PP PERSIS Perkuat Garapan Dakwah di Pulau Buru melalui Kafilah Du’at 2026

oleh Reporter

•

30 Oktober 2026 | 09:40

Bidgar Dakwah PP PERSIS bersama PW PERSIS Maluku di Madrasah Aliyah (MA) Almuluk PERSIS untuk monitoring Kafilah Du'at sekaligus Jaulah Dakwah.

Ambon, persis.or.id - Ketua Bidang Dakwah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Ustaz Uus Muhammad Ruhiat menyambangi Kafilah Du’at yang telah bertugas di Pulau Buru sebagai salah satu agenda dalam kegiata Jaulah Dakwah yang diselenggarakan pada Rabu, 28 Oktober 2026.


"Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam rangka menengok Kafilah Du’at yang bertugas mau satu tahun," ucap Ustaz Uus penuh haru.


Hal tersebut disampaikan dalam acara yang digelar di Madrasah Aliyah (MA) Almuluk PERSIS, Ambon saat melakukan kunjungan ke Pulau Buru, Maluku yang menjadi lokasi dakwah para da’i yang peserta Kafilah Du’at tersebut.


“Kafilah Du’at tahun 2026 yang bertugas di Maluku sendiri ditempatkan di Pulau Buru. Mengingat di Pulau Buru telah ada Pimpinan Daerah (PD), maka Kafilah Du’at bertugas membantu kegiatan dakwah di daerah tersebut,” ujar Ustadz Ricky Zulfa, Kafilah Du'at PERSIS di Pulau Buru.


Pihaknya mengaku berusaha keras dalam membantu berbagai program PD PERSIS sebagai bagian dari pengabdian sebagai Kafilah Du’at.


Salah satu program yang digulirkan Ustaz Ricky ialah renovasi mushalla yang merupakan sarana ibadah di SMP PERSIS Buru. Mushala tersebut terbuat dari kayu yang sangat sederhana. Karenanya, Ustadz Ricky berusaha mencari untuk dapat memperbaikunya. “Akhirnya Allah Subhanahu wa Ta'ala mentakdirkan dana pembangunan tersebut dari Rumah Zakat,” tandasnya.


Kegiatan monitoring Kafilah Du’at ke Pulau Buru tersebut disertai dengan simbolisasi penyerahan dana pembangunan. Ketua Bidang Dakwah secara simbolis memberikannya kepada Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Maluku, Ustadz Ahmad Nurdin. Sedangkan Ketua Bidang Garapan (Bidgar) Dakwah Daerah Terpenci, Ustaz Yusup Tajri memberikannya ke Ustaz Ricky.


Dalam sambutan serah terima, Ustaz Ahmad Nurdin menjelaskan kondisi yang terjado sebelum kegiatan tersebut. "Kami sebagai PW PERSIS Maluku berusaha mengantisipasi bila penerbangan ke Namlea Pulau Buru tidak jadi," ujar ustadz Ahmad Nurdin.


Sebab, awalnya penyerahan dan monitoring akan dilaksanakan langsung di Pulau Buru. Namun, kebakaran hutan menyebabkan penerbangan dibatalkan. "Meski sekarang tidak jadi mudah-mudahan di waktu yang akan datang dapat terlaksana," jelas Ustaz Uus.


[]


Kontributor: Yusri

BACA JUGA:

Momentum Baru Dakwah di Maluku: PW HIMI PERSIS Resmi Hadir, Ketum Fokus Kaderisasi

Suasana monitoring Kafilah Du'at sekaligus Jaulah Dakwah PP PERSIS.
Reporter: Reporter Editor: Fia Afifah Rahmah