Silaturahmi dengan PP PERSIS, Ustaz Luqman Umar: Mualaf di Papua Butuh Pembinaan, Bukan Sekadar Syahadat

oleh Reporter

•

26 Oktober 2026 | 21:33

Ustaz Luqman bersama santrinya yang juga dikunjungi oleh tim dari PP PERSIS.

Jayapura, persis.or.id - Pembinaan mualaf di Papua membutuhkan perhatian dan pendampingan berkelanjutan agar mereka tidak kehilangan arah setelah memeluk Islam. Karena itu, gerakan dakwah harus melibatkan berbagai unsur umat Islam dan dilakukan dengan pendekatan damai di tengah keberagaman masyarakat.


Pesan tersebut disampaikan Ustaz Luqman Umar saat silaturahmi bersama Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) di Kota Jayapura, Papua, Ahad (25/10/2026).


Ustaz Luqman yang aktif membina mualaf di Papua ini mengatakan, pendampingan tidak boleh berhenti ketika seseorang mengucapkan syahadat. Mereka membutuhkan perhatian, bimbingan, dan pembinaan agama secara konsisten agar dapat menjalani kehidupan sebagai muslim dengan baik.


“Mereka butuh perhatian kita sebagai umat Islam. Setelah menjadi mualaf, tidak jarang mereka kembali lagi ke agama sebelumnya karena tidak ada pembinaan,” ujar Ustaz Luqman.


Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa dakwah tidak cukup hanya berorientasi pada mengajak seseorang memeluk Islam. Pembinaan setelahnya juga menjadi tanggung jawab penting agar para mualaf memperoleh dukungan dalam memahami dan menjalankan ajaran agama.


Karena itu, Ustaz Luqman menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur umat Islam dalam mengembangkan dakwah di Papua. Kolaborasi diperlukan agar pembinaan umat dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan menjawab kebutuhan mereka sesuai kondisi setempat.

BACA JUGA:

PERSIS Silaturahim di Jayapura, Dorong Penguatan Dakwah Islam di Provinsi Papua

Reporter: Reporter Editor: Fia Afifah Rahmah