjutnya, Dr. Yusuf sebagai amir safar Kafilah Du’at angkatan 15 berdiri dan menyampaikan satu dan lain hal kepada para hadirin yang datang dalam acara tersebut.


Di antaranya, Ia menyampaikan pentingnya untuk senantiasa kembali mendekatkan diri kepada Allah Swt sebagai basis kekuatan.


“Sebab hal itu berkaitan erat dengan tantangan umat Islam, yang tidak disenangi bila tumbuh timbul marak serta subur. Melalui berbagai aspek-cara yang bermacam sudut dan segi, agar umat Islam pudar-sirna tidak lagi mengenal Islam itu sendiri,” paparnya.


"Suatu kehormatan dapat disambut dengan hangat, suatu bukti bahwa ibu bapa sekalian menancapkan cahaya iman. Kami hendak datang sebagai pelita yang senantiasa membersamai, walau tak besar tapi kiranya cukup jadi penerang jalan," tambahnya.


Setelah bermalam, rombongan meneruskan perjalanan, mengantar beberapa da’i lainnya ke daerah Lampung.


[]


Kontributor: Ahmad Albar, Kafilah Du’at di Manna, Bengkulu Selatan

BACA JUGA:

Kafilah Du'at di Kota Palu Bantu Penyaluran Program Umat Shaleh LAZ PERSIS KP Sulawesi Tengah