KH. Haris Muslim dan KH. Aam Amiruddin Ajak Umat Jadikan Ramadan Momentum Upgrade Iman

oleh Taufik Ginanjar

08 Maret 2026 | 06:39

KH. Dr. Aam Amiruddin dan KH. Dr. Haris Muslim dalam PERSIS Ramadhan Expo 2026 di Trans Studio Mall Bandung, Sabtu (07/3/2026).

Bandung, persis.or.id — Bulan Ramadan hendaknya tidak hanya dijalani sebagai rutinitas ibadah tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat ketakwaan kepada Allah.


Pesan tersebut mengemuka dalam kajian bertajuk “Ramadan Upgrade: Dari Muslim Biasa Menjadi Luar Biasa” yang digelar dalam rangkaian kegiatan PERSIS Ramadhan Expo 2026 di Trans Studio Mall Bandung, Sabtu (07/3/2026).


Kajian tersebut menghadirkan KH. Dr. Haris Muslim, dan KH. Dr. Aam Amiruddin. Dialog berlangsung hangat dengan diikuti antusias oleh para pengunjung yang memadati area kajian.


Dalam pengantar dialog, Ustaz Jejen Zaenudin selaku moderator menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan spiritual. Menurutnya, berbagai kegiatan kajian dan dialog keislaman selama Ramadan diharapkan dapat membantu umat memahami makna ibadah secara lebih mendalam.


“Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan,” ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Umum PP PERIS, KH. Dr. Haris Muslim menekankan bahwa Ramadan sejatinya merupakan program peningkatan kualitas diri yang Allah berikan kepada umat Islam setiap tahun. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menjalani Ramadan dapat dilihat dari perubahan sikap dan perilaku setelah bulan suci tersebut berlalu.


“Ramadan adalah momentum untuk meng-upgrade diri. Jika setelah Ramadan tidak ada perubahan dalam kualitas iman dan akhlak, berarti kita belum memanfaatkan kesempatan itu dengan baik,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa seorang muslim yang berkualitas tidak hanya ditandai dengan banyaknya ibadah ritual, tetapi juga dari akhlak yang baik serta kontribusinya kepada masyarakat.


“Muslim yang luar biasa bukan hanya rajin ibadah, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi umat,” jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, KH. Aam Amiruddin menyoroti fenomena sebagian umat Islam yang menjalani Ramadan sekadar sebagai rutinitas tahunan. Padahal, menurutnya, Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki kualitas diri secara menyeluruh.


Ia menjelaskan bahwa perubahan besar dalam kehidupan seseorang selalu berawal dari kesadaran spiritual yang tumbuh dari dalam hati.


“Ketika hati tersentuh oleh iman, maka perilaku dan kebiasaan hidup juga akan berubah,” tuturnya.


KH. Aam Amiruddin juga menegaskan bahwa tujuan utama ibadah shaum adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Menurutnya, keberhasilan Ramadan dapat dilihat dari perubahan sikap, seperti lebih menjaga lisan, lebih peduli kepada sesama, serta lebih disiplin dalam menjalankan ibadah.


Kajian ini menjadi salah satu sesi yang menarik perhatian pengunjung PERSIS Ramadhan Expo 2026. Melalui dialog yang inspiratif tersebut, para peserta diajak untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum transformasi spiritual agar mampu meningkatkan kualitas iman, akhlak, dan kontribusi bagi masyarakat. []

BACA JUGA:

Irfan Hakim Disambut Meriah di PERSIS Ramadhan Expo, Kisah Perjuangan dan Pesan Dakwah Menginspirasi Pengunjung

Reporter: Taufik Ginanjar Editor: Dhanyawan Haflah