Jam’iyyah Family Camp Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Antar Otonom PERSIS Kabupaten Bandung

oleh M Aditya Ramadan

13 Mei 2026 | 18:52

Jam’iyyah Family Camp (FamCamp) di PCI Pangalengan pada Sabtu–Ahad, (9-10/05/2026).

Kabupaten Bandung, persis.or.id — BMPI (Barisan Muda Persatuan Islam) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Jam’iyyah Family Camp (FamCamp) di PCI Pangalengan pada Sabtu–Ahad, (9-10/05/2026). Kegiatan ini melibatkan berbagai badan otonom PERSIS, yaitu PD Pemuda, Pemudi, HIMA, HIMI, IPP, dan IPPi Kabupaten Bandung sebagai upaya memperkuat ukhuwah serta sinergi gerakan kaderisasi Jam’iyyah.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diisi dengan berbagai agenda, seperti curah gagasan antar pimpinan otonom, penyampaian materi dan simulasi, hingga kegiatan fun games yang membangun suasana kebersamaan antar peserta.


Ketua PD Pemuda PERSIS Kabupaten Bandung, Hanafi Anshory, S.Pd.I menjelaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari semangat untuk membangun sinergi antar badan otonom yang selama ini jarang terlaksana dalam satu forum bersama.


“Kegiatan FamCamp ini dimaksudkan untuk memperkuat ukhuwah antar otonom PERSIS dan kolaborasi gerakan kaderisasi Jam’iyyah dengan kemasan yang lebih santai,” ujarnya.


Ia menambahkan, salah satu persoalan yang dihadapi badan otonom saat ini adalah perlunya penguatan pembinaan struktural dari organisasi induk. Karena itu, kegiatan FamCamp juga menjadi ruang untuk menyusun rekomendasi dan gagasan bersama bagi kemajuan Jam’iyyah.


Menurut Hanafi, kesan paling mendalam dari kegiatan tersebut ialah pentingnya saling mengenal karakter dan profil masing-masing otonom sebelum melangkah lebih jauh dalam perjuangan dakwah.


“Kami berharap FamCamp ini menjadi mercusuar awal bagi kolaborasi yang lebih luas dan lebih bermanfaat di masa depan,” katanya.


Sementara itu, Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung, Desyanti Nurhayati, S.Pd. mengungkapkan bahwa FamCamp menghadirkan suasana yang hangat, menyenangkan, dan penuh makna bagi seluruh peserta.


“Bukan hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga ruang untuk saling mengenal dan menguatkan ukhuwah,” tuturnya.


Ia juga berpesan kepada generasi muda PERSIS agar tetap bertahan dan tumbuh dalam Jam’iyyah meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam perjuangan dakwah.


“Perjuangan dakwah membutuhkan hati yang kuat, ikhlas, dan saling menguatkan,” ujarnya.


Ketua PD HIMA PERSIS Kabupaten Bandung, Fauzi Hamdani, S.Pd. menilai kegiatan tersebut berhasil menciptakan suasana silaturahmi yang hangat antar tasykil otonom. Ia menyebut berbagai sesi diskusi dan curah gagasan mampu mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat perjuangan bersama.


Secara tidak langsung, Fauzi menegaskan bahwa perbedaan pandangan antar otonom bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun organisasi yang lebih maju dan bermanfaat bagi umat.


Di sisi lain, Ketua PD HIMI PERSIS Kabupaten Bandung, Siti Nurohmah Asania, S.Sos. menyebut FamCamp sebagai bentuk energi kolektif yang luar biasa. Ia melihat kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sekat administratif antar otonom tidak menghalangi semangat untuk bergerak dalam satu komando dakwah.


Menurutnya, FamCamp juga menjadi wadah kreativitas kader muda dalam menghadirkan dakwah yang lebih relevan, modern, dan inklusif bagi generasi muda saat ini.


“Kehangatan yang tercipta antar anggota otonom memperkuat rasa kepemilikan terhadap Persatuan Islam secara utuh,” ungkapnya.


Ketua PD IPP Kabupaten Bandung, Hisyam Mujahid Al-Anshori turut menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut. Ia mengaku merasakan nuansa kekeluargaan yang kuat selama kegiatan berlangsung.


“Persatuan dalam perjuangan itu benar-benar nyata dan indah untuk dirasakan,” katanya.


Ia berharap kebersamaan yang telah terjalin tidak berhenti hanya pada kegiatan FamCamp, tetapi terus hidup dalam semangat saling mendukung dan bergerak bersama dalam dakwah.


Adapun Ketua PD IPPi Kabupaten Bandung, Adinda Aliifah Muthma'innah menilai FamCamp menjadi ruang lahirnya ide-ide baru dari muda-mudi PERSIS Kabupaten Bandung.


“Saya merasa senang bisa bertemu, berdiskusi, dan saling mengenal dengan teman-teman dari berbagai organisasi dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan,” ujarnya.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut pada kepemimpinan berikutnya sehingga sinergi dan semangat kebersamaan antar otonom semakin kuat dalam mendukung perjuangan dakwah.


Melalui kegiatan Jam’iyyah Family Camp ini, seluruh badan otonom PERSIS Kabupaten Bandung berharap terbangunnya komunikasi, kolaborasi, dan ukhuwah yang lebih erat demi melahirkan gerakan dakwah dan kaderisasi yang lebih solid di masa mendatang.

[]

BACA JUGA:

Gelar Pelatihan Jurnalistik, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Optimis Lahirkan Jurnalis Beradab dan Bermartabat