Tuntaskan Kitab Masa’il Jilid Satu, PW PERSIS Sulawesi Tengah Sambut Hangat Kedatangan Kafilah Du'at

oleh Henri Lukmanul Hakim

17 Januari 2026 | 06:23

Jamaah PW PERSIS Sulawesi Tengah saat menggelar kajian dan berhasil menuntaskan pembahasan kitab Masa’il Jilid Satu.

Palu, persis.or.id – Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PERSIS PERSIS) Sulawesi Tengah terus konsisten memperkuat pembinaan ruhani anggota dan simpatisannya.


Bertempat di Masjid Jami' Al-Istiqamah, pengajian rutin mingguan PW PERSIS Sulawesi Tengah kembali digelar dengan khidmat pada Jumat (09/01) malam pukul 20.00 WITA.


Kegiatan rutin ini merupakan agenda terintegrasi antara PERSIS dan PERSISTRI. Pembinaan dilakukan secara maraton, di mana anggota PERSISTRI melaksanakan kajian pada Jumat sore ba’da Asar, sementara anggota PERSIS melanjutkan ba’da Isya.


Hadir sebagai pemateri utama, K.H. Yusuf Komarudin. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa setiap aktivitas manusia harus berlandaskan ketundukan kepada Allah SWT.


Mengutip pernyataan Ibnu Taimiyah, Hayatuna kulluha ibadah (hidup kita seluruhnya adalah ibadah), Ia mengajak jamaah untuk menjadikan seluruh aspek kehidupan sebagai ladang pahala.


Kajian Tafsir dan Tuntasnya Kitab Masa'il


Pengajian malam itu terbagi ke dalam dua sesi materi.  Sesi pertama diawali dengan kajian tafsir Surah Maryam ayat 69-71 mengenai kondisi manusia di Padang Mahsyar. Sesi kedua merupakan materi inti mengenai Fikih Shalat, khususnya pembahasan "Arah Kiblat".


Momen ini menjadi capaian penting bagi jamaah PW PERSIS Palu karena mereka secara resmi berhasil menuntaskan pembahasan kitab Masa’il Jilid Satu.


Keberhasilan ini juga menunjukkan semangat belajar yang tinggi dari para anggota dalam mendalami hukum-hukum Islam.


Penyambutan Kafilah Du’at


Suasana pengajian terasa semakin istimewa dengan sesi perkenalan Parid Husni Al Farizi, mahasiswa program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, IAI PERSIS Garut, yang bertugas sebagai personel Kafilah Du'at utusan Pimpinan Pusat (PP) PERSIS.


Dalam kesempatan tersebut, Parid dipersilahkan untuk memperkenalkan diri serta berdiskusi singkat mengenai rencana tugas dakwahnya selama berada di Palu.


Kedatangan Parid disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh para anggota PERSIS dan masyarakat setempat.


Semangat muda dan latar belakang keilmuan Al-Qur'an yang dibawanya diharapkan mampu memberikan warna baru bagi dakwah di Bumi Tadulako.


Melihat manfaat nyata dari program ini, para anggota PERSIS Palu menaruh harapan besar kepada pihak PP PERSIS.


Mereka berharap agar pengiriman Kafilah Du'at ke Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, dapat terus berlanjut secara rutin setiap tahunnya guna menjaga estafeta dakwah dan pembinaan umat di daerah.


[]

BACA JUGA:

Kafilah Du'at di Kota Palu Bantu Penyaluran Program Umat Shaleh LAZ PERSIS KP Sulawesi Tengah