PERSIS Siapkan Pengembangan Jamiyyah di Papua, Pendidikan dan Keteladanan Jadi Kunci Dakwah

oleh Henri Lukmanul Hakim

•

27 Oktober 2026 | 08:08

Delegasi PP PERSIS bersama

Merauke, persis.or.id - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) melihat peluang pengembangan dakwah di Papua Selatan terbuka luas. Namun, perluasan dakwah di wilayah tersebut membutuhkan pendekatan yang bijaksana, keteladanan, dan karya nyata agar dapat diterima masyarakat setempat.


Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PP PERSIS, Ustaz Dr. Ihsan Setiadi Latief, mengatakan, karakteristik masyarakat Papua membutuhkan metode dakwah yang menyesuaikan kondisi sosial dan keberagaman masyarakat.


Menurutnya, dakwah tidak cukup disampaikan melalui ceramah, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan yang memberi manfaat bagi masyarakat.


“Peluang dakwah di Papua sangat terbuka. Kuncinya terletak pada metode penyampaiannya, yakni melalui pendekatan bil hikmah, keteladanan, dan karya nyata. Dakwah tidak boleh bersifat provokatif atau terkesan ingin menang sendiri,” ujar Ustaz Dr Ihsan dalam wawancara mengenai peta dakwah PERSIS di Merauke kepada persis.or.id, Selasa (27/10/2026).


Ia menilai, pendekatan dakwah melalui pendidikan menjadi salah satu jalur penting untuk memperkuat penerimaan masyarakat.


“Meski membutuhkan waktu panjang, pendidikan dinilai dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan masyarakat,” ujar dia.


Lebih jauh lagi, menurut Ketua Bidang Jamiyyah masa jihad sebelumnya, perkembangan Islam di Merauke menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Karena itu, PERSIS memiliki peluang untuk berkontribusi dalam penguatan dakwah sekaligus pengembangan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.


Dalam menjalankan misi tersebut, Ustaz Ihsan menekankan pentingnya membangun sinergi dengan organisasi kemasyarakatan Islam yang telah lebih dahulu hadir di Papua, seperti Muhammadiyah, Hidayatullah, dan Dewan Dakwah.


“Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kehadiran PERSIS dapat memperkuat ekosistem dakwah yang sudah berkembang, bukan berjalan sendiri,” tegasnya.

BACA JUGA:

PERSIS Silaturahim di Jayapura, Dorong Penguatan Dakwah Islam di Provinsi Papua